Cinta

Cinta
harus kembali ke rumah sakit!


__ADS_3

"Tuan saya mohon, izinkan saya untuk menunggu atau merawat Romi karena dia tidak mempunyai siapa pun disini kecuali diriku! " pinta Felicya dengan memohon kepada Ken dan Rissa.


Ken pun menatap Rissa, untuk mendengar pendapat dari Rissa agar mengizinkan gadis tersebut untuk menemani Romi.


"baiklah kalo begitu, jika ada apa-apa segera hubungi saya! " jawab Rissa sambil memberikan kartu nama kepada Felicya.


"Terimakasih banyak Nona, Tuan. " ujar Felicya sambil sekali lagi merunduk kan badannya di hadapan keduanya.


"selamat malam, saya pamit Tuan, Nona. " ujarnya lagi sambil beranjak pergi meninggalkan ruangan tersebut.


di luar pintu sudah berdiri Sarah Anderson menunggu giliran untuk pertanyaan dari Ken, dan Rissa.


"masuklah," ucap koordinator yang berdiri di samping Sarah.


"selamat malam, kalian semuanya! " ujar Sarah kepada Ken dan Rissa.


"malam Nona silahkan duduk! " ujar Ken, sambil menatap Sarah. yang dengan tidak ada sopan nya memanggil mereka berdua dengan sebutan kalian. tidak seperti pegawai lain yang sopan santun di hadapan Rissa karena semua pegawai di sana tau bahwa Rissa merupakan orang kepercayaan pemilik butik tersebut. begitu juga dengan Ken, siapa yang tidak mengenal Ken?. Ken adalah salah satu orang kepercayaan dari perusahaan Shinoda Grup, mereka berdua orang-orang yang begitu setia dengan Tuan mereka.


"apa pekerjaan mu Nona? " tanya Ken! sambil memasang wajah yang tidak bersahabat, karena Ken tau betul Sarah ini gadis seperti apa?.


dia pernah di suruh tuannya untuk menyelidiki tentang gadis di hadapannya!


"saya bekerja di bagian penata lemari untuk butik ini. " jawab Sarah.


"ok, apa yang anda lakukan di gudang Nona? " tanya Rissa bergantian, karena dia tau seorang penata lemari tidak seharusnya berada di dalam Gudang, karena dia yang bertugas menata lemari di bagian depan.


"waktu itu saya sedang menerima telepon dari seseorang yang sangat penting, karena ada suatu masalah di perusahaan saya di negara A. " ujar Sarah, sambil meremas jari-jari tangannya bergantian.


Ken yang melihat gelagat Sarah seperti sedang gugup, tapi berusaha menahan kegugupan nya tersebut dengan meremas jari-jari tangannya tersebut.


"di mana kamu berada di saat kejadian nona? " tanya Ken tegas sambil menatap wajah Sarah dengan tatapan membunuh nya.


Sarah menjawab dengan tidak bisa menyembunyikan kegugupan nya, suaranya sedikit bergetar di dengar oleh Ken. Rissa hanya menatap Ken dengan berbagai pertanyaan di benak nya.

__ADS_1


"a~ku, berada di sisi pojok sebelah kanan! " jawabnya, sedikit ragu. posisi tersebut berbeda dengan keterangan dari Felicya tadi.


"di pojok kanan! " tanya Rissa memastikan jawaban dari Sarah.


"i~yah, saya di sisi kanan! " jawab Sarah lagi memastikan kebohongan nya kepada dua orang di hadapannya.


Rissa jelas-jelas melihat rekaman sisi TV yang tidak melihat Sarah berada di sisi tersebut.


"lalu apa yang kamu lakukan setelah melihat kejadian tersebut? " tanya Rissa.


"s~ayaa se~gera berlari untuk melihat kejadian tersebut! " jawabnya masih dengan kata-kata meyakinkan.


"gadis ini jelas-jelas dia berkata bohong! " dia pikir dia berbicara dengan Nona yang begitu polos untuk dia bohongi! " gumam Ken, yang melihat gelagat dari Sarah yang berbicara kebohongan atas penjelasan dari jawabannya.


"sekarang anda boleh pergi! " ujar Ken.


dengan tidak banyak basa-basi Sarah pun berpamitan dengan langkah terburu-buru meninggalkan keduanya di ruangan tersebut.


