
"apa adik ku masih tertidur di jam segini? " tanya Novak kepada Pak Moriss.
"kebiasa'an nya belum berubah!. gerutu Novak.
" tuan, pagi-pagi sekali tuan muda Mike sudah berangkat. " jawab Pak Moriss.
Novak yang lagi membenarkan kancing baju di lengan nya langsung terdiam sesa'at.
"benarkah? " kemana dia pergi? " imbuhnya.
"katanya ada sesuatu yang ingin dia selesaikan Tuan Muda. " jawab Pak Moriss yang membuat Novak dan Ken saling tatap.
"saya rasa Tuan Muda Mike ingin menyelesaikan kesalahan pahaman dengan Nona Niken Tuan, " pasalnya dia telah salah menilai Nona selama ini. " ujar Pak Moriss sambil menuangkan jus di gelas nya Novak.
"pagi-pagi sekali, dia akan menganggu Niken di jam segini. " kenapa tidak bilang padaku, aku bisa mengantarnya! " jawab Novak yang tidak senang adiknya pergi ke tempat tunangan nya tanpa bilang dulu kepada dirinya.
"mulai hari ini jangan biarkan dia pergi sendiri Pak! " perintah Novak kepada Pak Moriss.
"tidak Tuan! saya sudah menyuruh orang kita untuk menjaga Tuan Muda Mike. " dari semenjak dia kembali ke sini, seseorang sudah menjadi teman nya Tuan Mike. " secara tidak langsung dia lah yang memilih orang tersebut! " jelas Pak Moriss yang membuat Novak mengagumi cara kerja orang terpercaya di rumah nya itu.
"heeemmm, baiklah Pak, kamu memang yang terbaik. dan kau juga Ken, belajar lah dari Pak Moriss." imbuh Novak yang secara terang-terangan dia memuji kinerjanya Pak Moriss.
"terimakasih Tuan. " jawab Pak Moriss.
"baik Tuan. " di susul dengan Ken yang mendengar kan nasehat Tuan nya tersebut.
di rumah kediaman Simon Cross, Mike sudah berdiri di depan pintu menunggu penghuninya membuka kan pintu untuk nya.
Rissa yang sedang membikin kopi di teras rumah sambil menunggu Nona nya bersiap siap dia melihat dari belakang Mike berdiri.
"pria bertopeng? ' gumamnya, dia tidak menyadari bahwa itu adalah Mike Shinoda.
dengan langkah yang ragu, Rissa menghampiri Mike.
__ADS_1
" kamu! " ujar Rissa. setelah mencium aroma tubuh yang sama sewaktu berdansa di gudang kosong malam itu, Rissa mengingat dengan jelas aroma tersebut di miliki orang yang berdiri di hadapannya sekarang.
dengan pelan Mike membalikan badan nya ke hadapan Rissa.
betapa terkejutnya Rissa setelah melihat siapa pria di hadapannya.
"Tuan muda! " ujar Rissa dengan ekspresi yang tidak bisa di bayangkan.
Mike menatap wajah Rissa dengan seksama, terlihat tubuh Rissa yang sedikit gemetar menahan kekesalan.
Mike pun menarik tangan Rissa menjauh dari pintu rumah Niken, menuju sebuah bangunan yang di khususkan untuk para pegawai di kediaman Simon Cross itu, yang posisinya di samping rumah utama.
Rissa terdiam menahan marah, dia ingin sekali berteriak memaki pria di hadapannya, tetapi dia sadar yang di hadapinya sekarang adalah adik dari Tuan nya Novak Shinoda.
"aku akan menjelaskan nya padamu! " ujar Mike.
Rissa menepis genggaman tangan Mike dengan mata berkaca menahan amarah, terbayang olehnya di kala dirinya berdansa dengan pria bertopeng itu begitu mesra waktu itu sehingga dia benar-benar jatuh hati pada pria bertopeng tersebut, yang ternyata pria itu adalah Mike Shinoda.
"aku tidak boleh jatuh hati padanya! " gumma hati Rissa getir.
"tidak! dengarkan dulu penjelasan ku, aku memang membohongi mu karena telah memakai topeng itu, itu semua aku lakukan karena pria yang ingin menemui mu waktu itu! " dan ada seseorang yang mengikuti ku waktu itu. " ujar Mike.
"maksud perkataan mu aku tidak mengerti Tuan! "
jawab Rissa.
"Riss, perasaan ku tidak bohong, apa yang kamu rasakan sama dengan yang aku rasakan, aku sadar setelah kita berdansa waktu itu, ada perasaan yang aneh di dalam hati ku. percayalah! " penjelasan dari perkataan Mike membuat Rissa tambah ketakutan, pasalnya Novak Shinoda tidak mungkin membiarkan adiknya jatuh cinta dengan wanita seperti dirinya.
