
setelah semua siap, Niken pun dan yang lainnya pun pergi ke bandara internasional di negara B.
sebuah pesawat pribadi yang di miliki oleh Shinoda Grup pun sudah siap menunggu mereka, Rissa tidak lupa menengteng barang bawaan nya Niken dan dirinya, dan menyerahkan nya kepada dua orang kru, dua orang tersebut pun mengambil barang-barang semua orang ke bagasi, mereka pun menaiki pesawat tersebut.
"Cek cek cek, aku tidak menyangka Nike, calon suami mu sekaya ini! " ucap Nori yang berdecak kagum setelah melihat pesawat tersebut.
"lihat lah ini Nike! woww aku baru pertama kali menaiki pesawat seperti ini. " hey Mike apa di sini ada minuman? " wine atau apa lah? "
"wine! " tidak ada Alkohol yah, kita di sini untuk menjaga kakak ipar bukan untuk bersenang-senang. "
Niken hanya tersenyum dengan Rissa sambil menggeleng geleng kan kepalanya tanda heran dengan sikap keduanya, yang kadang akur dan kadang suka dengan emosi menjawab pertanyaan satu sama lain, terutama Mike.
Mike menatap Rissa, sedangan Niken memperhatikan sikap Mike yang mencuri-curi pandang kepada Rissa.
"benar kata Novak, sikapnya begitu jelas dia memperhatikan Rissa semenjak di dalam kendaraan tadi! " cek cek cek..
seorang pilot berparas tampan menghampiri mereka, dan berkata.
"apa semuanya sudah siap? " semoga kalian nyaman dengan penerbangan ini! " ujarnya sambil menatap Niken dan merundukan badannya di hadapan Niken.
"iyah kami siap! " Nori yang menjawab.
"baiklah, selamat menikmati perjalanan yang akan kami tempuh selama 8 jam ini. " perkenalkan saya adalah Kim yang akan membawa perjalanan kalian ke negara A. "
ucapnya, terlihat dari wajah dan namanya dia bukan berasal dari negara B atau pun negara A.
"hey Kim, Apa kabar mu? " kamu tidak mengenal ku? " ujar Mike.
"tuan muda, saya sangat mengenal anda, kabar saya sangat baik, dan bagai mana kabar Tuan Muda sekarang? " jawab Kim yang ternyata mereka saling kenal..
Niken dan yang lain nya hanya memperhatikan mereka.
"tunggu! " sejak kapan kamu menjadi pilot di keluarga Shinoda? "
"baru satu bulan tuan, saya yang merasa terhormat dengan undangan tuan Novak untuk menjadi pilot pribadi di keluarga Shinoda. "
"aaahhh, kakak ku, pantas saja. " baguslah, kamu memang pilot yang handal aku tidak khawatir dengan penerbangan mu. "
"terimakasih tuan Muda, anda terlalu memuji saya! "
"heeemmm, aku bukan memuji mu, tapi memang kamulah yang hebat. "
ya sudah mari kita berangkat. " ujar Mike sambil menepuk pundak Kim. Kim pun merundukan badan nya dam memasuki ruang pilot.
tidak lama kemudian pun pesawat lepas landas meninggalkan bandara internasional di negara B tersebut, pesawat itu sudah mulai berada di atas awan dengan ketinggian 4000/5000 kaki di atas permukaan.
seorang pramugari cantik mondar mandir entah apa yang dia siapkan.
Rissa menatap pramugari cantik tersebut, bergantian dengan menatap Mike, karena dari tadi Mike yang selalu memperhatikan pramugari cantik itu seolah tidak berkedip.
Rissa yang merasa cemburu dengan sikap Mike pun memoncongkan bibirnya kesal.
tidak berapa lama, pramugari itu keluar bersama satu orang pramugari lain nya membawa box makanan dan minuman, yang satu mendorong nya dan yang satu menariknya.
"Nona silahkan anda mau minum apa? " tanya nya ramah kepada Niken, yang duduk berhadapan dengan Rissa.
"tolong berikan saya air mineral saja terimakasih. " jawab Niken sambil melirik raut wajah Rissa yang masam menatap Mike.
"Nona anda? " tanya seorang pramugari tadi bergantian bertanya kepada Rissa, Rissa tidak menjawab nya karena pikiran nya tidak fokus.
__ADS_1
"Riss, kamu mau minum apa? " Niken memegang lutut Rissa, sontak membuat Rissa terkejut.
"iiiyaahh! " jawab nya terbata.
" kamu mau minum apa? " tanya niken lagi.
"samain aja sama nona, air mineral." jawab nya sekarang matanya menatap tajam wanita cantik yang berdiri di samping nya.
"rasanya aku mengenal gadis ini? " tapi di mana dan siapa yah? " gumam Mike dalam hatinya sambil menatap wajah gadis cantik itu mencoba mengingat ingat pramugari cantik di hadapannya.
"nona, bisa berikan saya Wine? " tanya Nori sambil tersenyum kepada Mike, yang selalu memperhatikan pramugari cantik itu.
