Cinta

Cinta
senyuman seorang pelayan yang mengandung arti!


__ADS_3

setelah Merryssa mengantar suaminya sampai teras rumah, bersamaan dengan Mike yang baru saja memarkirkan kendaraan nya di halaman rumah Sinom, Merryssa berdiri lebih lama di teras menunggu Mike turun dari mobil nya.


sedangkan Nori dan Niken juga melihat kedatangan Mike dari balkon atas rumah nya.


"Nike, let's Go bersiap-siap! " ujar Nori.


Niken mengerinyitkan kedua alisnya heran, apa yang di maksud Nori belum mengerti.


"kemana?"


"katanya mau menjenguk makam orang tua mu! " lihat lah Novak mengirim adiknya untuk menjemput mu. " Nori yang tadi mengirim pesan singkat kepada Novak pun memahami kedatangan Mike ke situ.


"Iyah, tapi aku belum kasih tau Novak bahwa aku! " ucapan nya terhenti.


"aku mengirimi dia pesan tadi, tapi dia tidak bisa mengantar nya karena dua hari ini dia tidak bisa di ganggu, ada rapat pemegang saham yang akan menjual saham nya kepada orang lain! "


"ooowh pantas saja! "


dengan sedikit kecewa Niken mengiya kan, walau berharap Novak mengantarnya, tapi dia juga harus sadar bahwa suaminya orang yang sangat di butuhkan di perusahaan nya.


"Nak Mike, apa kamu mau menjemput calon kakak ipar mu? " tanya Merryssa yang baru saja Mike sampai di hadapannya dan menganggukkan kepala nya di hadapan Merryssa.


"Iyah Mem, aku di tugaskan oleh kakak untuk mendampingi kakak ipar ke negara A, semua sudah di persiapkan. "


"ooowh, baiklah nak, syukurlah kamu juga bersama Niken. " ujar Merryssa yang menarik napas panjang lega.


"mem, jangan khawatir, aku dan Nori bersama Niken. " Mike yang memahami kekhawatiran ibu Merryssa pun mencoba memberi pengertian.


"di mana Niken? "


"aku di sini bro, " jawab Nori dari atas balkon sambil mendongakkan kepalanya ke arah Mike.


"ke atas dulu nak Mike, mau Ibu bikinkan kopi untuk mu? "


"heemm, boleh Terimakasih Mem. "


"baiklah tunggu lah di atas nanti pelayan akan membawakan kopi mu. "


"siap mem, saya masuk. "


Merryssa pun bergegas ke dapur untuk menyuruh pelayan nya membawakan kopi untuk Mike.


setelah masuk ke dalam Mike menolehkan wajah nya ke sebuah kursi yang di mana tempat tersebut selalu di duduki oleh Rissa.


"di mana gadis ku! " apa dia sudah berangkat kerja? " gumam nya dalam hati, sambil kakinya menaiki tangga satu demi satu.

__ADS_1


Niken yang merasa begitu senang akan kembali ke kampung halaman nya setelah sekian lama.


jantung nya berdegup dengan sangat kencang saking bahagianya.


"ibu, Ayah, akhirnya aku bisa mengunjungi mu setelah sekian lama, maafkanlah anak mu Bu Yah, aku benar-benar mengabaikan kan mu selama ini.!


" hey, Mike," ujar Niken.


"hey, apa kalian cuman pergi berdua? " tanya Mike.


" aku tidak tau! " novak kan sibuk. "


"iyah, kalo dia sih tidak bisa ikut, karena ada beberapa meeting penting di dalam perusahaan. " maksud ku kalian hanya pergi berdua? " ibu Merryssa tidak ikut, atau siapa lagi yang mau ikut? "


"tidak Mike, Mama pasti sangat sibuk walau dia sangat ingin ikut pun tidak mungkin! "


"yang lainnya? " tanya Mike lagi, bermaksud menanyakan Rissa dengan secara tidak langsung, membuat niken tidak paham apa dan siapa yang di maksud oleh Mike, dia pun bergegas memasuki kamar dan menutupnya.


"kami hanya berdua Mike duduklah dulu sebelum berangkat kita ngopi dulu sini. " sambil kita menunggu Niken bersiap siap..


"apa kamu ingin aku memesan kan tiket sekarang! " ujar Nori.


"tidak perlu tiket, kamu cuman perlu bersiap-siap, duduk manis saja, kakak ku sudah siapkan semuanya! " jawab Mike sambil duduk di hadapan Nori.


