
sesampainya di rumah, Mike langsung berlari keatas arah kamar kakaknya, tanpa pikir panjang dia membuka pintu kamar kakaknya," Bruk! "pintu itu terbuka dengan cukup kencang, membuat Niken dan Novak yang sedang berpelukan dan bercumbu kala itu terkejut.
sepontan mereka pun melepaskan pelukan dan ciumannya.
" kak! " teriaknya, tapi sesaat dia memalingkan wajahnya, dan menutup kembali pintu kamar tersebut.
Niken tersipu karena malu, dia menatap Novak.
"dasar anak ini, ganggu saja! " batin kesal Novak.
sedangkan di luar jantung Mike berdegup tidak karuan, "asal kamu bahagia Nike, aku akan turut bahagia. " batin Mike.
dia merundukan kepalanya, menarik napas panjang, menahan sesak di dalam dadanya.
"masuklah Mike! " ujar Novak dari dalam kamar tersebut.
berlahan di membuka pintu itu kembali, "kak, ini benar kau? " ucapnya lirih, sambil melirik Niken dengan ekor matanya. terlihat jelas kebahagiaan nampak di wajah itu, yang selama ini selalu murung.
"memang siapa lagi? " jawab Novak.
"lalu kemana selama ini kak? kenapa tidak langsung pulang, kau tau istrimu selama ini menderita. " ujar Mike sambil menatap wajah Niken.
"Mike! " ucap Niken.
"sorry, panjang ceritanya Mike, terimakasih kau sudah menjaga istriku selama ini. " ujar Novak sambil menarik tangan istrinya, yang berdiri untuk duduk bersebelahan dengannya.
"ma'af, kamu harus menderita karena suamimu ini! " tambahnya sambil mengecup kening istrinya di hadapan Mike, yang membuat Mike menelan saliva.
"aku bukan hanya menjaga istrimu, juga anakmu kak, tadinya aku ingin menjadi ayah dari anakmu! " ujar Mike sambil menatap tajam wajah kakaknya.
"kau ini bicara apa? sudah tidak waras!" gerutu Novak.
"Iyah ku pikir kakak sudah tiada, lagian bukan salahku jika aku! "
"Mike! " ucap Niken menghentikan perkataannya.
"tunggu dulu! apa kau bilang tadi? anak! " seru Novak tidak percaya.
Niken yang belum sempet berbicara kepadanya kalo dirinya sedang mengandung.
sambil menatap Niken dia mencoba mendapat jawaban dari istrinya, Niken tersenyum lebar.
Mike terdiam, "katakan sayang, apa itu benar? " tanyanya haru.
Niken pun mengangguk pelan, sambil memegang perutnya.
Novak tidak percaya, dia benar-benar bahagia mendengar itu, dia pun meruduk di bawah memegang perut Niken mencium tangan istinya"terimakasih sayang, kau hamil? " ujar nya.
"bagaimana keadaannya, apa baby kita baik-baik saja? " apa kau merasa mual? " Mike kakak akan menjadi ayah. ooh Tuhan sungguh ini hadiah terindah. " terimakasih Nike sayang. " ujarnya sambil berteriak kegirangan.
"hey, anak mu baik-baik saja, aku selalu menjaganya! " teriak Mike.
Novak tiba-tiba saja dia memegang kepalanya yang merasa sakit yang luar biasa, " aawww! "
"Novak! " kamu kenapa? " tanya Niken yang khawatir.
"kak! " apa kau baik-baik saja? " tanya Mike juga sambil memegang bahu kakaknya yang hampir terjatuh, sempoyongan.
"kepalaku! " aahhh! "
__ADS_1
"kak! "
"sayang! " Mike panggil dokter. " teriak Niken.
Mike menidurkan kakaknya di atas ranjang, "Ken! Kendo! " teriak Mike.
tidak berapa lama Ken sudah berada di hadapannya.
"Tuan, "
"panggilkan dokter, cepat! " teriak Mike.
Ken pun bergegas menghubungi dokter pribadinya keluarga Shinoda.
"aku tidak apa-apa Mike, mungkin karena terlalu bahagia. " ujar Novak sambil memengang kepalanya yang terasa berat.
"tidak apa-apa, bagaimana! " teriak Mike.
Niken duduk di samping suaminya, "apa sakit sekali? " tanyanya.
Novak mengeleng kepalanya pelan, "tidak apa-apa, walaupun sakit, tapi aku bahagia kau ada bersamaku! " ujarnya.
"kak sebenarnya ada apa denganmu? " batin Mike, dia merasa kakaknya selama ini sudah menderita.
diapun melirik Ken, dan mengajaknya keluar dari kamar kakaknya.
"Ken ikut aku. " ujar Mike.
Ken pun mengikuti Mike di belakangnya, sesampainya di luar kamar Mike langsung memberondong pertanyaan kepada Ken.
"Ken, ceritakan, bagai mana kau menemukan kakak? " apa sebenarnya yang terjadi? apa dia koma di rumah sakit? " atau apa? " kenapa selama ini dia baru kembali jika dia selamat dari kecelakaan itu? "
"maksudmu, kau menemukan kakaku di gedung aparatement yang sama dengan Jeslyn? "
"betul Tuan! "
"berarti ini semua ada hubungannya dengan wanita itu? " tanya Mike.
