Ceoku Mantanku Suamiku

Ceoku Mantanku Suamiku
BAB 74


__ADS_3

Malam , lebih tepatnya tengah malam . Terdengar suara yang bisa membuat bulu kuduk merinding . Suara yang tidak di haruskan terdengar oleh anak di bawah 21±. Bella dan Barra kembali mengulangi kenikmatan dunia . Bella benar benar di buat melayang oleh Barra . Barra melakukan dengan lembut , karena ini yang pertama kalinya untuk Bella maupun dirinya . Barra juga tidak ingin nanti akan membuat Bella sakit .


" Sayanggg " lenguhan demi lenguhan terdengar di kamar Bella dan Barra . Pengantin baru itu benar benar memanfaatkan waktu bulan madu . Lebih tepatnya Barra .


" Sayang terima kasih " ucap Barra lalu mencium kening Bella lalu merebahkan tubuhnya di samping Bella lali memeluk Bella dari belakang .


" Aku mau mandi sayang , tubuhku rasanya lengket semua " ucap Bella lirih karena lelah .


" Tapi ini masih malam sayang nanti kamu masuk angin " ucap Barra .


" Pagi kamu bilang ? Ini sudah jam 4.30 pagi " ucap Bella seraya memperlihatkan jam di ponselnya .


" Wahh .. Kuat juga aku , Gimana sayang " ucap Barra dengan bangga .


" Apaan sih " ucap Bella malu malu lalu menyembunyikan wajahnya di dada bidang Barra .


" Ya udah aku mandi " ucap Bella mencoba untuk bangkit .


" Aww" rintih Bella .


" Kenapa sayang ? " tanya Barra lalu bangkit dari tidurnya .


" Masih tanya kenapa ? Sakit tahu " ucap Bella


" Maaf . Tapi enak kan ? " tanya Barra lagi


plak


" Udah aku mau mandi . Gendong " ucap Bella manja.


Dengan sigap Barra lalu mengangkat tubuh Bella ke kamar mandi . Dan Barra juga menyiapkan air hangat untuk mandi Bella .

__ADS_1


" Sayang kamu gak tahu malu ya " ucap Bella .


" Kenapa memangnya ?" tanya Barra polos .Karena Barra menggendong Bella masih dalam keadaan polos . Jika Bella dia memakai jubah mandi yang terletak di samping tempat tidurnya . Yang semalam di pakai oleh Barra .


" Ck . Dasar " lirih Bella . Saat ini Barra bukan lagi seperti bos yang di idam idamkan oleh para karyawan wanitanya . Bos yang dingin dan cuek , selalu menjaga penampilannya . Ck , kejam dan galak . Tapi tetap menjadi yang no 1 di mata para karyawan wanita di perusahaan BR.


" Sudah ayok mandi " ucap Barra lalu mengangkat tubuh Bella untuk mandi di bathub . Tak lupa Barra juga ikut masuk kedalam bathub yang sama .


" Kenapa ikut ? " tanya Bella


" Biar sekalian " ucap Barra yang suaranya kembali sedikit serak .


Bella yang tahu jika Barra sudah mulai berbeda . Karena Barra sudah mulai menciumi leher jenjangnya . Tangannya juga sudah mulai tak bisa diam .


" Sayang aku lelah " suara Bella juga sudah berubah seperti menahan sesuatu .


" Sebentar sayang . Aku janji " ucap Barra .


Dan terjadilah hal yang di inginkan oleh Barra . Mandi yang biasanya cuma Tiga puluh menit kini jadi dua jam .


" Ini pakailah dulu , aku akan minta untuk menyiapkan sarapan untuk kita " .


" Apa tidak ada baju lain ? " tanya Bella yang melihat baju saringan itu di tangannya .


" Tidak ada . Lagian kita juga tidak akan kemana mana " ucap Barra lalu keluar kamar .


" Sayang aku mau keluar " teriak Bella padahal yang di ajak bicara sudah tidak terlihat lagi .


" Aku harus bisa keluar dari kamar ini . Kalau tidak pasti dia tidak akan berhenti . Masa iya satu minggu di sini aku hanya di kamar . Ahh yang benar saja " kesal Bella lalu memakai bajunya .


Barra kembali lagi ke dalam kamarnya setelah meminta pelayan di sana untuk mengantar makanan untuk mereka .

__ADS_1


" Sayang ini masih pagi . Setelah sarapan kita jalan sebentar oke . Pliss . Kamu gak kasian sama aku . Aku kayak burung dalam sangkar tau gak . Gak boleh kemana mana . Kamu habis nikah jadi jahat ya sama aku . Kamu gak sayang ya sama aku ? " cerocos Bella panjang kali lebar.


" Drama . Iya nanti kita keluar sebentar sehabis sarapan " ucap Barra .


" Terima kasih . Aku tahu kamu yang terbaik " ucap Bella lalu memeluk Barra


" Jangan goda aku " ucap Barra .


" Aku cuma peluk . Siapa juga yang godain kamu " ucap Bella lalu melepas pelukannya .


" Habis kamu pakai baju kayak gitu "


" Ini juga kamu yang ngasih . Nanti gimana keluarnya . Masa iya pakai baju ini ? "


" Enak aja . Gantilah , aku minta orang dulu untuk antar baju kamu " Barra lalu menghubungi seseorang untuk mengantar baju untuk Bella .


Setelah menunggu beberapa saat sarapan Bella dan Barra. Mereka melakukan sarapan pagi sebelum keluar rumah .


" Selesai . Ayo sayang kita keluar " semangat Bella .


" Ganti bajumu dulu , baru kita keluar " ucap Barra penuh perhatian .


" Baiklah " ucap Bella hendak berdiri .


" Aww " rintih Bella lagi .


" Kamu aja jalan susah mau keluar " ucap Barra sedikit kesal .


Bella melirik kesal ke arah Barra . Bukankah dia tidak bisa jalan itu karena dia .


" Aku bisa " ucap Bella lalu berdiri dan berjalan sedikit tertatih .

__ADS_1


" Bagaimana bisa jalan orang masih ngilu juga di ajak main " lirih Bella lalu berjalan ke ruang ganti .


Barra menghela nafasnya mendengar gumaman istrinya itu .


__ADS_2