"ooowh baguslah kalo begitu! "


"tuan saya simpan di sini, " ujar seorang pelayan tersebut sambil senyum-senyum mengandung arti kepada Mike.


Mike melihat isyarat dari mata pelayan itu yang memberikan kertas di bawah gelas kopi yang baru saja di berikan kepada Mike.


"kenapa wanita ini senyum seperti itu padaku! " pikir Mike heran.


untung saja Nori tidak memperhatikan sikap pelayan itu karena dia lagi serius dengan telepon genggam nya.


setelah pelayan itu pergi, Mike mengangkat kopinya yang di atas pisin kecil, di situ lah terlihat sebuah kertas.


"Mike aku tinggal ke toilet sebentar yah! " ujar Nori.


"aah, baiklah, pergilah! " jawab Mike yang menaruh kembali gelas kopinya, takut kalo Nori melihat sepucuk kertas di bawah gelas kopi tersebut.


setelah Nori pergi Mike bergegas membuka pesan tersebut dan membacanya.


""" tuan Mike, nona Rissa nya lagi pergi sebentar! " tadi dia titip pesan kalo dia tidak akan lama, karena nona Niken ingin dia ikut bersamanya! " begitulah pesan singkat yang di sampaikan oleh pelayan tadi, ternyata pelayan tersebut salah satu teman Rissa di kediaman Simon.


Mike pun senyum-senyum sendiri karena merasa senang kalo ternyata Rissa ingin memberi kejutan padanya dengan dalih tadi tidak bisa ikut karen pekerjaan nya.

__ADS_1


"dasar gadis ini, kenapa juga dia harus menitip pesan seperti ini, dan pelayan itu arti nya tau dengan hubungan kita! " gadis ini! "


Mike pun mengambil ponsel dari saku bajunya.


"" *hey! apa maksud mu dengan pesan kertas ini! apa kamu tidak bisa mengirimi aku pesan lewat handphone mu? "


" tapi yah sudah lah aku senang kalo kamu bisa ikut! "


"kamu di mana? mau aku jemput*? "


tiga kali mengirimi Rissa pesan tapi tidak ada balasan dari Rissa, dia hanya membaca pesan tersebut sambil senyum-senyum.


waktu yang di tunggu pun sudah datang, Novak mengubungi Niken sebelum dia masuk ke ruang meeting.


"hallo! "


"iyah, sorry Nike aku tidak bisa mengantar mu! "


"iyah, tidak apa-apa, dengan kamu mengizinkan aku pergi pun aku sudah senang! " terimakasih. " .


"yah sudah kamu hati-hati di sana, kalo ada apa-apa telpon aku, dan juga aku sudah menyuruh Mike untuk menjaga kamu! "


"iyah, tenang aja, Nori dan Rissa juga ikut kok! "


"oh iyah, bilangin juga tuh sama Rissa dan Mike, jangan asik berduaan. dia harus menjaga kamu kakak iparnya! "


"apa asik berduaan? " maksudnya aku tidak mengerti? " memang nya ada apa dengan mereka berdua? "


"uuuh, Nike, kamu tidak tau, Adik ipar mu itu jatuh cinta pada Rissa! " Novak mulai comel.


"apa! benarkah itu? " sejak kapan? "


"entahlah! Ya sudah yah Ken sudah menunggu ku, aku harus siap-siap dulu, kamu Hati-hati di sana! "


"heemm, baiklah, selamat bekerja. "


akhirnya dengan rasa penasaran Niken menutup panggilan nya, dia langsung geleng geleng kepala.


" Mike dan Rissa, mereka! " cek cek cek.. sejak kapan? kenapa aku tidak tau? " kalian mulai main nakal? " tapi syukurlah Rissa sudah seperti saudaraku. tapi kenapa aku tidak tau! "


gumamnya sambil meneruskan memasukan beberapa helai pakaian santai untuk di bawanya ke dalam koper kecil..


*Bersambung.....


wahai para pembaca yang aku cintai dan aku sayangi, jangan lupa yah untuk terus mendukung karya ku, ooowh iyah nanti di Cinta 2, akan ada cerita yang lebih menarik teman-teman..

__ADS_1


karena karya CINTA yang ini akan berakhir beberapa episode lagi.


terus ikuti ceritanya, jangan lupa untuk dukung terus dengan melike, komen dan vote nya yah jika kalian menyukai cerita ini. dan jangan lupa kasih keritik dan saran nya juga ya teman-teman.. LoB You AllπŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ’•πŸ’•β€*


__ADS_2