Ceoku Mantanku Suamiku

Ceoku Mantanku Suamiku
BAB 95


__ADS_3

Di kota jogja , saat ini sedang musim hujan .Ayu yang saat ini sedang berada di dalam mobil dan mengendarainya untuk pulang ke rumah . Tapi tanpa di duga ban mobil Ayu bocor . Dan saat itu jauh dari tempat untuk berteduh .


Bukankah itu Ayu . batin seorang pria yang tak sengaja juga melewati jalan yang sama .


" Kenapa berhenti " pria itu menurunkan kaca jendela mobilnya .


Ayu juga turut menurunkan kaca jendelanya melihat mobil di sampingnya berhenti .


" Kayaknya ban mobil aku kempes " teriak Ayu .


" Mobilnya kamu taruh situ aja . Pulangnya bareng aku " ucap Bisma memberi tawaran .


" Apa enggak papa ?" tanya Ayu ragu-ragu .


" Enggak papa , nanti biar di benerin orang bengkel langganan aku " ucap Bisma .


Ayu lalu menganggukkan kepalanya tanda setuju . Ayu lalu berlari masuk menuju mobil Bisma , ketika Bisma sudah membukakan mobilnya


" Makasih ya, untung kamu lewat sini . Kalau enggak pasti aku kejebak di dalam mobil dan hujan lebat ini " ucap Ayu.


" Kamu ini bisa aja " ucap Bisma .


" Oma masih di jakarta ?" tanya Bisma lagi .

__ADS_1


" Iya . Oma betah di sana kayaknya " ucap Ayu lalu tersenyum mengingat sang Oma . Oma tidak mau pulang jika tidak ada kepentingan mendesak . Karena dia ingin menunggu sampai Bella mengandung hingga melahirkan cicit untuknya .


Bisma juga ikut tersenyum . Ya memang Oma Rahma sangat menyayangi Bella dan juga cucu-cucunya


" Mau langsung pulang atau pergi kemana dulu ?" tanya Bisma .


" Tadinya mau mampir belanja sekalian , tapi hujan . Besok aja deh gak papa " ucap Ayu takut merepotkan Bisma .


" Biar aku antar sekalian " ucap Bisma menawarkan diri .


" Enggak usah " tolak Ayu spontan .


" Udah nggak papa . Sekalian makan aku lapar " ucap Bisma


Kenapa sih kak sekarang kamu malah baik banget ke aku . Aku takut nanti nggak bisa ngontrol perasaanku lagi ke kamu . batin Ayu .


" Siapa ?" tanya Bella dalam sebuah sambungan ponsel Barra . Karena suaminya saat ini sedang mandi .


sambungan telpun itu lalu di matikan sepihak oleh pemanggil dengan nomor yang tak di kenal itu.


" Aneh " ucap lirih Bella lalu meletakkan ponselnya di atas nakas .


Bella lalu melanjutkan aktifitasnya yaitu menyiapkan pakaian ganti untuk Barra .

__ADS_1


Setelah itu Bella hendak merebahkan tubuhnya tapi lagi-lagi ponsel Barra kembali berbunyi . Bella hendak mengangkatnya ,tapi akhirnya dia urungkan melihat nomor ponsel yang sama dengan yang tadi . Merasa kesal saja setiap di angkat hanya diam saja , seolah mempermainkan dirinya .


" Kenapa tidak di angkat ?" tanya Barra kepada sang istri yang sedang berbaring di atas ranjang empuknya tapi tangannya masih memegang ponsel di tangannya .


" Malas , setiap aku angkat dia hanya diam tidak mau bicara . Mungkin perempuan. " ucap Bella tanpa mengalihkan pandangannya kepada Barra ..


Barra hanya tersenyum melihat tingkah istrinya . Dia lalu berganti baju yang telah di siapkan oleh sang istri tercinta


Barra lalu mengangkat ponselnya ketika kembali berdering .


" Halo " suara bas Barra keluar dan yang berada di seberang sana tersenyum bahagia bisa mendengar suara Barra .


" Iya , bagaimana kabar kamu ?" tanya Anes . Ya dan ternyata Anes yang menghubungi Barra dari tadi . Barra lalu membunyikan loudspekers Supaya Bella juga mendengar pembicaraan mereka . Tapi Barra memberi isyarat agar Bella tidak bicara .


Bella justru mengangkat bahunya acuh .


" Baik . Kenapa ? Jika tidak ada yang penting aku matikan . Kasian istriku sudah menunggu " ucap Barra tanpa rasa malu


Bellla .melototkan matanya tanda tidak terima dengan ucapan suaminya .


" Tunggu , aku mau cari kerjaan do sini apa ada kerjaan di perusahaan mu ?" ucap Anes semangat .


" Sayang sudah belum . Kenapa lama sekali , kalau gitu aku mau tidur saja " ucap Bella dengan gaya centilnya .Bella sengaja mengatakan itu supaya perempuan tidak tahu diri merasa terintimidasi .

__ADS_1


" Ah maaf sepertinya aku mengganggu " ucap Anes sok polos .


" Enggak ada kerjaan di kantor suami saya . Silahkan cari tempat lain " ucap Bella tegas lalu mematikan sambungan ponselnya . Dan setelah itu terjadilah malam penuh keringat oleh ke dua pasangan yang bisa saja membuat orang iri .


__ADS_2