Cinta

Cinta
"Jeslyn dan Niken! "


__ADS_3

Jeslyn yang kala itu sudah berubah menjadi wanita yang lebih baik, dia sudah menyadari kesalahan yang pernah dia lakukannya.


bahkan sekarang dia sering mengunjungi Niken di kediaman Shinoda, setelah dia tau soal kecelakaan yang menewaskan Novak, dia mencoba menjadi teman bicaranya Niken, hanya Jeslyn lah satu-satunya yang bisa membuat Niken bisa berbicara banyak.


Jeslyn bekerja sama dengan perusahaan Ayah angkatnya Niken.


dia juga sering melakukan kegiatan amal di berbagai acara dan lingkungan tertinggal, juga orang-orang kurang mampu, kegiatan Jeslyn sekarang jauh lebih positif.


"Syam, ingatkan aku besok ada kegiatan di pasar tradisional di pesisir pantai X. "


"ok, sudah aku catat sayang. " Oowh Iyah kamu akan pergi mendampingi pemerintah setempat bukan? " apa kamu sudah bertemu dengan Pemerintah di daerah itu? "


"sudah Syam, kemarin yang aku Meeting di hotel dekat sana. " yang kamu bilang tidak bisa ikut karena tidak enak badan? " jawab Jeslyn mengingatkan asistennya itu, sambil memicingkan bibirnya menyindir asistennya.


"Iyah, Iyah ma'af. " bukan maksud ku meninggalkan kamu sendiri. "


"heemmm, lain kali jangan sakit lagi ya Syam. "


"baiklah, aku akan menjaga kesehatan ku. "


jawab asisten pria kemayu itu.


Syam pun memarkirkan kendaraannya di halaman rumah kediaman Shinoda.


"huuuuhh, aku jadi heran sama kamu Jess, kenapa juga kamu mau berteman dengan istrinya Novak? " dan kamu sering banget mengunjungi dia hanya untuk menghibur wanita itu, padahal dia yang sudah merebut Novak darimu! "


"hentikan omong kosong mu itu Syam, jelas-jelas aku yang meninggalkan Novak! " kau ini berkata apa! " bentak Jeslyn.


"Iyah, tapi kan! "..


" sudah cukup! " jika kamu tidak mau menemani ku ke dalam, pergilah ke suatu tempat, nanti aku hubungi kamu jika aku ingin kembali. " ucapan Syam terhenti, karena Jeslyn langsung membungkamnya dengan menyuruhnya pergi dari sana.


"baik, aku akan pergi ke mall dekat sini, nanti jika kamu sudah selesai hubungi aku. " heehh. " jawab pria setengah perempuan itu mendengus karen kesal.


"heemm."


jawaban Jeslyn tidak menghiraukan kekesalan asistennya itu. hanya mendehem, sambil membuka pintu mobilnya dan meninggalkan asistennya itu, yang tengah kesal atas sikap Jeslyn yang sekarang lebih memperhatikan Niken dari pada dirinya.


Jeslyn pun sampai di pintu utama, di sambut oleh Pak Morris kepala asisten di kediaman Shinoda. Pak Morris sudah tidak asing dengan seorang Jeslyn, dari semenjak dulu, Jeslyn kecil suka bermain dengan Ken dan Novak kecil di rumah itu.


"Pak, apa Niken ada? " tanya Jeslyn.


"silahkan Nona, seperti biasa Nona di taman belakang. " mari Bapak antar. " jawab Pak Morris.


Jeslyn pun mengangguk, dengan mengikuti langkah Pak Morris, sesampainya di taman Pak Morris menghentikan langkahnya beberapa meter dari tempat Niken duduk.

__ADS_1


"lihatlah, Nona selalu menghabiskan waktu di taman itu berjam-jam. terimakasih Nona Jeslyn, hanya dengan anda lah Nona Niken bisa di ajak berbicara. " ujar Pak Morris sambil menarik napas panjang.


"sudahlah Pak, jangan sungkan begutu, aku adalah teman masa kecil suaminya, jadi sudah sewajarnya aku membantu Novak menjaga istrinya, andai saja Novak tidak! " huuuh.. Jeslyn menarik napas panjang tidak melanjutkan ucapannya, dia yang memikirkan Novak pun ikut menyesali kepergian Novak yang begitu cepat.


"andai saja kamu masih hidup Nov! " lihatlah istri dan anakmu! " merek begitu menderita dengan kepergianmu, andai kau melihat ku di atas surga sana, semoga saja kamu bisa memaafkan diriku. " batin Jeslyn sambil menegadahkan wajahnya ke atas langit, berharap Novak melihatnya dari atas sana, dan mau memaafkannya.


"bapak tinggal sebentar non. "


"baiklah Pak, silahkan."


Jeslynpun berjalan menghampiri Niken sendiri.


"Hey Jess, kamu di sini rupanya? " tanya Niken semberingah karena kedatangan Jeslyn.


"Iyah, aku kesini hanya sebentar, kebetulan mau mencari sesuatu di dekat daerah sini, jadi aku mampir dulu untuk melihat keadaan ponakan ku. " jawab Jeslyn sambil melirik perut Niken.


