
di tempat lain Novak Shinoda masih siap-siap di dalam kamarnya untuk acara tunangannya dengan Niken, Tiba-tiba seseorang mendobrak pintunya dengan kencang nya.
blaaakkk!!!"" suara pintu terbuka dengan paksa.
"Mike! kau! " ujar Novak yang kaget melihat adiknya yang menendang pintu kamarnya.
"apa maksud semua ini kak! " kalian telah tega membodohi ku, terutama kamu kak, kamu memintaku berangkat kuliah ke negara lain, ternyata kakak ingin tunangan dengan gadis yang aku cintai kak! " Mike bukannya menjawab pertanyaan kakaknya dia malah mencecar pertanyaan kepada Novak.
"apa maksud kamu mike? " apa kamu benar-benar mencintai gadis itu? " tanya Novak, yang benar-benar dia tidak tau perasaan adiknya kepada Niken, terakhir kali di amengetahui hubungan adiknya dengan Niken memang tidak ada apa-apa.
"jika benar-benar kamu mencintai nya aku akan membatalkan pertunangan ini. " ujar Novak kali ini bertanya.
Mike yang kaget mendengar perkataan kakaknya dia bengong, "tidak, dia tidak akan benar-benar membatalkannya kan? "
"bagai mana kakak bisa berkata seperti itu kak"? setelah semua ini di persiapkan? " apa kakak tidak memikirkan perasaan Niken? "
tunggu dulu! semua ini kakak lakukan bukan karena membenci Amalia kan! " pertanyaan Mike membuat Novak Shinoda kaget.
"kamu tidak mengetahui apapun! jadi jangan menyimpulkan sesuatu yang tidak jelas! " jawab nya.
"kak, aku tau semuanya! jadi kakak jangan melakukan hal bodoh yang akan menyakiti Niken, Niken tidak ada hubungannya dengan yang Amalia lakukan kepada kakak! " ujar Mike kembali mengingatkan kakaknya.
"diamlah! kamu tau apa! " bentak Novak kepada adiknya sambil pergi meninggalkan Mike.
__ADS_1
"ingatlah kak, jika kakak menyakiti Niken! aku tidak akan tinggal diam! " teriak Mike mengancam kakaknya Novak.
perseteruan kakak beradik itu terdengar oleh pak Moris kepala asisten rumah tangga di rumah tersebut, Pak Moris lalu mendekati Mike yang masih berada di kamar Novak Shinoda.
"tuan muda, ikutlah dengan saya! " ucap Pak Moris sambil melangkah mendekati sebuah pintu yang berada di dalam kamar Novak Shinoda, ruangan tersebut adalah ruangan yang di mana tidak ada satu orang pun yang boleh memasuki ruangan tersebut kecuali Pak Moris.
Mike menatap Pak Moris dari belakang sambil mengikuti langkahnya, "masuklah! " ujar Pak Moris. Mike pun masuk mengikuti perkataan nya.
Mike betapa terkejutnya melihat semua foto yang berada di ruangan tersebut, "ini! " ujarnya sambil melihat semua benda yang berada di ruangan tersebut.
"tuan Novak begitu sangat kehilangan nona Amalia! " sebenarnya dia tau yang membuat Amalia meninggalkan dirinya itu bukanlah keinginan nona sendiri! " melainkan orang-orang tersebut! Ujar Pak Moris sambil menunjukkan sebuah poto yang tergantung di dinding dengan beberapa pisau belati di atas permukaan wajah pemilik foto tersebut.
pisau belati tersebut sengaja di lemparkan oleh Novak ke wajah pemilik foto tersebut.
"Iyah, dia adalah orang yang sama yang melenyapkan kedua orang tua kalian! " jawab Pak Moris.
"tunggu, itu artinya kakak ingin melindungi Niken? " ujar Mike bertanya kepada Pak Moris, secara tidak langsung.
"betul, kakak mu ingin melindungi Nona Niken dari orang-orang yang telah menyakiti keluarga ini! " jawab Pak Moris. dia tidak ingin Mike salah paham dengan kakaknya.
"itu artinya kakak ku tidak mencintai Niken! gumam Mike dalam hatinya. dia tersenyum penuh arti.
" Pak, sebenarnya apa yang terjadi dalam keluarga ini? " kenapa kakak tidak langsung menangkap orang ini? jika kakak sudah mengetahui kejahatan orang tersebut? " tanya Mike yang semakin tidak paham dengan sikap kakaknya.
__ADS_1
"nanti kamu akan mengetahui yang sebenarnya sendiri? " jawab Pak Moris sambil menepuk pundak Mike, dan mengajaknya keluar dari tempat tersebut.
"baiklah aku akan pergi ke tempat tunangan kakak! " ujar Mike berpamitan kepada Pak Moris. walau dalam hatinya di penuhi rasa penasaran. tapi dia memilih diam, dan akan menyelidikinya sendiri.
Novak yang berada di dalam kendaraannya bersama Ken menuju sebuah Gedung yang di mana Niken dan kedua orang tuannya sedang menunggu dirinya, beberapa tamu undangan pun sudah mulai berdatangan di sana.
Niken yang masih berada di sebuah ruangan bersama Nori dan Sarah, Niken menekankan kepada Sarah untuk jangan membuat kesalahan! kalo tidak dia tidak akan mengampuni Sarah.
Sarah yang tidak mengenali Niken dia mematuhi semua perkataan dari Niken.
"sebentar lagi acaranya akan di mulai, kamu bersiap-siap lah! " ujar Niken kepada Sarah.
Nori menyuruh stapnya untuk mendandani Sarah di ruang make-up, sedangan Niken masih duduk di ruangan tersebut.
"Nike, sebenarnya apa yang terjadi antara kalian? " tanya Nori yang tidak memahami sikap Niken tadi.
"tidak ada apa-apa, hanya sesuatu yang seharusnya aku lakukan sejak lama! " jawab Niken.
"apa kamu mengenalnya? " tanya Nori lagi.
"aku sangat mengenalnya, tapi biarkan dia tidak mengenaliku! " dan biarkan dia tidak mengetahui nama asli ku! " jawab Niken membuat Nori semakin penasaran.
bersambung..
__ADS_1