
"sizen! " ucap ayahnya Keylla sambil memegang pundak Zen.
"syukurilah kamu sudah sadar nak? " ucap ibunya Keylla pun, yang sa'at itu duduk di samping suaminya.
Zen masih memegang kepalanya dia tidak bisa berkata apa-apa hanya linangan air mata yang menjawab keduanya.
"Niken, kenapa nama itu begitu familiar, hatiku sakit sekali mendengar namamu! " batin Zen.
"Tuan, di mana gadis yang tadi bersamaku? " tanya Zen.
kedua orang tua Keylla saling tatap, "apa yang kamu maksud gadis yang baru saja datang ke pulau ini? " tanya ayah Keylla.
"betul."
"baiklah, aku akan menyuruh seseorang memanggilnya kemari. "
"tidak, biar aku yang akan menemuinya sekarang, di mana dia? " tanya Zen.
"baiklah, apa kamu sudah merasa baikan? " balik tanya ayahnya Keylla.
Zen menganggukkan kepalanya dia dengan menurunkan kakinya dari atas ranjang.
semua orang di sana bertanya-tanya, berbisik satu sama lain.
sedangkan di tempat berbeda, Keylla dan Jeslyn masih bersetru tentang kejadian tadi.
Jeslyn yang tidak tahan dengan makian yang di lintarkan gadis itu, dia pun memutuskan untuk kembali ke kota.
Keylla merasakan senang, karena dia pikir sebelum Zen sadar gadis di hadapannya harus sudah tidak ada di pulau itu lagi, dia pun bisa meneruskan penyatuan dengan Zen. Batinnya.
"Jeslyn! " baru saja Jeslyn ingin melangkahkan kakinya di atas Speedboat suara seseorang menghentikan langkahnya.
"Novak."
"tunggu dulu! " jangan pergi. " ujar Zen.
Jeslyn membalikan badannya dan menghampiri orang yang berwajah sama dengan Novak itu.
Keylla yang melihat itu pun tidak senang, "Zen, kamu sudah sadar? " teriaknya sambil berlari ke arah Zen dan memeluk badannya.
tetapi ayahnya Keylla menarik badan Putrinya dari badan Zen.
"lepaskan dia, biarkan dia berbicara dengannya dulu! " ucap ayahnya.
Jeslyn menatap pria di hadapannya, dia sekarang merasa yakin, pria itu adalah Novak.
"nona! " bisa kita bicara sebentar! " ujar ayahnya Keylla kepada Jeslyn.
Jeslyn mengangguk, "ikut saya sebentar! " pintanya sambil sedikit menjauh dari sana.
"begini nona! kami menemukan Zen terluka parah di sisi pantai pulau ini! " di sana. "
ujar ayahnya Keylla sambil menunjukkan telunjuknya ke arah di mana Zen dulu di temukan.
"salah satu warga kami menemukannya dia tergeletak di sana penuh luka! " dan kami mengobati dia, selama satu bulan putri kami selalu merawatnya dengan baik! " sampai akhirnya dia siuman. " ujar ayahnya Keylla.
"benar dugaanku dia memang benar Novak! " batin Jeslyn.
__ADS_1
"tetapi nona, dia tidak mengingat siapa dan dari mana asal dia! " diapun melupakan namanya sendiri. " ujar ayahnya Keylla lagi.
"tuan, aku yakin, dia adalah Novak Shinoda. pria yang selama ini kami cari, dia keluarga kami tuan. " jawab Jeslyn.
ayahnya Keylla menarik napas panjang, "kalo begitu, bawalah dia bersama mu, dan jangan pernah datang lagi ke pulau ini! " ujar ayahnya Keylla.
dia sengaja berkata seperti itu, agar putrinya tidak lebih terluka, dan demi kenyamanan pulau mereka.
"terimakasih tuan! " terimakasih. " Jeslyn benar-benar merasa terharu dengan kebaikan ayahnya Keylla.
"maafkan aku Key, aku sudah mengingat semuanya, kita tidak bisa melangsungkan pernikahan ini! " ujar Zen.
Keylla yang mendengar itu dari mulut Zen begitu terkejut, "tapi kenapa Zen? " tidak masalah siapa dirimu, tapi aku mencintaimu! " jawab Keylla yang di dengar oleh ayahnya dan Jeslyn yang baru saja sampai di sana.
"nona, dia sudah menikah dengan seseorang! " jawab Jeslyn.
"Syukurlah Nov, kamu sudah mengingat semuanya! " ujar Jeslyn.
"ayo kita kembali. " ajak Jeslyn, yang membuat Zen menatap ayahnya Keylla untuk meminta jawaban dari beliau.
"pergilah nak! " ucap ayahnya Keylla.
"tapi ayah, bagaimna dengan penyatuan kami? "
ayahnya tidak menjawab pertanyaan Key, dia benar-benar putus asa saat itu.
sedangkan Jeslyn dan yang lainnya sudah membawa Zen ke atas Speedboat, "Zen, hentikan! " hentikan dia ayah! " ku mohon, aku mencintainya! " ayah lakukan sesuatu, jangan bawa Zen dariku. " Keylla histeris.
tapi ayahnya hanya bisa pasrah dan menatap kepergian Zen, Bout pun mulai meninggalkan pulau tersebut.
di atas kabin, Jeslyn duduk di hadapan Novak. Syam dan yang lainnya hanya memperhatikan keduanya.
