Cinta

Cinta
kejadian yang tidak terduga! "


__ADS_3

Niken berjalan masuk ke area TPU yang lain mengikuti langkah Niken, Nori dan Mike berjalan di kedua sisi Niken.


"kakak ipar, sebenarnya orang itu sangat berbahaya untuk mu! "


"Mike, tenang saja mereka tidak akan mungkin berani menyerang kita di tempat ramai ini! "


"tapi kita juga tidak boleh percaya dengan orang-orang ini! bisa saja salah satu dari mereka menyerang mu tiba-tiba! "


"makanya dari itu waspada lah Mike. " ujar Nori sambil terus mengawasi sekitar.


"Nike! " terdengar suara seseorang memanggil Niken, Niken menoleh ke arah suara tersebut.


"hey Mir, kamu di sini? "


"Nike, ada hal yang ingin aku sampai kan pada mu, "


" hal, apa? katakan saja di sini. "


"kalian semua harus hati-hati, Anderson sepertinya mengerahkan anak buahnya untuk menangkap mu! " ujar Mira, dia yang diam-diam datang ke situ setelah mendengar informasi dari warga sekitar bahwa banyak orang yang keluar masuk dari kediaman nya Anderson.


"tapi kalian tenang saja, ayah ku dan anggota nya sedang mengintai mereka. " lihatlah di sana di sana di sana juga di sana. mereka adalah polisi yang menyamar. " ujar Mira yang melirik ke arah beberapa anggota polisi termasuk ayahnya.


"terimakasih Mir, kamu sudah jauh-jauh datang ke sini untuk Ku. " jawab Niken.


"Nike, aku datang ke sini juga ingin ziarah ke makam orang tua mu! " bolehkah? " tanya Mira.


"tentu saja boleh, mana aku bisa melarang mu untuk mendoakan kedua orang tua ku, itu hal yang baik. "


"terimakasih Nike. "


"hemmm, ayolah. "


Mike dan Nori saling tatap, mereka merasa curiga dengan gadis di hadapannya.


Niken yang merasa sedikit lega sekarang, karena bebrapa anggota kepolisian mengawasi diri-Nya.


"Mir, bagai mana dengan pekerjaan mu di hotel tersebut? "


Mira tertunduk lemas mendengar pertanyaan dari Niken.


"aku tidak jadi wawancara Nike. "


"kenapa? "


"tidak apa-apa, sudah lah masih banyak tempat lain. " walaupun aku sangat berharap bisa bekerja di hotel mewah itu. " tapi sepertinya aku tidak cocok bekerja di sana. " jawab Mira matanya terlihat sedih.


obrolan mereka terdengar oleh Mike.


"nona, apa anda ingin sekali bekerja di perhotelan? " tanya Mike.

__ADS_1


"sebenar nya di mana saja sih, yang penting aku tidak menganggur. " mau di perhotelan atau di restauran juga tidak jadi masalah. "


"kamu kuliah ambil jurusan apa? "


"aku sebenarnya tidak kuliah Nike, hanya mengambil kursus memasak. "


" kamu koki? " tanya Niken.


"heheheh, iyah. "


" aahhh, baguslah kalo begitu kamu nanti datanglah ke rumah ku setelah ini, karena besok aku harus kembali ke negara B. " ujar Niken.


"benarkah aku boleh main ke rumah mu? "


"heemmn, datanglah. "


"aahh, kita sudah sampai, itu makam ayah dan ibu! " ujar Niken menghentikan obrolan mereka.


Rissa menyerahkan satu keranjang bunga lily kepada Niken.


"" nona silahkan. "


Nori mengambil keranjang bunga lily tersebut dari Rissa.


Niken mulai berjongkok di samping makam ayah dan ibunya.


"ibu, yah, maafin Niken, Niken baru sempat menjenguk kalian sekarang. "


"*bu Niken bawain bunga kesukaan ibu, sekarang ibu tidak usah khawatir lagi dengan hidup Niken, ibu bisa tenang sekarang, sebentar lagi Niken mau menikah dengan orang yang begitu menyayangi Niken, andai ibu masih bersama Niken sekarang? "


"ayah, terimaksih sudah menjadi ayah terbaik untuk Niken, walaupun kenangan kita tidak banyak, tapi ayah selalu ada dalam hati Niken, ayah adalah pria terbaik di dunia ini. "


"ibu, ayah, kalian pasti sudah bertemu di sana, andai Niken bisa memilih takdir Niken akan memilih pergi bersama kalian, ooowh Iyah Bu, Yah, kalian tau, aku menemukan saudari ku tapi dia sudah lebih dulu menemui kalian. "


"Alina, apa dia bersama kalian sekarang, aku iri pada nya bu, andai saja aku yang lebih dulu menyusul kalian! " takdir ini berkata lain, aku harus menggantikan Alina di sini*. "


begitulah perkataan Niken yang terdengar oleh semua semuanya yang ikut di sana, dia begitu sangat terpukul membayangkan keluarga nya yang sudah tidak bersama nya lagi..


