Cinta

Cinta
"asal kamu senang! "


__ADS_3

Niken tersenyum lebar melihat kedua orang yang sepecialnya itu datang ke pulau itu.


berbeda dengan Novak, yang kesal dengan hal itu. karena walau bagai mana pun, itu hari bulan madunya dia dengan istrinya.


tapi walaupun begitu, asalkan Niken senang dia ikutin saja apa mau istrinya.


setelah Speedboat menepi di pesisir Novak melihat keduanya turun dari Speedboat tetapi matanya terus melihat kedalam.


"Ken, di mana Pak Tua dan istrinya? " tanya Novak yang tidak melihat keduanya di kapal itu.


"Tuan, mereka tidak bisa ikut. " karena mereka tidak ingin menganggu masa bulan madu kalian. "


"ohh, baguslah, memang itu yang ku harap kan. " ucap Novak sambil duduk di taman depan villa


Niken yang masih berdiri di jembatan kayu, melambaikan tangannya ke arah Novak dengan senyum yang semberingah.


Novak membalas melambaikan tangan kepada istrinya, dengan senyum di paksakan.


"kakak ipar! " teriak Mike sambil memeluk Niken, membuat Novak tidak senang atas prilaku adiknya itu.


"dia ini! " beraninya memaluk istriku, lihat saja Ken, nanti aku akan memeberinya pelajaran! " gerutu Novak yang membuat senyum lebar di wajah Ken.


"syukurlah kalian sudah datang, " ujar Niken matanya masih mencari keberadaan kedua orang tua angkatnya, yang katanya Novak mereka juga akan datang.


"Riss, di mana Pap Simon Dan Mama? " tanya Niken.


"Nyonya dan Tuan tidak ikut non, " katanya ada undangan pernikahan anak dari teman lama Tuan. "jawab Rissa. berbeda dengan yang di katakan Ken ke Novak tadi.


" ooh, " dengan wajah kecewa Niken pun menganggukan kepalanya.


"ayo kita masuk. " Oowh Iyah Rissa jangan panggil aku Nona! " ingat itu, panggil aku kakak Ok. " seru Niken yang sekarang menggandeng bahu Rissa berjalan menuju Villa.


Rissa hanya tersenyum canggung.


"kak, aku tadi melihat pria yang berdiri di belakang mu, lalu dia pergi, sepertinya aku mengenal pria itu? " tanya Mike yang mensejejarkan langkahnya dengan Niken dan Rissa.


"bukan siapa-siapa, sudahlah! mungkin kamu salah orang. " jawab Niken.


tidak lama kemudian mereka bertiga sudah sampai di hadapan Novak.


Mike pun duduk di hadapan Novak, " apa kamu sudah menyiapkan semua yang ku suruh? " tanya Novak kepada adiknya.


"sudahlah kak, makanya aku bisa datang ke sini! " jawab Mike, entah apa yang mereka bicarakan.


tidak lama kemudian seorang pelayan mengambil barang-barangnya mereka, "Bu, sekalian bawa mereka ke kamar mereka masing-masing! " perintah Ken.


"siap Tuan, mari silahkan nona, dan Tuan ikut saya. " ujar seorang pelayan.


Mike dan Rissa pun, mengikuti Ibu tadi sedangkan Ken mendapat panggilan dari negara B, dia pun sedikit menjauh dari Novak dan Niken.


Niken yang melihat gelagat Ken yang seperti mendapat masalah terkejut karena Novak menarik badannya, untuk duduk di atas pangkuannya.


"jangan begini, malu di lihat Ken. " ujar Niken.

__ADS_1


"kenapa musti malu, biarkan saja Ken melihatnya, kalo perlu semua orang yang ada di sini melihatnya, aku tidak perduli. " bisik Novak membuat wajah Niken memerah, karena Ken bergegas menghampiri keduanya wajahnya terlihat tidak baik-baik saja.


"Tuan, "


"apa ada masalah Ken? " tanya Niken yang menggantikan suaminya bertanya, yang masih tidak ingin melepaskan badannya dari pangkuannya.


"betul non, sepertinya Tuan Muda harus kembali dulu ke Negara B. "


"apa! " kamu sudah sinting Ken? bagai mana bisa? " memangnya ada masalah sebesar apa sehingga aku harus kembali? " ujar Novak yang kesal karena perkataan Ken.


Niken pun mencoba melepaskan diri dari pangkuan suaminya dia duduk di samping. dengan perasaan yang tidak enak.


Ken pun berbisik di telinga Novak, sesaat mata Novak membelalak terkejut dengan berita yang di terimanya.


"sia**l orang ini! " Ken, lain kali jangan perpanjang kontrak dengan orang ini. " merepotkan! " gerutu Novak.


"sayang, pergilah pekerjaan lebih penting. " ujar Niken yang melihat suaminya tidak rela meninggalkan dirinya di sana.


"apa kamu juga ikut kembali ke Negara B sayang? " tanya Novak.


"mana mungkin sayang, kasian Mike dan Rissa yang baru saja sampai. " jawab Niken, dia bukan nya tidak ingin kembali bersama suaminya, tapi tidak enak kepada Rissa dan Mike.


