
Acara telah usai, Muh dan Rangga selalu mengikuti pasangan mereka. Hal ini membuat Cinta dan Aul sedikit malu.
" Abang bedua kenapa sih ngikutin mbak Cinta dan mbak Aul terus? Kami juga kangen sama mbaknya. Gantian dong" tanya Boy sepupu Cinta dan Aul dengan wajah cemberut."
" Muh, Rangga ayo ikut abi. Abi ingin memperkenalkan kalian pada Yai hasan dan istrinya. "
Akhirnya Muh dan Rangga mengikuti abi. Boy dan sepupu lainnya merasa menang, mereka mengajak Cinta dan Aul berkumpul dan bermain sama mereka.
" Alhamdulillah" ucap Cinta dan Aul yang merasa lega terlepas dari Muh dan Rangga yang terlalu posesif.
Sementara itu Muh dan Rangga merasa tegang ketika mereka diperkenalkan kepada keluarga besar Cinta dan Aul. Petuah-petuah yang diberikan oleh para sesepuh membuat mereka keringat dingin. Dua adat yang berbeda akan bersatu dalam satu ikatan pernikahan.
" Maaf Yai, bolehkah saya bertanya sedikit saja ?" Rangga yang sedari tadi diam dan mendengarkan semua petuah yang diberikan, mencoba memberanikan diri untyk bertanya.
" Boleh nak, silahkan?". Jawab Yai.
" Maaf Yai. Mengapa kami berdua tidak boleh bertemu dengan Cinta dan Aul lagi?" tanya Rangga dengan gaya lugunya.
" Kalian boleh bertemu, tapi setelah akad nikah nanti. Jadi selama kurang lebih 2 minggu ini kalian akan dipingit."
" Waduuuuhhh, gimana ini bang? Apa kita bisa menahan rasa rindu yang berat kepada pasangan kita ? Dua minggu loh bang. " tanya Rangga kepada Muh.
" Insya Allah bisa dek. Kita kan laki-laki yang kuat, jadi harus bisa." Jawab Muh dengan mantap.
Rangga terdiam mendengar jawaban Muh yang tak sesuai dengan harapannya.
" Bagaimana nak Rangga, apakah siap untuk dipingit?"
" Siap Yai. " Jawab Rangga.
Tepat pukul 8 malam, keluarga Muh dan Rangga berpamitan. Muh dan Rangga dengan berat hati meninggalkan rumah calon pengantin mereka dengan wajah lesu. 😄
" Dek, abang pamit ya. Jangan lupa hubungi abang kalau kangen." pesan Muh ke Cinta.
" Insya Allah bang." Jawab Cinta.
Rangga menarik tangan Aul agak sedikit menjauh dari yang lain.
" Sayang, mas pamit. Tapi nanti malam mas hubungi ya. I Love you." Rangga sedikit berbisik kepada Aul.
" Insya Allah mas. I love you too. " jawab Aul malu-malu.
__ADS_1
Akhirnya, mereka pun pulang dengan perasaan bahagia.
Muh masuk ke kamar, langsung mengambil handphonenya. Ia segera mengirim pesan ke Cinta.
" Assalamu'alaikum."
Lama tak dibalas, setelah 15 menit kemudian baru ada jawaban.
" Wa'alaikumussalam."
" Abang minta maaf karena pernah menyia-nyiakan adek. Abang berjanji tidak akan melakukannya lagi. Maafkan abang ya dek. "
" Iya bang, sama-sama saling memaafkan. Kita mulai semuanya dengan Bismillah. Perkuat do'a ya bang."
" Alhamdulillah, terimakasih dek. Adek lagi ngapain? "
" Lagi tiduran. "
" Abang mau nyanyi lagu untuk adek. Bentar ya. Tapi adek jangan kemana-mana. Abang mau ambil gitar dulu."
" Iya bang. Adek tunggu."
Muh mengalihkan ke Video Call.
Muh mulai memainkan gitar sambil bernyanyi.
“Berjuta rasa-rasa yang tak mampu diungkapkan kata-kata
Dengan beribu cara-cara kau selalu membuatku bahagia
Kau adalah alasan dan jawaban atas semua pertanyaan
Yang benar-benar kuinginkan hanyalah kau untuk di sini ada untukku…”
Cinta pun ikut bernyanyi, mereka saling pandang dan tersenyum.
" Suara adek bagus. " puji Muh
" Satu lagu lagi ya dek. Setelah ini baru kita tidur."
" Iya, tapu janji setelah lagu kedua kita off ya bang. Adek ngantuk. "
__ADS_1
" Iya abang janji. Adek ikut nyanyi juga ya. Lagunya Naff – judulnya Akhirnya Ku Menemukanmu."
Muh memainkan gitarnya, ia menatap Cinta. Tapi Cinta langsung menundukkan pandangannya."
“Ku berharap engkau lah
Jawaban sgala risau hatiku
Dan biarkan diriku
Mencintaimu hingga akhir."
" makasih bang. Sekarang kita istirahat dulu ya . Assalamu'alaikum"
"Wa'alaikumussalam."
Sementara itu Rangga di kamarnya sedang uring-uringan. Aul tidak mengaktifkan hpnya. Rangga telah mengirimkan pesan dan menelpon namun tak ada balasan.
Akhirnya, Rangga pun tertidur dengan rasa kecewa.
Tepat pukul 3 pagi
Drttttt drttt drtttt
MY SWEETY Calling
Rangga terkejut mendengar getar handphonenya. Ia menekan tombol merah, menolak panggilan tanpa melihat terlebih dahulu siapa yang menelpon.
Suara panggilan berdering kembali. Kali ini Rangga mengangkatnya.
" Haloooooo ada apa , dan siapa ini ? " teriak Rangga
" Assalamu'alaikum, mas."
Mendengar suara lembut mengucapkan salam, membuat Rangga langsung bangun dari tidurnya. Ia menatap handphonenya dengan mimik wajah tak percaya.
" Assalamu'alaikum."
" Wa'alaikumussalam, My Sweety. " Jawab Rangga denga nada suara di serakin supaya terdengar seksi. 😄
" Mas kita tahajud yuk. Nanti setelah shalat tahajjud. Kita ngobrol lagi."
__ADS_1
" Ok sweety, mas mandi kemudian shalat ya sayang. Assalamu'alaikum. "
"