
Cinta membuka lemari, ia mengambil buku diary yang tersimpan di laci.
" Hmmm sudah lama sekali aku tak menulis. Selama di pondok tak bisa menulis. " Cinta membuka lembaran demi lembaran diarynya.
Love diary
Sudah lama aku tak menemui mu diaryku. Aku rindu mengukir ceritaku di kertas putihmu. Hanya kamu yang setia nungguin aku disini.
My diary
Menjelang liburan, aku begitu bersemangat. Aku membayangkan bertemu orang-orang yang kusayangi dan kucintai.
Berjuta rasa rindu ku untuk abi,umi, Aul, ayah, bunda, Rangga khususnya abang muh.
Di bandara aku berharap abang ikut menjemputku, tapi nyatanya semua tak sesuai harapanku.
Saat itu, aku sangat ingin bertanya ke bunda sama umi tapi aku malu. Semua ku pendam dalam hati. Selama perjalanan, aku menunggu umi dan abi bercerita tentang abang. Tapi tak ada. Aku tak ingin berprasangka buruk ke abang.
Tak ku sangka, umi dan abi sepertinya mengetahui isi hatiku. Malam itu abi mengatakna bahwa abang Muh punya kekasih bernama Ambar.
Aku kecewa dan hancur, tapi aku harus kuat menerimanya. Kutahan air mataku dihadapan ummi dan abi, biarlah aku menangis di dalam hati.
Saat ini aku memutuskan untuk fokus ke pendidikan dulu. Cinta tertidur.
'''''''
Pagi ini, Cinta beraktivitas seperti biasa. Ia menyiapkan sarapan pagi, sedangkan ummi menyiapkan pesanan-pesanan kue dan pempek. Abi terlihat sibuk menyiapkan motor untuk mengantarkan pesanan. Aul tengah menjemur pakaian.
Kesibukan seperti ini merupakan suatu rutinitas sehari-hari mereka.
" Sarapan paginya sudah siap nak?"
" Sudah ummi, Cinta panggil abi dan Aul ya mi. "
__ADS_1
" Iya nak." Cinta mengajak abi dan Aul untuk sarapan.
" Ummi, bagaimana persiapan untuk pengajian bulanan hari ini. Apakah semua sudah siap? Tanya ayah.
" Alhamdulillah bi, kalau makanannya sudah siap dan sebentar lagi remaja mesjid akan datang mau bantu nyusunin kue dan menyelesaikan persiapan lainnya. "
***
Sementara itu di kediaman Rangga, mereka tengah sarapan pagi bersama.
" Muh kenapa akhir-akhir ini kamu tidak pulang ke mess. Apakah kmau libur?"
" Gag lah bun. Abang mau dirumah saja, lagi bete di mess."
" Alahhhh paling juga mau nyatroni Cinta. Inget bang.. abang sudah ada Ambar, jadi gag usah mengganggu Cinta lagi. " Sahut Rangga.
" Inget Muh jangan sekalipun kamu mengganggu Cinta lagi." bunda ikut menambahkan.
Muh tidak peduli dengan perkataan Rangga maupun bunda. Ia menyelesaikan sarapannya.
Calling Ambar
" Assalamu'alaikum"
" Kak hari ini jadikan ke kosan. Aku lagi gag enak badan, bawain aku makanan ya kak. Laper nih. "
" Iya jam 10 kakak ke sana. Adek makanan sendiri dulu."
" Kakak lagi ngapain ? Lagi makan. "
" Bawain aku makanan masakan bunda aja kak. Masakan bunda kan enak. Jadi hemat waktu, adek gag mau jam 10, adek mau kakak datangnya sekarang. "
" Adek, kakak gag bisa berangkat sekarang gag enak sama bunda dan Rangga. Kakak juga gag bisa berlama dikosan adek, karena hari ini kita mau pergi ke rumah Cinta menghadiri acara pengajian bulanan."
__ADS_1
" Banyak alasan kamu kak, bilang saja kamu mau bertemu Cinta. Kalau mau ke rumah mantanmu, aku ikut. " bentak Ambar.
" Baguslah kalau adek mau ikut, nanti kakak sekalian jemput ya." Muh menjawab dengan tenang.
" Sekarang, kakak tutup dulu telponnya. Adek bersiap-siaplah. "
" Oke. Kamu nantangin aku ya kak. "
Muh menutup telponnya, ia mengambil wadah dan mengisinya untuk dibawa ke kosan Ambar.
Ambar segera bersiap, ia mengenakan pakaian seksi, berdandan, dan mengenakan sepatu yang lumayan tinggi.
Muh telah sampai dikosannya Ambar.
Tok tok tok
" Assalamu'alaikum"
" Kakak, ayo masuk. Aku kangan sayang. " Ambar memeluk Muh dan bibirnya menyentuh bibir Muh. Muh kaget namun ia membalas ciuman Ambar.
" Kak kita gag usah pergi ya, kita disini saja? Sudah lama kita gag berduaan seperti ini. " Ambar tidak melepaskan pelukannya, bahkan dengan agresifnya ia mendorong tubuh Muh ke sofa. Ambar mengunci pintunya.
" Adek jangan seperti ini, tidak enak dilihat anak-anak kos lain kalau mereka lewat."
Tapi Ambar tidak peduli dengan omongan Muh, ia terus mencium bibir Muh. Pertahanan Muh yang tadinya kuat, akhirnya tumbang juga. Muh mulai terbuai dan ...... ( lanjutkan sendiri dengan imajinasi masing-masing) 😊😊😊
Ambar memang sengaja memancing Muh karena dia tidak ingin pergi ke acara pengajian, ia ingin menjebak Muh.
Tok tok tok
Suara ketukan pintu kosan Ambar, menyadarkan Muh. Pakaian Ambar sudah setengah terbuka, Muh pun sama. Rok pendek nan seksi yang digunakan Ambar sudah tersingkap tak karuan.
Muh segera merapikan pakaiannya, sedangkan Ambar hanya duduk santai dengan pakaian yang masih setengah terbuka.
__ADS_1
Muh membuka pintu, ia terkejut karena yang datang adalah kedua orang tua Ambar.
Apakah yang terjadi selanjutnya???? Tunggu episode selanjutnya...