
Malam , lebih tepatnya tengah malam . Terdengar suara yang bisa membuat bulu kuduk merinding . Suara yang tidak di haruskan terdengar oleh anak di bawah 21±. Bella dan Barra kembali mengulangi kenikmatan dunia . Bella benar benar di buat melayang oleh Barra . Barra melakukan dengan lembut , karena ini yang pertama kalinya untuk Bella maupun dirinya . Barra juga tidak ingin nanti akan membuat Bella sakit .
" Sayanggg " lenguhan demi lenguhan terdengar di kamar Bella dan Barra . Pengantin baru itu benar benar memanfaatkan waktu bulan madu . Lebih tepatnya Barra .
" Sayang terima kasih " ucap Barra lalu mencium kening Bella lalu merebahkan tubuhnya di samping Bella lali memeluk Bella dari belakang .
" Aku mau mandi sayang , tubuhku rasanya lengket semua " ucap Bella lirih karena lelah .
" Tapi ini masih malam sayang nanti kamu masuk angin " ucap Barra .
" Pagi kamu bilang ? Ini sudah jam 4.30 pagi " ucap Bella seraya memperlihatkan jam di ponselnya .
" Wahh .. Kuat juga aku , Gimana sayang " ucap Barra dengan bangga .
" Apaan sih " ucap Bella malu malu lalu menyembunyikan wajahnya di dada bidang Barra .
" Ya udah aku mandi " ucap Bella mencoba untuk bangkit .
" Aww" rintih Bella .
" Kenapa sayang ? " tanya Barra lalu bangkit dari tidurnya .
" Masih tanya kenapa ? Sakit tahu " ucap Bella
" Maaf . Tapi enak kan ? " tanya Barra lagi
plak
" Udah aku mau mandi . Gendong " ucap Bella manja.
Dengan sigap Barra lalu mengangkat tubuh Bella ke kamar mandi . Dan Barra juga menyiapkan air hangat untuk mandi Bella .
__ADS_1
" Sayang kamu gak tahu malu ya " ucap Bella .
" Kenapa memangnya ?" tanya Barra polos .Karena Barra menggendong Bella masih dalam keadaan polos . Jika Bella dia memakai jubah mandi yang terletak di samping tempat tidurnya . Yang semalam di pakai oleh Barra .
" Ck . Dasar " lirih Bella . Saat ini Barra bukan lagi seperti bos yang di idam idamkan oleh para karyawan wanitanya . Bos yang dingin dan cuek , selalu menjaga penampilannya . Ck , kejam dan galak . Tapi tetap menjadi yang no 1 di mata para karyawan wanita di perusahaan BR.
" Sudah ayok mandi " ucap Barra lalu mengangkat tubuh Bella untuk mandi di bathub . Tak lupa Barra juga ikut masuk kedalam bathub yang sama .
" Kenapa ikut ? " tanya Bella
" Biar sekalian " ucap Barra yang suaranya kembali sedikit serak .
Bella yang tahu jika Barra sudah mulai berbeda . Karena Barra sudah mulai menciumi leher jenjangnya . Tangannya juga sudah mulai tak bisa diam .
" Sayang aku lelah " suara Bella juga sudah berubah seperti menahan sesuatu .
" Sebentar sayang . Aku janji " ucap Barra .
Dan terjadilah hal yang di inginkan oleh Barra . Mandi yang biasanya cuma Tiga puluh menit kini jadi dua jam .
" Ini pakailah dulu , aku akan minta untuk menyiapkan sarapan untuk kita " .
" Apa tidak ada baju lain ? " tanya Bella yang melihat baju saringan itu di tangannya .
" Tidak ada . Lagian kita juga tidak akan kemana mana " ucap Barra lalu keluar kamar .
" Sayang aku mau keluar " teriak Bella padahal yang di ajak bicara sudah tidak terlihat lagi .
" Aku harus bisa keluar dari kamar ini . Kalau tidak pasti dia tidak akan berhenti . Masa iya satu minggu di sini aku hanya di kamar . Ahh yang benar saja " kesal Bella lalu memakai bajunya .
Barra kembali lagi ke dalam kamarnya setelah meminta pelayan di sana untuk mengantar makanan untuk mereka .
__ADS_1
" Sayang ini masih pagi . Setelah sarapan kita jalan sebentar oke . Pliss . Kamu gak kasian sama aku . Aku kayak burung dalam sangkar tau gak . Gak boleh kemana mana . Kamu habis nikah jadi jahat ya sama aku . Kamu gak sayang ya sama aku ? " cerocos Bella panjang kali lebar.
" Drama . Iya nanti kita keluar sebentar sehabis sarapan " ucap Barra .
" Terima kasih . Aku tahu kamu yang terbaik " ucap Bella lalu memeluk Barra
" Jangan goda aku " ucap Barra .
" Aku cuma peluk . Siapa juga yang godain kamu " ucap Bella lalu melepas pelukannya .
" Habis kamu pakai baju kayak gitu "
" Ini juga kamu yang ngasih . Nanti gimana keluarnya . Masa iya pakai baju ini ? "
" Enak aja . Gantilah , aku minta orang dulu untuk antar baju kamu " Barra lalu menghubungi seseorang untuk mengantar baju untuk Bella .
Setelah menunggu beberapa saat sarapan Bella dan Barra. Mereka melakukan sarapan pagi sebelum keluar rumah .
" Selesai . Ayo sayang kita keluar " semangat Bella .
" Ganti bajumu dulu , baru kita keluar " ucap Barra penuh perhatian .
" Baiklah " ucap Bella hendak berdiri .
" Aww " rintih Bella lagi .
" Kamu aja jalan susah mau keluar " ucap Barra sedikit kesal .
Bella melirik kesal ke arah Barra . Bukankah dia tidak bisa jalan itu karena dia .
" Aku bisa " ucap Bella lalu berdiri dan berjalan sedikit tertatih .
__ADS_1
" Bagaimana bisa jalan orang masih ngilu juga di ajak main " lirih Bella lalu berjalan ke ruang ganti .
Barra menghela nafasnya mendengar gumaman istrinya itu .