Cinta

Cinta
ini menyangkut Niken.


__ADS_3

"kalian berdua tidak boleh terluka!


teriak bu Lastri.


" setelah sampai ke parkiran kamu cepat bawa nona masuk ke dalam mobil, " ujar Bu Lastri ke Rissa.


"baik bu, "


"dan kamu juga tuan muda, ikutlah bersama Nona. jangan pernah keluar apa pun yang terjadi! "


tidak berapa lama kemudian, Tiba-tiba banyak orang yang berdatanganan bergerombol dari berbagai arah, membuat Bu Lastri dan yang lainnya panik.


mereka berempat pun terdesak oleh banyaknya orang yang tiba-tiba berkerumun di dekat area parkir tersebut.


"nona! " nona! " teriak Rissa yang kehilangan Niken dengan tiba-tiba.


semua orang panik, apa lagi dua orang bodyguard itu.


"kalian berdua, cepat cari nona, aku jaga tuan muda di sini! " teriak Bu Lastri.


"tidak! " kalian tidak tau, mereka bukan menginginkan ku, tetapi mereka menginginkan kakak ipar, cepat kalian berpencar cari dia! " teriak Mike.


"kamu di sini bersama ku! " ujar Mike kepada Rissa.


akhirnya semua orang berpencar mencari Niken, Nori benar-benar khawatir dengan sahabat nya itu.


"tuan! aku harus mencari nona! " jika sampai terjadi sesuatu dengan nona, aku tidak akan bisa hidup dengan tenang! " jawab Rissa, dia yang tidak akan mudah mau mendengarkan perkataan Mike, dia orang yang amat berkompeten dalam pekerjaannya.


"baiklah kalo begitu aku ikut kamu, dasar keras kepala! " jawab Mike sembari mengikuti langkah Rissa.


sedangkan Nori juga berjalan di ikuti Mira, "Nike, Nike, Nike! " semua orang benar-benar merasa sangat panik. " bagai mana nanti memberi tau Novak bahwa Niken telah di culik.!


di suatu tempat di dalam kendaraan seorang gadis tersungkur di dalam bagasi mobil sedan silver yang di kendarakan oleh seseorang, dia gadis itu mulai tersadar perlahan dia membuka mata nya, terasa gelap di sekeliling nya, dia pun berteriak, tapi seketika dia sadar mulutnya tertutup oleh lakban.


"di mana aku, Heeeuuuumm! heeeuuummm! buka!" walau pun dia berteriak sekuat tenaga percuma karena mulut nya di tutup lakban.


"cuiiiittt! " terdengat rem mobil berhenti.


"jegrek! " suara pintu mobil terbuka.


Niken gadis yang berada dalam bagasi mobil tersebut berpura-pura masih tidak sadarkan diri, dia memejamkan matanya. terdengar suara seseorang membuka bagasi di mana dirinya terkurung.


"jegrek! " benar saja, suasana gelap di dalam tadi berubah terang, Niken mengintip dengan juru matanya.


terlihat orang yang tidak asing berdiri di hadapannya!


"bangun! " jangan pura-pura lagi! " ujar nya sambil menggoyangkan badan Niken.

__ADS_1


"orang ini, dia benar-benar Anderson! " mau apa dia? " gumam Niken dalam hatinya.


"bangun! " teriak Anderson sekali lagi, membuat Niken sontak membuka matanya karena kaget.


"jangan takut! aku tidak akan melukai mu! " asal ada satu syaratnya. "


"tarik tuntutan mu kepada putriku! " jika kamu ingin selamat! " ujar Anderson sambil menarik rambut panjang Niken.


"kalian bawa dia ke dalam! " perintah Anderson kepada anak buah yang menangkap Niken tadi.


"huuaahhmm huuuaamm!! teriak Niken bermaksud untuk melepaskan lakban di mulut nya.


" bawa dia ke dalam dan buka lakban nya, mungkin dia mau bicara dengan ku! "


"baik tuan! "


dua orang anak buah Anderson mengangkat kedua tangan Niken membawanya ke dalam sebuah rumah kosong.


"dudukan dia di sana! "


"baik tuan. " kedua anak buah nya mendudukan Niken di sebuah kursi di hadapan Anderson. mengikat kedua tangan Niken ke pinggian kursi tempat duduk nya, begitu juga dengan kedua kaki nya.


"buka lakbannya! "


salah satu dari anak buah nya membuka lakban di mulut Niken, seketika Niken berteriak membuat anak buah Anderson menutup kembali lakban tersebut, dan memukul wajah Niken sehingga membuat hidung Niken mengeluarkan darah.


"stop! " cukup! " teriakan Anderson menghentikan pukulan anak buahnya kepada Niken.


"dengarkan aku baik-baik nak, menurut lah, aku tidak akan melukaimu jika kamu tidak berteriak! " ujar Anderson!


