
"lihat lah ini! " aku menemukan semua poster ini di kamar Jony. " ungkap Ken di dalam sebuah pesan singkat yang di kirimkan kepada Rissa.
"bagus! aku juga sedang melakukan sesuatu, yang tidak akan mungkin berkutik untuk mereka berdua! " jawaban dari Rissa membuat Ken mencibirkan bibir nya, seolah tidak percaya dengan pekerjaan Rissa.
setelah membaca pesan dari Ken Rissa melancarkan aksinya di suatu apartemen milik Sarah Anderson, entah dari mana dia bisa masuk ke dalamnya di saat penghuni nya sedang tidak ada.
Rissa tau betul penghuninya sedang berada di dalam perusahaan Nona nya, dia sedang bekerja saat ini.
seperti biasa setelah pemakaman Romi butik harus tetap berjalan dan para pekerja harus kembali bekerja seperti biasanya, walau saat ini masih berkabung tentang kematian Romi.
para pekerja harus kembali ke pekerjaan mereka masing-masing, Niken pun sangat sibuk karena semua nya dia handle sendiran tanpa manager nya.
Rissa dengan cekatan dia memasang beberapa kamera di apartemen milik Sarah dengan trsembunyi, semua kamera yang di tujukan untuk merekam gerak gerik Sarah di dalam apartemen nya itu.
sedangkan di suatu tempat, anak buah Rissa pun memasang sebuah rekaman tersembunyi di sebuah telepon umum di wilayah kantor polisi tempat Jony di tahan.
hari semakin sore, setelah selesai dari pekerjaan nya, Rissa kembali menjemput nona nya seperti biasa.
sedangkan di suatu tempat Nori sedang asyik menunggu seseorang di suatu taman dekat perusahaan Shinoda Grup.
dia duduk begitu lama menunggu seorang gadis yang merupakan sekertatis dari tuan Shinoda, yaitu Nancy gadis yang di kenalnya belum lama ini.
para pekerja terlihat sudah mulai bubar satu persatu dari gedung tersebut tetapi Nori masih belum melihat gadis tersebut.
"tadinya aku ingin memberimu kejutan, dengan menunggu mu di sini. " gumam Nori yang sedikit kecewa karena sudah begitu lama dia menunggunya tapi gadis yang di maksud belum nongol-nongol juga.
dengan rasa kecewa Nori pun meninggalkan tempat nya, dia berpikir lebih baik menemui sahabatnya dan mengajak nya untuk minum kopi. karena sudah lama mereka tidak bertemu.
"Nike, kamu di mana aku sekarang ke tempat mu ya. " ujar Nori di dalam pesan singkat yang di tujukan kepada Niken.
"baiklah, datang satu jam lagi, temui aku di rumah karena aku harus mengontrol butik terlebih dulu. " jawaban dari pesan singkat dari Niken.
__ADS_1
"baiklah aku menunggumu di rumah. " jawab Nori sambil pergi meninggalkan taman tersebut.
"padahal aku ingin minum kopi bareng Nancy, ya sudahlah bersama Niken juga tidak buruk! " gumam nya dalam hati.
di kota lain Ken dan kedua orang tuanya Jony sedang asyik menyantap makan malam mereka, dengan rasa yang bersalah sebelumnya Ken menambahkan obat tidur di makanan kedua orang tua Jony dan gadis kecil yang merupakan saudara satu satunya Jony.
setelah selesai menyantap makanan nya, mereka bertiga kelihatan sangat mengantuk.
"Nak Romi, kami mohon maaf, kami sangat mengantuk kami tinggal dulu ya, selamat malam. " ujar ayahnya Jony yang di susul oleh ibunya Jony setelah mengantarkan putri kecilnya ke kamar lain.
terlihat mata keduanya sangat berat, Ken pun mengiyakan perkataan dari ayah nya Jony dengan berpura-pura dia pun sangat mengantuk.
setelah Ken merasa yakin, semua penghuninya sudah terlelap, dia pun melancarkan aksinya dengan memasuki kamar Jony leluasa.
"ini waktu yang tepat untuk mencari bukti lain di kamar itu. " gumam Ken, sambil mengendap memasuki kamar Jony.
dia mulai pencarian di tempat tersebut, semua laci yang ada di kamar tersebut di periksa nya.
