
beberapa penyelam di kerahkan dan Rov camera robot yang bisa menyelam memantau dasar laut sampai kedalaman 1000mtr pun sudah di terjunkan.
Rov di kendalikan dari atas kapal, untuk mencari apa-apa yang ada di dalam dasar laut.
Ken memantau dari Rov dari permukaan di atas kapal untuk menemukan ruang toilet pesawat tersebut yang sudah karam di dasar laut.
dua orang penyelam muncul ke permukaan membawa seorang jenazah dan beberapa kru dari atas kapal mencoba membantu para penyelam untuk mengangkat mayat tersebut.
dengan hati yang berkecamuk Mike tidak sabar menunggu mayat itu, wajah dan pakaian yang di kenakan mayat tersebut sudah tidak bisa di kenali.
"semoga bukan kakak! " batin Mike.
setelah mayat itu berada di atas dek, Mike menyuruh beberpa dokter untuk cek DNA mayat tersebut karena tidak bisa mengenali mayat tersebut dan membawanya ke sebuah rumah sakit terdekat.
para kru dan Mike masih terus dalam misi pencarian Novak Shinoda.
sedangkan para warga yang berdekatan dengan pantai tersebut banyak yang menemukan barang-barang korban yang terbawa arus ombak.
*************
beberapa kepala keluarga yang hidup sangat sederhana di sebuah pulau terpencil di negara B, jauh dari permukiman warga lainnya.
kehidupan mereka di habiskan dengan mencari ikan-ikan di lautan, dan menjualnya ke pasar terdekat.
di pulau tersebut hanya terdiri dari 5 kepala keluarga, mereka bukan sengaja menutup kehidupan dari dunia luar.
tetapi di sana mempunyai kebiasaan yang tidak boleh di langgar, dari jaman nenek moyang mereka, dan mereka memang memegang teguh hal tersebut, sehingga bisa di sebut oleh orang luar. bahwa mereka, mengasingkan diri dari dunia luar.
banyak barang-barang yang tersapu ombak menuju pulau tersebut, mereka menganggap semua barang-barang tersebut pemberian dewa.
seorang kepala suku sedang berbincang dengan putrinya, "apa dia belum siuman? " tanyanya.
"belum ayah, sepertinya dia harus di bawa ke rumah sakit di kota. " jawab gadis cantik yang merawat seseorang yang di temukan oleh seorang warga.
"ini adalah pertanda dari dewa, dia datang bersama barang-barang yang kita temukan! "
"jadi rawatlah dia di pulau ini, sampai sembuh. "
"baiklah ayah. "
gadis cantik itu menuruti ayahnya, walau sebenarnya dia ingin sekali membawa pria malang itu ke rumah sakit di kota.
tetapi, itulah sesuatu yang tidak boleh di langgar oleh suku di sana.
jika ada orang sakit, harus di obati di pulau tersebut sampai sembuh, bagai manapun caranya.
beberpa obat tradisional yang di racik di sana memang mampu mengobati segala penyakit, bisa di sebut obat tradisional yang mereka racik itu di beri nama racikan dewa.
__ADS_1
*******
dua bulan setelah kejadian kecelakaan tersebut, hidup Niken benar-benar berubah, dia menjadi pendiam.
kedua orang tua Niken yaitu Simon dan Meryssa sering datang mengunjungi putrinya. terlebih, dia sekarang tengah mengandung anak dari Novak Shinoda.
Mike yang tadinya mencintai Rissa pun berubah dingin dengannya.
dia lebih mengutamakan Niken dalam segi perhatiannya.
Rissa yang tau perasaannya di abaikan, pun dia lebih memilih pergi ke negara lain untuk meneruskan apa yang pernah di bicarakan Novak kepada diri-Nya tempo hari, yaitu meneruskan kuliahnya.
Niken begitu terpukul atas kejadian itu, terlebih mayat suaminya tidak pernah di ketemukan.
Hari-hari dia lewati dengan menguatkan dirinya, karena janin yang ada dalam perutnya dia harus kuat.
satu-satunya kenangan yang sangat berharga dari suaminya, yaitu benih cintanya bersama Novak yang harus dia jaga dengan sekuat tenaga.
Mike berjanji dalam hatinya untuk menjadi ayah dari anak tersebut, dengan merelakan dirinya untuk tidak menikah dengan siapapun.
terlebih, perasannya kepada Niken semakin kuat, setelah dia tidak menemukan kakaknya, perasaan itu muncul kembali tidak terkendali.
dia pun berusaha untuk menyembunyikan perasaannya itu.
Ken pun tidak kalah kehilangan sosok Novak yang selalu dia ikutin apapun yang Novak Shinoda lakukan.