Zen hanya menatap wajah Jeslyn, diapun masih bingung, karena sebenarnya dia tidak mengingat semuanya.
"Nov! " apa kamu mengingat semuanya? " tanya Jeslyn lagi.
Novak hanya menggeleng kepalanya pelan.
"kenapa dia bilang mengingat semuanya tadi, jelas-jelas aku mendengar dia berkata seperti itu kepada gadis tadi. " batin Jeslyn.
"terus apa yang kamu ingat? "
"nona, jika memang betul kamu adalah keluarga ku, seharusnya kamu tau apa yang terjadi denganku? " Zen bukannya menjawab dia malah balik bertanya.
"jadi betul dia tidak mengingatnya! " artinya dia bilang seperti itu, hanya ingin menghindari gadis tadi! "
"Namamu Novak Shinoda, kamu mendapat kecelakaan pesawat di saat kamu melakukan perjalanan bisnis dari negara A ke negara B ini. "
"bukan itu yang ingin aku tanyakan! " jawab Zen.
"lalu? " tanya Jeslyn heran. ternyata ingatan Novak masih belum mengingat apa-apa.
"Niken, siapa dia? " kenapa nama itu selalu muncul dalam mimpiku? "
Jeslyn terdiam, dia tidak berbicara sepatah katapun, perasaan ingin memilikinya muncul kembali di benak Jeslyn.
"dia bukan siapa-siapa! " kamu jangan mengingatnya kembali! " jawabnya.
__ADS_1
"siapa dia? " tanya Zen.
"nanti setelah kita samapai di rumah aku akan menceritakan semuanya dari awal! " jawab Jeslyn sambil pergi menghindari pertanyaan Zen yang masih bingung dengan semuanya.
"Jess! " hentikan semuanya, kamu masih menyukai Novak? " hardik Syam, dia yang tidak tenang dengan sikap bossnya tadi mencoba mengingat kannya.
"biarkan aku memilikinya sebentar saja Syam! " jawab Jeslyn.
"jess! "
"sudah hentikan Syam, jangan tanya apa-apa lagi! " teriak Jeslyn.
"biarkan aku memilikinya sebentar saja Tuhan! sebelum dia mengingat semuanya! " batin Jeslyn.
"maafkan aku Nike, aku tidak bisa menahan perasaan ku. "
ternyata perasaan Jeslyn kepada Novak muncul kembali, dia tidak rela jika harus melepaskan Novak begitu saja kepada Niken.
"sebentar saja! batin Jeslyn.
Novak yang melihat ada keanehan dengan sikap Jeslyn pun dia bertanya-tanya.
" jelas ada yang di sembunyikan gadis itu dariku! "aku jelas-jelas mengingat dia menyebut nama Niken adalah istriku di atas altar tadi! " batin Zen.
"aku akan mengikuti permainannya, siapa tau nanti aku akan mengetahuinya pelan-pelan, siapa diriku, dan siapa itu Niken, Niken" Niken!" siapa kamu! " uuuuhhh sakit! " dia meringis kesakitan di bagian kepalanya setelah menyebut nama Niken berulang-ulang.
"tuan Novak, apa kamu baik-baik saja? " seru Syam yang melihat Novak meringis kesakitanpun menghampiri Novak.
"aku tidak apa-apa! " bisa pinjamkan aku ponsel? " tanyanya.
"ada, sebentar! " Syam pun memberikan ponselnya kepada Novak.
"bisa tinggalkan aku sendiri? "
"baiklah! " Syam pun meninggalkan Novak sendirian dengan ponselnya.
"kecelakaan pesawat dua bulan lalu, aku harus mulai mencarinya dari sana? " mungkin aku akan mendapatkan petunjuk! " batinnya.
"sial, tidak ada sinyal! " setelah dia melihat ponsel itu no sinyal.
Jeslyn melihat itu dia panik, "apa yang akan di lakukannya dengan ponsel itu? " jangan jangan. "
diapun meletakan ponsel itu di sampingnya, Jeslyn menarik napas lega.
di dalam pulau, Keylla langsung mengunci dirinya di dalam kamar. dia tidak bisa terima atas perlakuan ayahnya yang tidak mendukung keinginannya.
para warga bertanya kepada ayahnya Keylla tentang Zen.
"aku melakukan yang seharusnya aku lakukan! " dia tidak boleh tinggal di pulau ini, karea dia mempunyai kerabat di luar pulau ini! " itu akan menganggu sistem ketenangan di pulau ini. " uajar ayahnya Keylla.
semua warga mengerti keputusan tetua, membiarkan Zen keluar dari pulau itu, adalah demi keberlangsungan pulau tersebut, hal tersebut sudah di jaga sejak jaman nenek moyang mereka, walau dia harus mengorbankan perasaan putrinya sendiri.
kebijakan yang ayahnya Keylla lakukan layak mendapat pujian dari warga di pulau tersebut.
bersambung....
***Hai Hai, readers apa kabar mu hari ini, semoga kalian sehat selalu ya, terimaksih atas dukungan kalian.
__ADS_1
salam dari penulis kacangππ
jangan lupa juga untuk terus mendukung dengan cara melike, koment, vote, hadiah, dan rate 5 nya yah. satu dukungan dari kalian, sangat berarti untuk Author. ππ