
Anna tadinya ingin ikut Bella tapi sang Oma seakan tahu , dan mencegah Anna yang tadinya mau beranjak dari duduknya.
Setelah urusan sang Oma dan Bisma selesai , Bisma yang juga menjabat sebagai Lurah di sana . Lagian tujuan Bisma untuk bertemu dengan Bella namun Bella memilih masuk ke dalam kamarnya . Maka Bisma memutuskan untuk pulang .
****
Di sebuah apartemen mewah terdapat botol botol berserakan . Barra meminum minuman itu sebagai pelampiasan . Setelah menemui kedua orang tua Bella di kediamannya , namun tidak ada informasi di sana , hanya makian dan amarah dari ke dua orang tua Bella . Dan Barra juga menjadi tahu apa yang membuat Bella kembali meninggalkannya , yaitu karena rubah betina itu yang tidak ada bosannya untuk mengganggu kehidupannya .
Reno datang ke apartemen Barra . Reno merasa prihatin apa yang di alami oleh sahabatnya itu . Baru mulai kembali tapi sudah ada masalah yang menghampiri .
Reno membersihkan botol botol yang berserakan di sana dan juga botol yang masih isi . Reno berjalan mendekati Barra yang tertidur di Sofa dengan tangan di taruh di atas keningnya . Entah tidur atau lelah karena mabuk . Baju Barra sangat berantakan , bahkan sepatu Barra yang kanan masih terpasang dan yang sebelah kiri sudah terlepas .
" Gue tahu lo bingung dengan keadaan ini . Lo tenang aja , laki laki yang tidur dengan Wanita rubah itu sebentar lagi akan melakukan penerbangan ke sini bersama Fadli " Reno mengatakan itu seakan Barra mendengarkan . Karena Reno tahu kalau Barra kuat akan alkohol jadi tidak mungkin Barra akan sampai tidak sadarkan diri .
" Tidurlah di kamar atau di sini terserah . Kita tunggu besok supaya wanita itu selesai dulu baru kita mencari keberadaan Bella . Sekarang gue mau ke ruang kerja , masih banyak kerjaan yang belum selesai . Seharusnya lo kasih bonus lebih buat gue . Udah tajir juga pelit " gerutu Reno sambil melangkahkan kakinya menuju ruang kerja yang berada di apartemen mewah tersebut .
__ADS_1
Barra yang mendengar ucapan Reno merasa sedikit lega , karena selama beberapa bulan mencari lelaki yang meniduri Raya akhirnya ketemu . Hanya pria itu yang di jadikan saksi juga penyelesaian masalah di antara Bella dan Barra , juga kedua orang tuanya .
Barra tertidur di sofa dan Reno berada di ruang kerja . Hari ini ke duanya memutuskan untuk tidak ke kantor , karena tidak ada pertemuan dengan klien lain .
" Gue buat sarapan dulu . Lo mandi sana " ucap Reno seperti menyuruh suaminya .
" Waw ... Geli gue dengernya , berasa nonton drakor " Sahut Jordan yang baru saja datang dan ternyata juga membawakan sarapan untuk ketiga pria dewasa itu .
go
" Ayo sarapan. Untung lo bawa makanan jadi gue gak perlu masak "
Mereka berdua lebih dulu menyantap makanannya. Barra memilih untuk mandi terlebih dahulu .
***
__ADS_1
Pagi hari di sekitar komplek permata kediaman Oma dari Bella . Seorang gadis cantik sedang berlari lari di sekitar sana . Di sana juga terdapat sebuah taman yang sering di gunakan untuk berkumpul dengan keluarga melepas penat . Tapi karena saat ini masih jam kerja di taman masih terlihat sepi .
" Bella . Kamu juga ada di sini ? " tanya Bisma sambil berlari menghampiri Bella
Bella yang merasa namanya di panggil menoleh .
" iya." jawab Bella singkat karena menang tidak terlalu suka bergaul dengan kawan jenis .
* Sudah sarapan kalau belum , mari kita sarapan bubur ayam yang di sana . Enak sekali , nanti pasti kamu kecanduan " jelas Bisma penuh harap , berharap Bella mau memenuhi ajakannya .
" Aku ....
" Kak Bisma " teriak seorang gadis yang juga berada di sana .
Bisma mendengar namanya di panggil justru menghela nafasnya kasar . Sedangkan Bella sungguh malas bertemu dengan gadis ini .
__ADS_1
tunggu kelanjutannya ya .
Terima kasih untuk semua bantuan dukungan dari teman teman semua ..