"baiklah kalo begitu, aku akan pergi hari ini, besok aku akan kembali kesini. " tidak akan lama, tunggu aku di sini. " ujar Novak, walau dengan berat hati dia tetap harus meninggalkan istrinya saat itu juga.


"Ken, siapkan semuanya dan kamu kembali lagi kesini, jangan ikut aku! "


"baik Tuan. "


"tidak Ken, kau ikut saja dengan suamiku. " ujar Niken yang khawatir jika suaminya harus pergi tanpa Ken.


tapi Niken meyakinkan Ken, untuk ikut dengan Novak.


dengan sigap dia memanggil seseorang untuk menjemput Tuannya dengan helikopter ke pulau tersebut.


perasaan Niken sungguh sangat tidak enak kala itu, rasanya begitu berat, begitu juga dengan Novak.


"kenapa hatiku begitu tidak rela dia pergi! " padahal besok juga dia kembali. " batin Niken.


akhirnya Ken sudah siap dengan segala keperluannya, untuk mengantar Tuhan-nya.


helikopter sudah datang suaranya mengejutkan Mike yang kala itu sedang beres mandi.


Novak memeluk dan mencium kening istrinya begutu lama.


dia pun menaiki helikopter tersebut setelah berpamitan kepada istrinya. Novak melambaikan tangannya ke arah Niken.


terlihat oleh Novak, Mike terburu-buru keluar dari Villa dan menghampiri Niken yang sedang berdiri menatap dirinya.


tatapan Novak ke adiknya kala itu seolah menyuruhnya untuk menjaga Niken.


sesampainya di Bandara, Novak menyuruh Ken membeli tiket untuk penerbangan tercepat.


"Tuan, tidak menunggu Kim?" tanya Ken.

__ADS_1


"tidak, keburu Ken, sudah kita naik pesawat umum aja. "


"Ken pun memesan dua tiket. "


Tiga jam berlalu, sebuah penerbangan yang di tumpangi Novak dan Ken sudah lepas landas dari satu jam yang lalu.


sebelum penerbangan Novak tidak lupa mengabari isterinya.


malam berlalu, Mike dan Rissa sedang sibuk menyiapkan barbeque di taman depan Villa.


sedangkan perasaan Niken menjadi resah, karena belum mendapatkan kabar dari suaminya.


"kalo menurut waktu, seharusnya mereka sudah sampai! " batin Niken.


"Mike, kenapa kakak mu belum kasih kabar? " tanya Niken yang kala itu hanya terduduk melihat kesibukan Rissa dan Mike.


"tenang saja kak, mungkin sebentar lagi, sepertinya dia langsung meeting. " jawab Mike mencoba menenangkan hati kakak Iparnya.


waktu semakin berjalan, kesunyian malam itu begutu sangat menyiksanya, handphone suaminya dan Ken masih belum bisa di hubungi.


Mike pun mulai sibuk menghubungi orang-orang rumah di negara B, tetapi belum juga mendapat kabar atas kedatangan Ken dan kakaknya.


Mike mulai merasa khawatir, tapi dia mencoba untuk tenang agar kakak iparnya tidak tambah khawatir.


di tempat lain sebuah penerbangan mengalami masalah, seblum mendarat pesawat tersebut mengalamai kegagalan mesin dan keseimbangan ahkirnya terjatuh di atas perairan.


beberapa orang penumpang mengalami cedra, dan beberapa orang lainnya kehilangan nyawanya.


tim penyelamat pun di kerahkan di tempat kejadian.


mayat bergelimpangan, orang-orang yang masih selamat mencoba meraih berbagai benda di sekitarnya, menopangkan badannya di atas puing-puing yang hancur.


bagi korban yang luka parah langsung di larikan ke rumah sakit terdekat.


siaran berita pun muncul di berbagai stasiun Televisi.


tengah malam berlalu, tim penyelamat masih dalam misi pencarian korban, di villa Niken makin tidak tenang pikirannya sudah melayang kemana-mana.


seorang pelayan yang di tugaskan malam itu di villa, dia sedang menonton TV di ruangan khusus pelayan. yang posisinya dekat dengan dapur.


seperti biasa dia menonton sinetron kesukaannya.


"kilas berita: penerbangan boing xxxx mengalami kecelakaan karena kegagal teknik sebelum pendaratan dan jatuh di perairan xx di Negara B."


Niken yang sedang duduk di ruang utama mendengar samar berita tersebut pun langsung berlari ke ruangan pelayan tersebut. di ikuti oleh Mike dan Rissa.


setelah melihat siaran langsung dari tempat kejadian, dan no penerbangan yang di kirimkan oleh Novak tadi, membuat Niken jatuh pingsan.


Bersambung....


Hai Hai, readers apa kabar mu hari ini, semoga kalian sehat sehat ya, terinaksih atas dukungan kalian.


salam dari penulis kacangπŸ˜ƒπŸ˜ƒ

__ADS_1


jangan lupa juga untuk terus mendukung dengan cara melike, koment, vote, hadiah, dan rate 5 nya yah. satu dukungan dari kalian, sangat berarti untuk Author. 😘😘


__ADS_2