"jangan katakan lagi! " ini semua kebohongan! " jawab Rissa..
"Rissa, kamu tau seseorang ingin menjebak mu waktu itu, aku mengetahui semuanya! " pria yang menghubungi mu waktu itu suruhan Sarah Anderson dia bernama Fathur, sekarang aku sudah menahan nya di suatu tempat! " ujar Mike, membuat mata Rissa berbinar.
"apa! jadi bukan dirimu yang menghubungi ku waktu itu? " tanyanya heran.
__ADS_1
"iyah, selama ini aku sudah mengawasi Sarah Anderson. " dan ternyata dia lah yang menyebabkan kecelakaan Romi waktu itu. " aku menyuruh seseorang untuk mengamati Sarah, karena aku takut Niken menyakiti nya lagi, seperti yang dia bilang padaku tempo hari, yang menyebabkan aku salah paham dengan Niken.
tapi ternyata, setelah aku menyuruh seseorang mengawasi dia, dia lah yang berbuat jahat kepada Niken. " ujar Mike penuh penyesalan karena telah percaya kepada Sarah Anderson.
"tapi bagai mana rekaman tersebut bisa ada di Anda tuan? " tanya Rissa heran karena Jony telah menghapus rekaman tersebut.
"orang ku lah yang menyimpan rekaman tersebut sebelum di hapus oleh Jony si pembunuh itu! "
"lalu bagai mana dengan pria yang bernama Fathur itu bisa menghubungi ku? " tanya Rissa kembali penasaran, dia melupakan rasa kesalnya karena yang di lakukan Mike sewaktu berdansa dengannya waktu itu.
"dia ingin menjebak Niken melalui dirimu! " dia ingin melakukan hal yang tidak baik, supaya kakak ku percaya bahwa Niken menghianati nya! " dan Sarah Anderson bisa masuk dalam hidup kakak ku. " sungguh wanita itu benar-benar licik! " tadinya aku jatuh hati kepadanya! " untung saja aku mengetahui semua nya dari awal. " gerutu Mike yang kesal karena telah di bohongi Sarah dengan mentah-mentah.
"syukurlah, semuanya sudah jelas dan bukti itu sudah di tangan kepolisian, dia tidak bisa mengelak kejahatan nya lagi! " jadi nona bisa tenang! " jawab Rissa.
dia pun ingin pergi meninggalkan Mike di sana dengan membalikkan badan nya membelakangi Mike, dia sudah melupakan kejadian tempo hari.
"Riss, ku mohon, masih ada yang ingin aku jelaskan padamu! " Mike seketika menarik tangan Rissa menghentikan langkah Rissa untuk pergi dari hadapannya.
Rissa tercengang, raut wajahnya menegang karena deru napas Mike yang begitu dekat dengan telinga nya.
"perasaan ku padamu tidak palsu! " itu nyata! " bisik Mike di telinga Rissa, jantung Rissa benar-benar berdegup dengan kencang, aroma tubuh Mike dan hembusan napas dari Mike terasa sangat menggoda.
"cukup! jangan katakan apapun! " ucap Rissa dengan mata terpejam menahan rasa di dalam dadanya yang meronta tidak karuan.
"percayalah, aku sudah jantuh cinta padamu! " tidak perduli orang berkata apa, tapi kamu adalah gadis ku! " ujar Mike membuat hati Rissa benar-benar luluh, jiwanya terbang bebas mendengar perkataan yang terlontar dari mulut Mike Shinoda.
"bagaimana dengan kakakmu, Tuan Shinoda tidak mungkin mengizinkan mu jatuh cinta pada gadis seperti diriku! " jawab Rissa dengan penuh ketakutan dia menginginkan jawaban dari Mike yang akan meyakinkan diri-Nya bahwa semua itu tidak akan ada masalah.
"kamu tidak usah memikirkan hal itu, aku yakin kakak ku akan mendukung ku asal kan aku bahagia! " jawab Mike.
Mike membalikan badan Rissa dengan spontan wajah Rissa berhadapan dengan wajahnya, membuat napas keduanya beradu, Mike yang memang sudah melakukan kiss sewaktu berdansa di gudang waktu itu membuat dirinya ingin merasakan kembali bibir lembut milik Rissa.
Rissa memejamkan matanya, mengerti apa yang di inginkan Mike.
__ADS_1
bibir keduanya saling beradu, Rissa seketika itu juga melupakan pria yang selama ini dia kagumi yaitu Kendo.
bersambung...