Niken menatap wajah Anderson dengan penuh kebencian dia ingin sekali menghajar pria di hadapannya tanpa ampun.


"katakan padaku, apa kamu bersedia menarik tuntutan kepada putri ku Sarah? " jika sepakat kamu akan bebas sekarang juga. " imbuh Anderson.


"kamu tidak usah bicara cukup anggukan kepala mu jika setuju, jika tidak gelengkan kepalamu, tapi pikirkan lah, jika putri ku tidak bebas kamu juga tidak akan bebas dari sini dengan mudah! " lihat lah orang-orang di sini, mereka semua menginginkan mu! " bagai mana jika kamu bermain dengan mereka semua! "


perkataan Anderson membuat amarah Niken menjadi jadi.


begitu rendahnya dia menganggap kehormatan seorang wanita.


"dasar laki-laki biadab! " dia seperti tidak mempunyai seorang putri! bagai mana jika putri nya di perlakukan tidak senonoh oleh orang-orang! " gumam Niken, dia bukan nya menganggukan kepala nya malah menatap wajah pria itu dengan tajam.


"jangan terburu-buru menjawab, aku tunggu keputusan mu sampai besok pagi, jika kamu masih belum memikirkan nya, jangan harap aku bisa menyelamatkan mu dari mereka! " ujar Anderson sambil beranjak dari kursi nya di hadapan Niken.


"ayo, tinggalkan wanita ini di sini, biarkan dia berpikir dulu, jangan sentuh dia sebelum besok pagi! " ujar Anderson.


Niken terkulai lemas, dia juga menahan rasa sakit di bagian samping wajahnya, darah dari hidung masih di biarkan begutu saja.

__ADS_1


sedangkan di TPU Nori, Mike, Rissa, Lastri dan Mira mereka berkumpul tanpa menemukan jejak Niken.


dua orang bodyguard pun sudah kembali ke rombongan dengan membawa beberapa anak buahnya.


"nona masih belum di ketemukan! " ini akan tidak baik untuk kita! " ujar salah satu bodyguard itu kepada Lastri.


"kalian semua, cepat cari nona di tempat lain, jangan lewatkan sedikit petunjuk pun. "


"kenapa kalian masih di sini? " ujar ayah nya Mira sambil memberogol salah seorang anak buah Anderson yang berhasil dia tangkap nya.


"Niken Yah, dia tiba-tiba menghilang di kerumunan tadi? "


"apa! " apa kalian tidak menjaganya? "


" tidak Yah, tadi tiba-tiba banyak segerombolan orang yang menuju ke rombongan kita, entah dari mana orang-orang tersebut? " jawab Mira.


"ok! sekarang begini aja, kalian semua ikut ke kantor. " saya butuh informasi dari kalian. "


Lastri, Mike, Nori, Mira pun ikut ayah nya Mira ke kantor kepolisian, sedangkan dua orang bodyguard Niken masih tetap berjaga di area tersebut. mencari tau bukti apa saja yang bisa memberikannya petunjuk.


siang sudah menjelang sore, sinar sang surya pun sudah mulai meredup, tapi belum ada kabar sedikit pun tentang Niken.


Mike mulai mengkhawatirkan Niken, dia mencoba menghubungi kakak nya dan Ken, tapi di sayang kan handphone kedua nya tidak bisa di hubungi.


lagi sedang mondar-mandir kebingungan Mike di kejutkan dengan suara seorang perempuan yang tiba-tiba datang menghampiri dirinya.


"nak! " apa Niken ada? " ujar nya.


"Ibu ini tadi yang bersama Niken kan? "


"betul nak, Niken nya di mana? " ibu mau berbincang dengan nya sudah lama ibu tidak! "


"Bu, Niken di culik oleh Anderson! " kami juga sedang menunggu kabar dari kepolisian! "


"apa! " Niken di culik! " jadi kabar itu benar! "


"kabar apa maksud ibu? "


"kabar Anderson bebas, dan sedang mengumpulkan orang-orang nya kembali di rumah nya! " semua orang di desa ini merasa resah dengan kebebasan orang tersebut nak! "


"ooowh, jadi ini sudah di rencanakan nya jauh jauh hari, pantas saja kakak mengirimkan begitu banyak orang di samping kakak ipar! "


"ibu hanya orang lemah nak, tadinya ibu tidak mau ikut campur tetapi ini menyangkut Niken, sebaiknya jangan tunggu polisi, karena di kepolisian banyak orang-orang yang bekerja sama dengan Anderson. "


"baiklah bu, jelaskan apa yang ibu tau tentang pria ini! " Nori pun ikut bicara setelah mendengar percakapan ibu Ajat dan Mike.


***Bersambung....

__ADS_1


para pembaca yang tercinta, mohon ma'af kemarin tidak up yah, karena waktu yang tidak memungkinkan, tapi aku berusaha hari ini akan up lebih banyak .


terimakasih sudah mendukung ku. lob you All😘😘❀❀***


__ADS_2