Ken menyisir tempat tersebut tanpa kecuali. mata Ken berbinar setelah melihat satu benda yang tergeletak di atas map di dalam lemari besi.
Ken bergegas kembali ke kamarnya,setelah dia mengunci kamar tersebut.
sesampainya di kamarnya, Ken membuka laptopnya memasang benda yang dia dapat tadi sebuah USB.
tidak semudah itu, setelah Ken memasang benda tersebut sebuah sandi yang harus dia pecahkan untuk melihat data yang ada di dalam USB tersebut.
ini bukan pekerjaan sulit untuknya, karena hal seperti itu sudah biasa dia lakukan, memecahkan sandi yang ada di dalamnya, jari-jari tangan nya mulai aktip 15 menit kemudian sandi tersebut sudah bisa dia pecahkannya.
"kita lihat, apa yang ada di dalamnya Jony! " gumam Ken.
benar saja apa yang ada di dalam USB tersebut membuat Ken benar-benar mendapat kan titik terang, sebuah rekaman yang merekam pembicaraan Jony dan Sarah terdengar oleh Ken.
__ADS_1
"ini, benar dugaan ku! orang ini memang licik! " jadi dia bukan mencintai Felicya tetapi yang dia cintai adalah Sarah! "
"rekaman ini cukup membuktikan bahwa Felicya tidak terlibat atas kecelakaan Romi di gudang waktu itu." tapi sarahlah yang membuat lemari itu terjatuh walau katanya tidak sengaja! "
Ken pun bergegas mengumpulkan bukti-bukti lain, yang merupakan poster dan poto poto Sarah di dinding kamar Jony, dan mengirimkan nya kepada Rissa, berikut rekaman pembicaraan Jony dan Sarah yang membuat perjanjian, yang sengaja di rekam nya oleh Jony sehari sebelum kematian Romi.
kembali kepada Nori yang sudah sampai di kediaman Simons, dia berbincang dengan kedua orang tua Niken di ruang keluarga sambil menunggu Niken.
di jalan Raya, Rissa setelah mendapat pesan dari Ken dia memperlihatkan nya kepada Niken nona nya.
"Rissa, kenapa kamu berhenti di sini tiba-tiba? " ada masalah apa? " tanya Niken yang terkejut setelah Rissa tiba-tiba menghentikan kendaraannya di sisi jalan Raya.
"nona, maaf. sepertinya Ken mengirimkan sesuatu fail yang penting. " jawab Rissa.
"izinkan saya membuka terlebih dulu fail ini. " ujar Rissa kembali, dia yang tidak sabar dengan apa yang di kirimkan Ken kepadanya sehingga harus menghentikan kendaraannya mendadak seperti itu.
"kamu ini, kebiasaan, apa tidak bisa membuka nya nanti! " jawab Niken yang kesal dengan kebiasaan dari Rissa itu.
"ya sudah buka dulu pesan mu. " walau kesal Niken tetap mengizinkan Rissa membuka pesan tersebut.
tidak berapa lama, suara yang di kirimkan di dalam fail tadi membuat Niken terkejut.
"Riss, ini bukan nya suara Sarah! " dan siapa suara laki-laki ini? " apa dia Jony? " ujar Niken terkejut setelah mendengar rekaman yang di dengarnya.
"betul non, Ken yang mengirimkan nya kepada ku, dia sekarang berada di kediaman Jony. " jawab Rissa.
"ini bagus sekali Rissa, itu artinya Felicya tidak terlibat, dia bisa segera di bebaskan. " mata Niken berbinar senang.
terlebih, dia mendapatkan kesempatan untuk memberi pelajaran kepada Sarah dengan memenjarakan nya. yang selama ini menindas dirinya, walaupun tadinya Niken menginginkan Sarah berubah karena bagaimana pun dia tidak bersalah atas kematian kedua orang tua nya, tetapi ayahnya lah yang membuat keduanya terbunuh.
*Bersambung...
__ADS_1
pembaca tercinta, kami mohon maaf jika up an saya kurang maksimal akhir-akhir ini, karena saya menulis buku ini sambil mengerjakan kesibukan lain nya.
mohon pengertiannya, dan jangan lupa dukung terus karya ini, love you All. salam hangat dari penulis kelas teri seperti saya. mohon saran dan keritikannya. ❤❤❤❤*