"hey, sudah ku bilang! jangan ada Alkohol! " seru Mike kesal, pikiran nya buyar karena Nori.
"baiklah aku hanya mengetes mu, apa kau mengenal gadis cantik itu? " tanya Nori.
"berikan aku kopi nona! " tambah Nori.
"sepertinya aku pernah melihat nya tapi di mana? " jawab Mike.
"nona, apa kamu mengenal pria tampan ini? " tanya Nori kepada dua orang pramugari yang sekarang berdiri di samping mereka.
pramugari tersebut bukan nya menjawab malah tersenyum manis di hadapan mereka.
"tunggu dulu, kamu! " ucap Mike terhenti.
"iyah tuan, saya keponakan nya Pak Moriss, dan orang tua saya dulunya pegawai di rumah Tuan Shinoda"
" aaahhh saya baru ingat! " kamu yang dulu suka menangis kalo aku mengambil mainan mu! "
"iyah betul tuan muda"! jawab gadis itu sambil tersipu malu.
"Rindiany Tuan! "
"iyah. Rindiany aku mengingat nya. " sudah lama sekali kita tidak pernah bertemu, bagus lah kamu tumbuh menjadi gadis yang mandiri,,! ujar Mike.
"semua ini berkat kakak tuan muda. "
"aah, pasti semuanya berkat kakak ku! "
"Kim, kamu, dan satu lagi Ken! " heemm kakak ku memang yang terbaik dalam merekrut orang. " baiklah, selamat bekerja. "
ujar Mike.
"silahkan tuan mau minum apa? "
"aah berikan aku air mineral saja, ! "
"baik tuan, silahkan"! ujar Rindiany sambil menyerahkan sebotol air mineral kepada Mike.
Niken tersenyum geli di hadapan Rissa karena kecemburuan Rissa melihat Mike memperhatikan gadis lain.
" kalian sampai kapan menyembunyikan hubungan kalian? " ujar Niken kepada Rissa.
Rissa yang di tanya seperti itu, langsung salah tingkah. merasa malu karena telah berpikiran macam-macam kepada Mike.
"nona. saya! "
"sudahlah, jangan sembunyi sembunyi lagi, saya sudah tau. " ujar Niken.
__ADS_1
"maafkan saya Nona! "
"kenapa kamu harus minta ma'af! " jatuh cinta bukan lah kesalahan. "
Rissa merundukan badannya di hadapan Niken, Nori yang melihat percakapan mereka sedikit menguping pembicaraan keduanya.
"ooowh jadi ini yang di maksud Mike tadi di rumah Niken! " dia ingin bertanya tentang Rissa sebenarnya, bukan tentang Ibu Merryssa! " cuih so ja'im segala! " dasar anak muda.
gumam Nori sambil melihat Rissa dan Mike..
"aaahhh! " tau begitu aku mengajak Nancy, gumam nya.
"siapa itu Nancy, rasanya aku mengenal nama itu? apa yang di maksud kamu Nancy sekertaris cadangan kakak ku? "
" heemm, aku jatuh cinta pada gadis itu, semenjak pertama kali melihat nya, dia terlalu manis! "
" hahahhaha! dasar mesum. " Mike tertawa lepas, melihat raut wajah Nori yang lucu membayangkan wajah Nancy.
mereka pun assik berbincang-bincang sebelum mereka terlelap karena mengantuk, pesawat masih beberapa jam lagi mengudara.
sedangkan dua orang pramugari tadi bergosip di dapur pesawat sambil menyiapkan makanan untuk makan malam tuan dan nona nya.
"Rindi, tuan Mike begitu baik, itu yang selalu kamu bicarakan kan? " kamu pernah bilang bahwa dia tuan muda yang menyebalkan bukan! "
"suuuuttt!! kamu bisa diam tidak nanti tuan muda mendengar nya, aku tidak enak! "
"heemm, memang betul dia bukan! "
" iyah, dulu dia sangat menyebalkan! " malah kakaknya yang selalu membela ku waktu itu! " aku sempet jatuh cinta pada tuan Novak,"
"apa kamu jatuh cinta pada kakak nya? "
"heemm, dulu, sekarang kamu tau gadis yang duduk di sebelah wanita yang menatapku tajam tadi? .
" heemm, "
"dia adalah calon istri tuan Novak! " cantik bukan? "
"aku rasa kamu lebih cantik, wanita itu terlalu sederhana! "
"suuutt!
" ups! "
mereka berdua pun bergosip tentang Niken dan yang lainnya.
makan malam pun sudah tersedia, tertata rapi di atas meja Bar di dalam pesawat tersebut.
Bersambung....
***Hai teman-teman terimakasih sudah sudi membaca karya ku, semoga kalian terhibur dengan cerita novel pertama ku, jika kalian menyukai novel ini, mohon like, koment, dan vote nya yah.
dukung terus sahabat pembaca ku, i lob you all.
terimakasih atas dukungan kalian selama ini di novel ini.
ikutin terus novel novel ku berikutnya yah.
salam hangat dari ku. ❤❤❤❤❤❤😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘***
__ADS_1