"*Niken tau bu, kenapa ibu tidak pernah menceritakan saudari ku, karena ibu takut kehilangan ku juga. "


"Bu, Yah, walaupun kalian tidak bersamaku lagi, tetapi orang-orang di sekeliling Niken sekarang semuanya orang-orang baik, mereka menyayangi Niken dengan tulus bu, ibu dan ayah bisa melihatnya bukan? " ayah dan ibu angkat Alena sekarang menjadi orang tua angkat Niken, Alena jaga ibu dan ayah di sana. " walau kita belum sempat bertemu, tapi aku yakin kamu mengenali ku kan*. "


Niken tidak henti-hentinya dia meneteskan air matanya, sedangkan Nori dia duduk di samping Niken.


"Ibu dan Ayah Niken, kalian jangan khawatir, kami akan menjaga putri kalian dengan baik! "


perkenalkan aku adalah sahabat putri kalian Nori, dan ini adalah calon adik ipar putri kalian Mike. "


Mike pun ikut duduk di samping Niken.

__ADS_1


"hallo Tuan dan Nyonya, saya Mike. " ujar Mike tidak banyak berkata apa-apa, dia pun ternyata begitu sangat merindukan kedua orang tuannya yang sama sudah pergi meninggalkan mereka lebih dulu.


air mata Mike hampir jatuh jika saja dia tidak menahannya.


"Nike, kamu tidak usah khawatir kan apa-apa, aku akan selalu menjaga mu, jika kamu kelak bersetru dengan kakak, jangan sukan bilang saja padaku. " tambah Mike, dia yang paling mengerti perasaan Niken sekarang, karena dia sendiri merasakan hal yang sama hidup tanpa kedua orang tua.


"duooorr! suara tembakan mengejutkan semua orang di sana.


terutama kedua bodyguard itu dan Ibu lestari, mereka mencoba melihat sekeliling tempat tersebut dan Rissa langsung berdiri di belakang Niken, Mike langsung menarik tangan Rissa untuk berdiri di samping Niken sedangkan dia menggantikan posisi Rissa..


"tuan, jangan melakukan hal bodoh! " ini adalah tugas saya! " teriak Rissa.


"diam lah di belakangku! " tegas Mike.


terlihat seseorang terjatuh bersimbah darah memegang sebuah pistol.


"siapa yang menembaknya? " tanya Nori.


"itu ayah ku, dia yang menembaknya! " ujar Mira yang melihat ayahnya mengacungkan pistol kepada salah satu teman yang tadi di tembak nya.


"aaahhh, syukur lah. " untung saja. " ujar Nori.


"tuan Mike dan nona Niken, mohon berdiri di dalam belakang kami, kalian tidak boleh terluka itu perintah tuan Novak! " ujar dua orang bodyguard itu.


"Hati-hati, mereka ada lima orang, yang tiga masih belum tau di mana mereka! " teriak ayahnya Mira.


"Nona, silahkan kalian ikut saya, " ucap bu Lastri.


"tuan Mike anda juga tolong ikut kami, dan kalian berdua jangan sampai kecolongan! "


cepat panggil bantuan untuk melindungi nona dan tuan," ujar bu Lastri.


kedua orang bodyguard tersebut memanggil orang-orang nya lewat earphones.


"kalian lebih baik ikuti kata Ibu itu! " teriakan dari ayahnya Mira.


"Mira, kenapa kamu juga di sini! " bukan kah ayah sudah bicara jangan ke sini, ini tempat berbahaya. "


"Mir, ikut aku. " teriak Niken.


"nona silahkan, " bu Lastri memgang tangan Niken mencoba berjalan keluar dari makam tersebut menuju parkiran.


sedangkan yang lain masih tetap waspada dengan orang-orang sekitar.


orang-orang yang melihat kejadian tersebut minggur menjauhi rombongan Niken yang berjalan mengitari Niken, Mike, Nori dan Mira.


sedangkan Rissa, Lastri, dan dua bodyguard itu berjalan bergantian mengelilingi ke empat nya.


"sungguh kejadian yang tidak terduga, ku pikir Anderson dan anak buahnya tidak akan menyerang dengan terang-terangan! "

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2