Cinta

Cinta
di sebuah apartemen


__ADS_3

Sarah berteriak melempar semua barang yang berada di atas meja riasnya, "Aaarrggg! Brak bruk Brak!" semua barang-barang nya beresarakan di lantai.


"aku benar-benar tidak mengerti kenapa gadis cupu itu bisa sesukses ini! " dia juga bertunangan dengan pria terkaya di negara ini! " Aaahrgg!! "


Sarah terus saja berbicara sendiri di tempat tinggalnya, sebuah apartemen kecil yang hanya mempunyai kamar satu Sarah tinggal di sana untuk meminimalisir pengeluarannya selama berada di negara itu!


"aku benar-benar harus melakukan sesuatu yang bisa memisahkan Tuan Novak dan Niken! " begitulah pikiran licik Sarah, tidak henti-hentinya dia membenci Niken walau keadaan dirinya sekarang sudah jauh berbeda dengan Niken.


"apa sebaiknya aku menjual semua properti milik ayah di negara A, dan aku akan pindah kesini? " apa yang harus aku lakukan untuk menyaingi Niken! gadis cupu itu tidak lebih cantik dariku, aku pasti bisa merebut tunangannya. " Sarah tersenyum licik, dia berpikir untuk membuat Novak meninggalkan Niken.


"tuan Novak begitu mempesona! " gumam Sarah, sambil membayangkan wajah Novak sewaktu di meja makan. yang menyebut Sarah tidak Asing.


"kenapa pria setampan itu harus lebih dulu mengenal si cupu itu! " jika dia mengenlaku lebih dulu, tentunya dia tidak akan memilih si cupu! ' pikir an Sarah langsung teringat kepada Fathur yang dulu di sukai oleh Niken dan berbalik menyukainya hanya karena dia sedikit merayu Fathur sebelum bertemu di taman bersama Niken.


"aaahhhrrgg! Sarah pun berteriak kembali, dia mengingat bahwa Fathur itu adalah saudara laki-laki nya. Sarah mengepalkan tangannya menahan amarah..


lagi sedang asyik dengan amarahnya Sarah mendengar sura bell pintunya berbunyi.


" ting tong ting tong! "


"siapa lagi! " gerutunya sambil beranjak keluar dari kamarnya yang sudah berantakan barang-barang berserakan di lantai sehingga tidak karuan.


"jegrek" handle pintu terbuka.


"tuan Nori anda? " seru Sarah yang melihat Nori sudah berdiri di depan pintu apartemen nya.


"boleh kah aku masuk? " tanya Nori, karena Sarah belum juga menyilahkan dirinya untuk masuk.

__ADS_1


Sarah terdiam sejenak, lalu dia menyilahkan Nori untuk masuk dan duduk.


"masuklah, aku akan membuatkan minuman untuk mu? mau minum apa tuan? " ujar Sarah.


"tidak perlu, ini makan lah ini! " jawab Nori sambil menyodorkan satu box makanan dan minuman kepada Sarah.


Sarah pun meraih box makanan tersebut dan berterimakasih kepada Nori.


"aku datang kesini itu, ada hal yang ingin aku bicarakan dengan mu nona Sarah! " ujar Nori yang langsung ke inti permasalahannya.


"semoga saja ada job untuk ku! " pikir Sarah.


"nona Sarah! apa anda mendengarkan ku? " tanya Nori sekali lagi karena melihat tatapan Sarah yang tidak fokus.


"Iyah tuan, aku akan mendengarkan anda! " jawab Sarah penuh semangat, matanya berbinar karena selama ini job yang dia tunggu-tunggu akhirnya datang juga pikirnya.


"sebenarnya aku tidak enak untuk berbicara ini kepadamu, tapi terpaksa karena keadaan. "


" begini nona, karena perusahan Fashion Cross lagi bermasalah dan pemakaian para model di hentikan sementara, sebaiknya Anda harus kembali ke negara Anda sementara waktu, sampai batas waktu yang tidak di tentukan. " ujar Nori membuat Sarah tercengang tidak mau Terima.


"tidak! tidak mungkin aku kembali ke negara asal ku tanpa ada hasil apa-apa kepadaku! " bantah Sarah yang menolak untuk kembali ke negara A.


Nori bengong, menatap Sarah dengan bingung.


"aku tidak akan kembali ke negara asal ku, sebelum aku yakin bisa menghancurkan Niken Putri! " gumam Sarah dalam hatinya.


" nona ada satu cara agar supaya Anda tidak kembali ke negara mu sementara. " ujar Nori tersenyum miring kepada Sarah.

__ADS_1


"apa itu? " tanya Sarah.


"bekerjalah di perusahan Fashion Cross nona, tapi bukan sebagai model! " saran Nori.


"tidak! " jawab Sarah singkat.


Nori terdiam, sambil menyuruh Sarah untuk memakan makanan yang dia belikan tadi.


"dia pikir dia ini siapa dia? " model aja hanya amatiran, sekarang dia tinggal di apartemen sekecil ini dia terlihat sombong seperti model papan atas aja! " gumam Nori dalam hatinya.


Sarah Anderson terdiam memikirkan perkataan dari Nori tadi, ada benarnya ucapan Nori, di mana lagi dia harus bekerja selain di tempat perusahaan yang di mana Niken bekerja.


"gadis cupu ini, benar-benar membuat ku muak! sejak kemarin dia mencoba menjadikan ku pelayan di butik itu, kita lihat saja nanti Niken siapa yang akan lebih berkuasa? " pikiran Sarah tidak henti-hentinya mengumpat Niken, sambil terus menyantap makanan yang di berikan Nori tadi.


"nona ini hanya tawaran terakhir dari perusahaan Fashion Cross! " tidak ada penawaran apa-apa lagi, jadi kalo saja tidak mau Anda Terima, silahkan Anda kembali! " ujar Nori sedikit menekan perkataannya, agar Sarah menjadi bingbang dengan keputusan yang akan dia buatnya.


Fashion Cross adalah merupakan perusahaan milik Simon Cross, yang di bawah naungan Shinoda group.


akhirnya Sarah menyetujui untuk bekerja di perusahaan Fashion Cross dari pada dia harus pulang, dan hilang kesempatan dirinya untuk merebut hati Novak Shinoda.


"apa pekerjaan ku di sana nanti? " tanya Sarah.


"kamu temui dulu CEO perusahaan tersebut! " jawab Nori puas.


"baiklah, aku akan menemui CEO perusahaan tersebut besok pagi. " ujar Sarah dengan percaya diri.


"Niken, kita lihat saja nanti apa kamu bisa bernapas dengan lega setelah aku membuat tunangan mu jatuh cinta kepadaku, seperti Fathur dulu! " Sarah tersenyum dalam hatinya dengan percaya diri dia akan membuat Novak Shinoda jatuh cinta kepada diri-Nya!

__ADS_1


bersambung..


__ADS_2