"aku tau apa yang aku lakukan! " jawab Ken.


"perlihatkan kembali CCTV-nya kepadaku! " tanya Ken.


"yang mana! " tanya Rissa.


" semuanya! termasuk CCTV yang ruksak! " jawab Ken.


"ini, semua rekaman CCTV-nya ada di sini! " jawab Rissa sambil memberikan 5 rekaman CCTV- kepada Ken.


"suruh orang untuk mengawasi gadis itu! " ujar Ken yang menyuruh Rissa untuk mengawasi Sarah Anderson.


"Ken, sebenarnya apa yang terjadi? bukan nya dia adalah satu-satunya teman Nona dari negara A? " tanya Rissa merasa heran. karena setahu dia, Sarah Anderson adalah satu-satunya temen Nona nya dari negara A.


" Riss! , sudah berapa lama kamu bekerja untuk Tuan! " kamu masih belum memahami tugas-tugas penting seperti ini! " jawab Ken dia bukan nya menjawab pertanyaan dari Rissa, malah dia balik menyalahkan Rissa yang tidak mengetahui sebenar Nya siapa itu Sarah Anderson.

__ADS_1


"tunggu dulu, jika dia bukanlah teman Nona! " kenapa Nona mempekerjakan gadis itu di sini? " tanya Rissa.


"itu karena Nona mu orang yang sangat baik hati! " jawab Ken.


Rissa masih belum mengerti maksud dari perkataan Ken.


tapi dia harus benar-benar mengawasi Sarah, worning yang di berikan Ken kepadanya sudah cukup untuk dia berhati-hati.


" lain kali! selidiki siapa saja yang dekat dengan Nona mu! " ujar Ken sambil mengambil beberapa rekaman CCTV- yang berada di atas meja di hadapan Rissa, dia pun pergi meninggal Rissa yang masih bengong memikirkan perkataan dari Nya.


"dia ini, benar-benar masih tidak mengerti dengan tugasnya! " gerutu Ken sambil berjalan keluar dari butik tersebut menuju parkiran.


"apa sekarang Tuan masih bersama Nona Niken! dari tadi belum menghubungi ku. " gumam Ken yang membayangkan Tuan nya yang bersama Niken. jiwa jomblonya bergejolak.


"seharusnya aku mencari calon pendamping juga seperti Tuan! " tapi mau bagai mana lagi. " jangan kan mencari pendamping, bisa istirahat saja sudah beruntung buat ku! huuuhh! " Ken mengeluh dalam hati-Nya, dia yang merasa iri dengan Tuan nya yang sudah mempunyai calon pendamping. sedangan dia sendiri harus fokus terus dengan pekerjaannya yang sangat melelahkan.


sedangkan yang di pikirkan Ken sedang asyik menghabiskan waktu berdua'an di sebuah kapal pesiar yang dia sewanya di Dermaga. Niken tidak henti-hentinya dia mengagumi pemandangan malam hari dari atas kapal tersebut. bintang malam yang berkelipan menyinari gelapnya ruang angkasa.


"sungguh pemandangan yang luar biasa? " sinar bintang-bintang itu terlihat jelas dari sini! " mengagumkan, " ujar Niken sambil memegang mikroskop dari atas kapal tersebut yang sudah tersedia di sana.


"apa kamu menyukai tempat ini? " tanya Novak yang sedang berbaring di atas kursi panjang di belakang manatap Niken.


Niken menengok ke arah Novak sambil tersenyum senang, pria yang dia pilih ini ternyata begitu sangat profesional tentang tempat-tempat romantis pikirnya.


"sangat mengagumkan! " jawab Niken.


"aku saja baru tau, ada tempat sebagus ini, untung saja Ken sangat paham tempat-tempat seperi ini! " anak ini memang bisa di andalkan! " gumam Novak yang memuji kerja kerasnya Ken yang sudah menyiapkan semua nya itu.


sebenarnya dia bukan mengagumi tempat tersebut, tetapi karena dia senang tidak akan ada orang lain yang menganggu waktunya bersama Niken di sana. tempat itu tidak bisa di masuki oleh sembarangan orang.


"baguslah kalo kamu menyukai nya. " ujar Novak sambil berdiri menghampiri Niken yang masih asyik dengan mikroskop nya.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2