"syukurlah kamu datang, dia baik-baik saja berkat kamu yang sering mengunjunginya. " jawab Niken sambil cipika cipiki dengannya.


mereka pun duduk di atas kursi yang dekat dengan taman bunga lilynya Niken.


mereka asiik berbincang tentang masa kecilnya Novak dan Jeslyn, Niken begutu antusias mendengarkan ocehan Jeslyn semasa kecilnya yang sering menghabiskan waktu di tempat itu.


taman bunga yang Niken minta buatin itulah, tempat favoritnya Novak kecil.


"Jess, kenapa aku selalu merasa yakin jika dia masih hidup di suatu tempat? " ucap Niken.


"Iyah Jess, dan aku yakin dia akan kembali suatu saat nanti. " ujar Niken kembali sambil memegang tangan Jeslyn, berharap dia mempercayai perkataannya.


Jeslyn yang tidak ingin mematahkan harapan Niken pun, mengangguk pelan, dalam hatinya merasa getir melihat keadaan Niken, yang masih tidak mau Terima atas kematian Novak.


"jika kamu percaya itu, maka, bersemangatlah untuk menjaga putra kalian. " jawab Jeslyn.


"heemm, Niken mengangguk.


" terimakasih Jes, hanya kamu yang percaya bahwa Novak masih hidup. " ujar Niken.


sekali lagi Jeslyn hanya mengangguk, dia sebenarnya tidak percaya perkataan Niken, tetapi karena dia tidak ingin membuat Niken makin terpuruk, Jeslyn hanya bisa mengiyakannya.


"semua orang meyakinkan ku, bahwa suamiku telah tiada, tapi hatiku yakin, dia masih hidup! " ujar Niken, sambil meneteskan air bening dari pelopak matanya.


"apa ini yang di sebut cinta? dan perasaan seorang istri! " dia begitu yakin, kalo Novak masih hidup. " tapi kenapa dia tidak segera kembali kesini? " batin Jeslyn.


"ooowh Iyah Nik, bunga-bunga ini begitu indah, aku yakin jika Novak kembali nanti, dia akan merasa sangat senang, karena istrinya begitu pintar merawat bunga-bunga ini. "


"dan kamu tau, bunga-bunga ini juga merupakan bunga kesukaan ibu-Nya. " Jeslyn mengalihkan pembicaraan Niken yang mulai merasa sedih.

__ADS_1


"benarkah,? " seru Niken antusias.


"heemm, aku tau, Nyonya Shinoda sangat menyukai bunga liliy. " jelas Jeslyn.


"ooowh pantas saja, di dalam vas bunga di dalam aku menemukan bunga-bunga ini di setiap sudut ruangan. " jawab Niken.


dia yang tidak tau, bahwa Novak sebelumnya meminta Mike dan Pak Morris untuk mengisi setiap ruangan dengan bunga-bunga tersebut.


Jeslyn tersenyum lega melihat Niken yang kembali tersenyum.


"maafkan aku Nik, aku terpaksa bohong padamu! " batin Jeslyn.


"Nike, sebenarnya aku kesini untuk pamitan, karena ada urusan pekerjaan, dan amal. " jadi mungkin beberapa hari ini aku tidak bisa mengunjungi ponakan ku. " ujar Jeslyn.


"kemana kamu akan pergi Jes? " tanya Niken penasaran.


Jeslyn bingung untuk menjawabnya, karena tempat yang akan dia kunjungi adalah, dekat dengan tempat kejadian kecelakaan pesawat yang menewaskan Novak.


"ke luar kota, Iyah keluar kota. " jawab Jeslyn.


"heeemm, kamu hati-hati di sana, kembalilah dengan sehat Jess, ponakan mu membutuhkan mu! " ujar Niken sambil mengelus perutnya.


"pasti, aku akan kembali setelah urusan ku selesai, jaga baik-baik keponakan ku ya. " ujar Jeslyn.


Niken mengangguk.


lagi sedang asiik berbincang, Mike dan Ken yang baru saja kembali dari kantor melihat itu.


"syukurlah, Jeslyn sudah banyak berubah sekarang! " ujar Ken.


"heemm, aku juga tidak menyangka, bahwa dengan kepergian Novak, merubah prilaku Jeslyn. " jawab Mike.


"sudah biarkan saja mereka Ken, jangan menganggunya. " aku lelah, ingin mandi sebentar. " setelah itu aku akan memeriksa kandungan Kakak ipar. " ujar Mike yang langsung pergi tanpa menyapa Niken dan Jeslyn.


"baiklah Tuan. " aku akan menyiapkan kendaraannya nanti. " jawab Ken.


"Tuan, lihatlah mereka, begitu akrab satu sama lain. " batin Ken. yang masih berdiri memperhatikan keduanya.


"jika Tuan Muda masih di sini, pasti akan bahagia melihat ini. " Ken begitu merindukan sosok Tuan Muda nya.


Bersambung...


***Hai Hai, readers apa kabar mu hari ini, semoga kalian sehat selalu ya, terimaksih atas dukungan kalian.


salam dari penulis kacangπŸ˜ƒπŸ˜ƒ

__ADS_1


jangan lupa juga untuk terus mendukung dengan cara melike, koment, vote, hadiah, dan rate 5 nya yah. satu dukungan dari kalian, sangat berarti untuk Author. 😘😘***


__ADS_2