Cinta

Cinta
ulang tahun pernikahan dan tunangan putri kami


__ADS_3

"jika benar dia adalah Niken si culun itu! " aku benar-benar berada dalam masalah! " gumam Sarah dalam hatinya, dia masih membandingkan wajah Niken dan Amalia.


"pantas saja aku tidak asing dengan suaranya! tapi bagai mana bisa? " Sarah masih tidak percaya dia mereasa hidupnya dalam masalah besar, dia tau jika betul itu Niken si culun pasti nya dia akan membalas dendam akan kesalahan dia sendiri di masa lalu.


Nori menatap Sarah dari tempat dia duduk, Nori melihat raut wajah Sarah ketika mendengar nama Niken di sebut, Nori semakin yakin Sarah dan Niken mempunyai rahasia. "sebegitu kagetnya dia setelah mendengar nama Niken! " ujar Nori dalam hatinya.


Niken berjalan kembali ke Backstage, suara MC mengiringi Niken, " beri tepuk tangan untuk karya luar biasa beliau! " ujar nya sambil di iringi tepuk tangan yang begitu meriah.


Sarah menatap wajah dari Niken yang baru saja kembali ke backstage bersama para modelnya.


Nori menyambut Niken dengan tepuk tangan, "terimakasih" ucap Niken sambil memeluk Nori.


"kamu adalah sahabat ku yang terbaik! " ungkap Niken kepada Nori terlihat air mata haru di pipi Niken.


"terimakasih juga kepada kalian karena kerja sama kalian, " Niken pun membungkukan badannya kepada para kru dan para modelnya.


mereka pun saling membungkukan badan mereka saling memberi hormat kepada Niken, sekali lagi tepuk tangan dari para kru dan modelnya yang di apresiasi kan kepada Niken.


"terimakasih kembali nona! " ujar mereka bersamaan. Sarah menatap dari tempatnya memicingkan bibirnya dengan jahat.


"bagi mereka kamu adalah bidadari, tapi bagiku tetap saja kamu si cupu! " dia bergumam dalam hatinya. "bagai mana jika semua orang di sana melihat dirimu yang cupu, hihihi! " entah apa yang ada dalam pikiran Sarah, dia tertawa kecil.


Niken yang melihat hal tersebut langsung terdiam menatap Sarah, " nona, apa yang sedang anda pikirkan? " ujar Niken mengagetkan Sarah.

__ADS_1


"ti~idak, bukan apa-apa! " jawabnya.


"sekarang kalian bergabung lah dalam pesta, nikmati hidangan! " ayo kamu juga ikut! " ujar Niken kepada Nori " ok! " jawab Nori sambil mengedipkan sebelah matanya kepada Niken, dan tidak lupa juga untuk menyuruh Sarah bergabung dengan mereka, mereka pun berjalan ke aula pesta.


Niken memanggil asisten pribadinya Rissa untuk memasuki ruang ganti, Rissa pun mengikuti nonanya dari belakang. Sarah Anderson yang masih berdiri di tempatnya menatap Niken yang memberi perintah kepada Rissa.


"sebenarnya apa yang terjadi? " kenapa dia begitu berpengaruh dan suksess seperti ini? " apa dia menjual diri untuk! " pikiran jahat Sarah tentang Niken tidak beralasan.


di ruang ganti Niken meminta Rissa untuk mengambil sebuah gaun yang tergantung di lemari, "ambilkan aku gaun putih itu, dan tunggulah aku di aula! " ujar Niken.


"baik nona. " jawab Rissa sambil memberikan gaun tersebut, setelah itu dia pergi meninggalkan nonanya sendiri di ruangan tersebut.


Sarah yang melihat Rissa keluar, dia berjalan pelan menghampiri ruangan di mana Niken berada, " tok"tok"tok". dengan tidak sabaran Sarah mengetuk pintu ruangan tersebut.


Niken tanpa meliriknya dia beranggapan yang memasuki ruangan tersebut adalah Rissa.


"Niken Putri! " Niken yang mendengar nama aslinya di panggil dengan sepontan dia menjawabnya.


"Iyah! " jawabnya sambil melirik ke belakang. terlihat Sarah tersenyum dengan puas.


"kau! " ujar Niken.


"kenapa? kamu masih belum melupakan namamu bukan! " ujar Sarah yang berbalik bertanya kepada Niken.

__ADS_1


Niken terdiam sambil menatap Sarah, teringat kembali semua kejadian di masa lalu.


"kenapa nik! kamu kaget aku mengenali mu? " tanya Sarah kembali.


"aku tau kamu sudah berubah sekarang! tapi di mataku kamu masih tetap, gadis cupu yang sama! " ujar Sarah menghina Niken.


"aku tau! di mata mu aku masih gadis yang sama! " gadis yang bisa kamu tindas seenaknya! " tapi ingat lah, posisi kita berbeda sekarang. " Sarah Anderson, kamu bukan apa-apa sekarang! jadi bersiaplah! " ujar Niken dengan puas, sambil membetulkan kancing bajunya yang terakhir. wajah Sarah memerah karena menahan amarah.


Niken berjalan dan mengentikan langkahnya tepat di samping Sarah.


"ini acara yang spesial untuk ku, jadi jangan berbuat bodoh, bergabunglah di pesta jika kamu ingin! "


bersainglah dengan ku, tentunya dengan kemampuanmu Sarah Anderson! " bisik Niken kembali, sambil pergi meninggalkan Sarah yang di liputi emosi.


Niken berjalan keluar menuju aula, kedua orang tuanya menatap Niken sorot lamu mengiringi langkah Niken, semua mata tertuju kepadanya, Novak yang melihat penampilan Niken yang begitu anggun berdecak kagum.


"di hari yang special ini, kami selaku orang tua Niken Amalia Cross ingin mengumumkan kabar yang menggembirakan juga untuk kami! " ujar Simon yang memegang mix di atas podium.


"di hari ulang tahun pernikahan kami, kami juga akan mengumumkan pertunangan putri kami Niken Amalia Cross dan tuan Novak Shinoda. "


semua tamu langsung menatap Niken dan Novak, yang sekarang sudah berdiri berdampingan seiringan dengan lampu yang menyala terang, semua orang memberi selamat dengan bertepuk tangan.


bersambung..

__ADS_1


__ADS_2