
Rissa yang menyadari sesuatu dia dengan spontan mendorong badan Mike.
"Riss, Rissa! " kamu di mana? " suara Niken membuyarkan keduanya.
"rupanya kamu di situ? " aku cariin kamu dari tadi! " ujar Niken sambil menatap gelagat keduanya yang gugup.
Mike langsung menghampiri Niken, sedangkan Rissa buru-buru ke mobil bermaksud ingin menyalakan kendaraan nya itu untuk mengantar nona nya ke kantor seperti biasa.
"ada apa dengan sikap kalian? " dalam hati Niken.
"Mike! " kapan kamu kembali? " tanya Niken.
"kakak ipar, gimana kabar mu? " jawab Mike yang malah balik bertanya tentang kabar Niken.
Niken mengerinyitkan kedua alisnya heran, sebelum nya sikap Mike begitu berbeda kepada dirinya.
"maafkan aku Nike, aku telah salah paham padamu selama ini! " ujar Mike yang menyadari keheranan Niken melihat sikap nya.
"salah paham tentang apa? " tanya Niken.
"soal Sarah! gadis itu ternyata yang memanipulasi tentang vidio tempo hari. " jelas Mike.
"aah soal itu, sudahlah aku sudah tidak memperdulikan masalah tersebut. " jawab Niken sambil memberikan tasnya kepada Rissa yang waktu itu menghampiri mereka berdua setelah menyalakan mesin kendaraannya.
"aku sudah mengikuti dia selama ini! " dan aku tau siapa yang mencelakakan Romi, dan aku sudah memberikan bukti tersebut kepada Rissa, ooh Iyah ini milik mu! " ujar Mike sambil memberikan sebuah koper kepada Niken.
Niken terkejut, koper yang di berikan Mike adalah koper uang yang tempo hari Rissa berikan kepada pria misterius ujar Rissa tempo hari.
"ini! " ujar nya.
"iyah, ini milik mu, ceritanya panjang. " jawab Mike.
"jadi pria misterius yang memberikan bukti itu adalah kamu Mike? " tanya Niken.
"heheh, itu sebenarnya tidak di rencana, aku hanya berusaha membalikan keadaan! " jawab Mike.
"bagai mana bisa! " seru Niken.
lagi sedang asyik berbicara dengan Mike, Niken mendengar langkah seseorang dari belakangnya.
"prok prok prok! "
suara tepuk tangan dari orang di belakang Niken pun membuat Mike dan Niken menatap ke arah suara tepuk tangan tersebut, Rissa yang langsung menundukkan badan nya memberi hormat kepada orang yang baru saja datang.
__ADS_1
"hebat kamu Mike! sungguh adik ku sudah berubah, menjadi pria yang lebih dewasa sekarang! " ujar pria yang baru saja datang, yang merupakan Novak Shinoda yang baru saja menyusul adiknya ke tempat itu.
"kak! " kenapa kamu di sini? " bukan kah kamu akan menunggu ku di kantor? " tanya Mike.
"tadi nya begitu, tapi aku takut kamu membuat kakak ipar mu jatuh hati padamu! " candaan Novak membuat Niken menyubit pinggang nya.
"aawww sakit. " ujar nya.
Mike dan Rissa tertawa seketika melihat sikap keduanya.
"masa sama adik mu sendiri cemburu! " ujar Mike.
"aku tidak mungkin menyukai kakak ipar ku, karena sekarang aku sudah mempunyai seseorang yang sangat berarti! " tambah Mike membuat wajah Rissa langsung memerah.
"woooowww! " sekarang dia benar-benar sudah dewasa rupanya. " bagus sekali, siapa dia! " tanya Novak.
"Iyah Mike, siapakah gadis beruntung itu? " tanya Niken yang tidak ingin ketinggalan menanyakan hal tersebut.
"ini masih rahasiah, nanti juga kalian akan tau! " jawab Mike.
Novak beralih menatap Niken dengan penuh arti, nike, apa setelah kamu tau bahwa pewaris yang sebenarnya dari keluarga Shinoda bukan lah aku! apa kamu akan merasa kecewa dengan ku? " Novak bertanya sendiri dalam hati sambil membayangkan hal terburuk yang akan terjadi setelah Niken mengetahui bahwa dirinya bukan lah pewaris dari keluarga Shinoda melain kan Mike satu-satu nya penerus dalam keluarga Shinoda yang sesungguhnya.
"hey! " ada apa? " tanya Niken yang melihat tatapan dari tunangan nya itu.
" ada hal penting yang mau aku bicarakan dengan kalian berdua! " tapi sebelum nya aku akan bicara dengan Mike terlebih dulu! " perkataan Novak membuat semua orang bertanya-tanya kecuali Ken, yang sudah tau apa yang akan di bicarakan tuan nya.
Rissa yang merasa penasaran pun ikut bertanya-tanya dalam hatinya.
