
setelah menghabiskan sarapannya Sarah berpamitan kepada Mike untuk pulang karena dia harus bekerja mulai sekarang, Mike pun menawarkan diri untuk mengantarkannya.
di ruangan Kantor nya Novak duduk sambil menyanggahkan dagunya di kedua tangannya, dia berpikir Sarah Anderson adalah putri dari orang yang telah melenyapkan kedua orang tua Niken karena nama belakang Sarah, kenapa juga Niken berteman dengannya pikir Novak.
Novak pun menghubungi Ken, menyuruh Ken untuk menyelidiki Sarah Anderson.
Ken pun setelah mendapat perintah dari tuan nya dia mulai menyelidiki nama Sarah.
di sebuah gedung fashionnya Niken sedang mengadakan rapat dengan Pegawainya, dia menyuruh beberapa orang stap untuk menyiapkan pemasaran produk yang akan dia luncurkan minggu ini.
"Nona sedikit kendala! aku sarankan Anda untuk memeriksa gudang kain bersama saya hari ini, karena bahan yang akan kita gunakan untuk produksi nanti sepertinya ada masalah! " ujar salah seorang stap yang berkaitan dengan pemakaian bahan yang akan di gunakan untuk model baju yang akan di produksi.
"baiklah, nanti saya akan kontrol kesana! " jawab Niken.
"yang lain bagai mana?" tanya Niken kepada stap lainnya.
"untuk pemasaran produk sebaiknya jangan di lakukan untuk negara lain dulu" ujar Niken meminta kepada stap pemasaran untuk tidak memasarkan produknya ke luar negri dulu untuk sementara.
"baik nona! " ujar stap tersebut.
"baiklah, kalo tidak ada hal lain yang harus di bahas lagi, kita akhiri meeting hari ini, terimakasih atas kerja sama kalian! " ujar Niken yang menutup rapat tersebut.
"baik nona, terimakasih kembali. " ujar semuanya serentak, Niken meninggalkan ruangan rapat di ikuti dengan Rissa.
"kamu keruangan ku! " ujar Niken sambil berdiri meminta stap yang bekerja di bidang bahan tadi.
__ADS_1
"baik nona. " jawab stap tersebut sambil ikut berdiri mengikutinya.
semua orang sibuk kembali ke pekerjaan mereka masing-masing. Niken yang sudah berada di ruangannya bersama Rissa dan stap tadi. Niken meminta data yang bermasalah di gudang kain kepada stap nya.
setelah stap tadi memberikan datanya, Niken memeriksa masalah tersebut dengan seksama.
"pak, ini masalah sebenarnya harus sudah di tangani minggu lalu, kenapa baru lapor sekarang? " tanya Niken.
"saya sudah mencoba menanyakan hal tersebut kepada pegawai gudang nona? " dia bilang akan sampai minggu ini! " tapi setelah di tunggu minggu ini barang tersebut belum di kirim juga! " ujar stap tersebut.
"baiklah, ayo kita pergi kesana sekarang!" jawab Niken.
"baik nona! " jawab stap tersebut sambil mengikuti langkah Niken dan Rissa yang keluar dari ruangannya.
"RIS, bagai mana mungkin kita bisa produksi kalo bahannya belum datang juga? " ujar Niken kepada Rissa.
"pak, apa persediaan bahan yang minggu lalu masih ada? " tanya Niken kepada stap tersebut.
"tapi nona, bahan yang minggu lalau tidak ada yang cocok untuk model yang sekarang! " jawab stap tersebut.
"baiklah kalo begitu, hentikan sementara untuk produksi minggu ini! " perintah Niken kepada Rissa.
"baik nona. " Rissa dengan sigap dia menghubungi stap bagian produksi, untuk segera menghentikan produksi sementara.
Niken menunggu Rissa di loby gedung tersebut bersama stap tadi. sementara sebuah mobil sedan warna hitam berhenti tepat di hadapannya, Niken menatap orang yang beradab di dalam mobil tersebut.
__ADS_1
"Novak! sedang apa dia sepagi ini di kantor ku! " gumam Niken heran.
tidak lama Novak berjalan keluar dari kendaraannya, menghampiri Niken.
"Nike! ada masalah apa? aku sengaja datang ke kantor mu, kamu mau pergi ke mana?" ujar Novak heran, yang melihat Niken sigap membawa tas nya seperti mau pergi keluar.
"tuan, ada apa? " tanya Niken membuat Novak kesal lagi-lagi Niken memanggilnya tuan.
"seharusnya aku yang bertanya padamu, kamu mau pergi kemana? dan kamu tidak menjawab pertanyaan ku! " jelas-jelas ini masih kantorku juga. " jawab Novak dengan nada kesal.
"anu tuan, ada masalah di bagian gudang kain, sekarang saya mau mengontrol nya kesana, dan sekalian saya mau mendatangi pabrik kain tersebut yang bekerja sama dengan gudang kita" jawab Niken.
"gudang! masalah! sebenarnya ada apa denganMu Nike? jangan pernah membahayakan dirimu dengan datang ke pabrik itu! " apa tidak ada stap yang bisa di andalkan di sini! " jawab Novak yang kesal kepada stap di hadapannya yang sejak tadi berdiri di belakang Niken.
"tapi tuan! "
"jangan panggil aku tuan! " bentak Novak kesal yang mendengar Niken memanggil nya tuan yang kesekian kalinya.
Niken terdiam menatap sorot mata Novak yang kesal, "maaf".
" nona, mobilnya sudah siap! " suara Rissa menghentikan percakapan mereka.
"baiklah jika kamu bersikeras ingin pergi ke sana, aku akan ikut bersama-Mu! " ujar Novak yang mengalah sekarang, tadinya dia kesana ingin menghabiskan makan siang bersama Niken.
"silahkan nona, tuan! " ujar Rissa yang membukakan pintu kendaraannya untuk keduanya.
__ADS_1
Niken duduk di kursi belakang bersama Novak, sedangan stap tadi duduk di depan samping Rissa. merekapun berangkat bersama ke gudang tersebut.
bersambung..