"saya belum bisa memastikannya Tuan. " jawab Ken.
"betul Tuan Muda Mike. " jawab Pak Morris dari belakang mereka.
Ken, dan Mike berbalik menatap Pak Morris, dia yang berjalan kesitu bersama seorang dokter.
"silahkan dok. " ujar Pak Morris sambil membukakan pintu kamar Novak.
dokter tersebut pun memasuki kamar itu sendirian, sedangkan Pak Morris berhenti di hadapan Mike dan Ken.
"Pak! " tanya Mike penasaran.
"ceritanya sungguh rumit Tuan. "
"ceritakan semuanya! " ujar Mike.
Pak Morris pun menceriakan semuanya dengan mendetail kepada Miek, Mike mendengarkan dengan seksama apa yang di katakan Pak Morris kepadanya.
setelah mendengar semua cerita itu, Mike benar-benar marah kepada Jeslyn.
"wanita ini sudah berani, ku pikir dia sudah berbuan Ken! " umpatnya.
__ADS_1
Ken pun mengerutkan kedua alisnya, berpikir tidak habis pikir, jadi selama ini pertemanan Jeslyn dengan Niken hanya berpura-pura pikir Ken.
di dalam Niken memperhatikan dokter yang sedang memeriksa suaminya.
"dok, bagaimna keadaannya? "
dokter pun menarik napas panjang, " Tuan muda harus bisa menjaga emosinya. "
"luka benturan di kepala tuan, menyebabkan trauma yang parah, tapi sekarang sudah lebih membaik! " yang terpenting bisa menjaga kesetabilan emosinya. " ujar dokter tersebut.
"baiklah dok, " terimakasih. " ujar Niken.
"dan satu lagi, harus istirahat yang cukup, minum obatnya teratur. "
"baik dok. " Niken mendengarkan semua perkataan dokter tersebut.
Novak hanya menatap istrinya, karena rasa sakit di kepalanya terpaksa harus meminum obat yang di berikan oleh dokter tadi, yang membuat dirinya merasa sangat mengantuk.
"aku bahagia, walau aku harus menderita sakit jika kamu bersama ku Nike. " batin Novak.
"aku rela menjagamu seumur hidup, jika kamu bersamaku suamiku! " batin Niken.
setelah melakukan pemeriksaan dan membuat Novak tertidur, dokter tersebut pun kembali.
malam itupun setelah sekian bulan terpisah, mereka berdua hanya menghabiskan malam dengan terlelap di alam mimpi mereka masing-masing.
sedangkan di tempat lain, Jeslyn yang merasa sangat bersalah dan prustasi pun menghabiskan malam nya dengan meminum minuman keras di apartementnya seorang diri, sedangan asistennya sudah ia suruh pergi.
diapun harus menerima kenyataan ini, bahwa dirinya harus meninggalkan negara itu setelah urusannya selesai.
ancaman dari Pak Morris membuat Jeslyn tidak berdaya, dia pun sudah memikirkan hal tersebut sebelumnya dan menerimanya. dia sadar atas kesalahan yang ia lakukan tidak termaafkan.
apa lagi dia sudah merasa dekat dengan Niken, hanya ke egoannya karena rasa cinta yang belum hilang sepenuhnya untuk Novak, dia melakukan hal bodoh itu.
"maafkan aku Nike, sekarang aku kembalikan suamimu padamu, aku menyadari dari awal akan kesalahanku ini. " sekarang aku akan pergi dari kehidupan kalian untuk selamanya. " dan semoga kita tidak bertemu lagi. " Jeslyn pun berbicara sendiri sambil meneguk minumannya.
pagi harinya Novak terbangun di samping istrinya yang masih terlelap, Novak merasa bahagia ternyata mimpi buruknya sudah berakhir sekarang.
dia tersenyum bahagia menatap istrinya, "aku akan menjadi seorang ayah! " batinnya, sambil mengelus wajah istrinya.
"terimaksih sayang! " rasa cintamu begitu kuat, walau aku sedang tersesat, wajah dan namamu selalu ada dalam pikiranku! " semua itu karena rasa cintamu padaku. " batinnya, dia mengingat semua kejadian di saat dirinya kehilangan ingatannya. wajah dan nama Niken selalu ada dalam pikirannya.
dia pun mengingat kejadian yang hampir saja menikahi seorang wanita dari pulau itu, juga mengingat kejadian bersama Jeslyn.
Novak mengingat semua kejadian itu dengan jelas.
"aku membencimu Jess, kau sudah menjebak ku! " batin Novak. dengan mengepalka kedua tangannya.
"sudah bangun? " ujar Niken sambil memegang wajah suaminya, yang membangunkan Novak dari lamunannya.
"sudah sayang, ku lihat tidurmu begitu nyenyak, aku tidak tege membangunkanmu! " ujarnya.
diapun memindahkan tubuh istrinya ke atas dadanya.
bersambung....
***Hai Hai, readers apa kabar mu hari ini, semoga kalian sehat selalu ya, terimaksih atas dukungan kalian.
salam dari penulis kacangππ
__ADS_1
jangan lupa juga untuk terus mendukung dengan cara melike, koment, vote, hadiah, dan rate 5 nya yah. satu dukungan dari kalian, sangat berarti untuk Author. ππ***