"yooosss mari kita kembali ke kantor Mike, dan kamu Nike, pergilah dulu ke kantor cabang nanti setelah meeting beres datanglah ke kantor pusat, kita bicarakan sesuatu nanti. " ujar Novak menatap satu wajah Niken, yang membuat Niken begitu tidak tenang.
"baiklah, aku akan pergi ke sana setelah meeting ku selesai! " jawab Niken sambil meraih tangan Novak setelah semua orang memasuki kendaraan nya.
"tunggu, apa ada masalah? " tanya Niken.
Novak berbalik menatap wajah Niken! , tangan satunya memegang wajah samping Niken.
"tidak ada apa-apa, aku hanya ingin memastikan semuanya berjalan dengan semestinya! " jawab Novak membuat Niken curiga bahwa Novak akan mempertanyakan perasaan dirinya kepada Mike.
"apa dia akan memberikan ku kepada adiknya! " pikir Niken.
Novak lalu melepaskan tangan Niken lembut, melangkah menjauhi Niken.
"aku mencintai-Mu! " seru Niken membuat langkah kaki Novak berhenti sesaat.
__ADS_1
"kita lihat saja nanti, apa setelah kamu tau siapa diriku! kamu akan tetap mencintaiku? " gumam nya.
dia terus melangkah kan kaki nya tanpa menoleh sedikit pun kehadapan Niken. membuat Niken benar-benar khawatir, menatap punggung tunangan nya tersebut tanpa henti sampai menghilang di balik pintu kendaraan yang di bukakan oleh Ken.
"kenapa sepertinya akan ada banyak masalah setelah ini? " masalah Sarah sudah teratasi, sekarang masalah apa lagi yang akan menunggu kita di depan Riss! " ungkap Niken kepada Rissa yang masih setia berdiri di samping nona nya.
"semoga saja tidak ada apa-apa yang serius nona! " mungkin saja tuan Novak akan mengumumkan pernikahan nya dengan mu nona! " ungkap Rissa yang membuat hati Niken sedikit tenang.
"semoga saja begitu, tapi aku lihat dari tatapannya, sepertinya bukan sesuatu yang baik Riss, aku tau raut wajahnya tidak seperti biasanya! "
"aku rasa, tuan lagi banyak pekerjaan hari ini Nona, atau mungkin dia merasa cemburu dengan tuan Mike! " jawab Rissa membuat Niken geleng kepala.
"semoga saja cuman itu Riss, ya sudah lah ayo kita berangkat nanti kita bisa terlambat, aku akan pamit kepada Ayah, dan Ibu dulu, kamu tunggu saja di mobil." ujar Niken, dia pun berjalan kembali ke dalam, kedua orang tuanya ternyata memperhatikan mereka dari tadi di dalam rumah.
"Nike, putriku. ada hal yang penting yang Papa ingin bilang padamu! " ujar Simon.
"hal penting apa Pap!" soal apa? " tanya Niken penasaran.
"ini mengenai tunangan mu Tuan Novak. " jawab Merrissa, dia yang menjawab pertanyaan Niken membantu suaminya.
"kami melihat kalian berbicara di luar tadi, dan kami tau apa yang ingin tunangan mu sampai kan padamu! " ujar Simon.
"duduklah masih ada waktu bukan? " tanya Simon lagi, yang menyuruh Niken untuk mendengarkan kenyataan soal tunangan nya.
"baiklah, masih ada waktu 1 jam Pap. " jawab Niken sambil duduk di hadapan kedua orang tuanya.
"Begini putri ku, Novak sebenar nya bukan lah anak kandung Tuan Shinoda, tetapi dia adalah anak dari Ibu nya Mike dan pria lain. "
"maksud Papa, mereka saudara tiri? " potong Niken.
"Iyah Nike, mereka adalah saudara tiri berbeda Ayah, Ayah Novak dan ibu-Nya merupakan temen lama Papa, tapi kemudian Ayah Novak menjadi musuh bebuyutan Papa dan Ayah Mike belakangan! "
Niken terkejut mendengar semua penjelasan dari Simon. tapi dia masih mendengarkan semua yang di katakan Ayah angkat nya itu.
"ibu nya Novak bercerai dengannya di saat Novak dalam kandungan, karena suaminya begitu sering menyakiti hati dan fisik mendiang Ibu nya Novak, setelah itu dia menikahi Tuan Shinoda yang menjadi penolong kami sa'at itu. "
"dari situ lah kami menjadi musuh sampai detik ini! "
"tapi Tuan Shinoda tidak ingin memberikan Novak kepada ayah kandung nya, karena dia telah menganggap Novak putra pertamanya. "
"tolong Papa mu ini Nike, bantu Papa untuk menguatkan Anak itu, atas pesan terakhir dari Tuan Shinoda. ayah harus menjaga anak itu dari Ayah kandung nya. "
Bersambung...
__ADS_1