Nori yang selalu mengunjungi Niken di kediaman Shinoda pun sudah menjadi pemandangan biasa semenjak dua bulan terakhir.
saat ini pun dia sedang menemani sahabatnya itu, di taman belakang di kediaman Shinoda.
"Nike, apa kamu sudah minum susu? " tanya Nori.
Niken menjawab dengan menganggukkan kepalanya, sambil menyiram bunga kesukaannya di taman tersebut tanpa berkata sepatah katapun.
sudah menjadi rutinitas dia semenjak dua bulan terakhir, Pak Morris pun sudah biasa melihat pemandangan tersebut.
Niken yang meminta di buatkan taman kecil yang berisi bunga lily di taman tersebut, selalu menghabiskan waktunya di taman itu, duduk berjam-jam, setelah menyirami bunga-bunga tersebut.
"nona, sarapan anda, tuan Nori, ini kopi anda. " ujar salah seorang pelayan yang berdiri di belakang pelayan itu, Pak Morris.
"simpan itu di sana! " ujar Pak Morris.
dia yang tau karakter nonanya tidak akan menjawab jika tidak terpaksa.
"kasihan nona, dia begitu mencintai Tuan Muda Novak, stelah kejadian itu, sifatnya berubah drastis seperti ini! " dia harus kuat karena janin yang di kandungnya. jika terus seperti ini, kasihan bayi di dalam perutnya! " batin Pak Morris, dia benar-benar mengkhawatirkan keadaan Niken dan bayinya.
"aku harus melakukan sesuatu! " batin nya.
__ADS_1
Niken yang tidak mau terganggu dengan orang-orang sekitar pun, dia masih sibuk dengan bunga-bunganya.
"aku yakin kamu masih hidup, di manapun kamu berada, aku selalu menunggumu, lihatlah aku sedang mengandung anak mu, kembalilah Nov! " batin Niken, dia selalu yakin bahwa suaminya masih hidup dan berada di suatu tempat.
di pulau terpencil, seorang gadis dan pria sedang memandangi hamparan lautan yang terbentang luas.
mereka seperti sepasang kekasih, tetapi ada yang aneh dengan pria itu.
dia sesekali memegang kepalanya yang terkadang mendadak sakit jika melihat sesuatu.
gadis tersebut selalu membuatnya tenang, dan menjaganya di setiap pria itu merasa kesakitan.
mereka selalu menghabiskan waktu mereka di pesisir pantai pulau tersebut.
terkadang pria itu mengikuti warga desa lainnya untuk menjual ikan di pasar di kota terdekat, dan kembali lagi ke pulau tersebut bersama gadis yang selalu mendampinginya.
sampai suatu ketika pria itu mendapat sebuah bayangan yang begitu jelas.
seorang gadis yang sepertinya dia kenal melambaikan tangan ke arahnya, tapi dia bingung siapa gadis tersebut, sama sekali dia tidak megingat gadis itu.
"Zen, kamu kenapa? " tanya gadis cantik di sebelahnya. pria itu di beri nama Sizen yang berarti Alam.
ayah gadis itu memberi nama pria itu dengan sebutan Sizen, karena dia di temuka di pesisir. yang berarti di kirim oleh alam.
"aaarrrghhh!" pria itu berteriak kesakitan sambil memegang kepalanya.
seluruh penghuni kapal kecil yang berada di situ, menghampirinya.
"apa dia masih sering seperti ini? " tanya salah seorang penumpang di perahu itu.
gadis itu menganggukan kepalanya, sambil mecoba memberi air putih kepada pria yang kesakitan.
"dia pulih setelah satu bulan terbaring di ranjang, sekarang setelah dia sadar sering merasakan sakit seperti itu! " kasihan. " ucap pria yang sudah menemukan pria itu.
"Zen, kau harus kuat. " ujar gadis cantik yang berada si sebelah Zen.
"ada apa denganku, kenapa stiap aku mencoba mengingat wajah gadis itu, kepalaku terasa sesakit? " siapa gadis itu? " batin Zen.
dia pun menarik napas panjang, membuang semua yang ada dalam bayangannya. dengan begitu dia tidak akan merasakan kesakitan lagi.
Bersambung...
***Hai Hai, readers apa kabar mu hari ini, semoga kalian sehat selalu ya, terimaksih atas dukungan kalian.
salam dari penulis kacangππ
jangan lupa juga untuk terus mendukung dengan cara melike, koment, vote, hadiah, dan rate 5 nya yah. satu dukungan dari kalian, sangat berarti untuk Author. ππ***
__ADS_1