Cinta Untuk Tiara

Cinta Untuk Tiara
Bab 19. Bukan Malam Pertama


__ADS_3

warning bocil harap skip🙈🙈


Sepulang dari kantor Mahesa, Tiara merebahkan diri di ranjang, memandangi langit-langit kamar dengan pikiran yang berkelana tentang malam pertama. Siap tidak siap Tiara harus melakukan kewajibannya malam ini.


"Huhh, belum apa-apa aku udah nervous duluan, gimana nanti kalau sakit banget? Apalagi itunya pasti gede." Tiara menghela napas menetralkan irama jantungnya.


"Astaga kenapa aku jadi omes gini sih?"


Tiara segera beranjak membersihkan diri sebelum pikirannya berkelana kemana-mana. Maklum pengantin lama yang baru mau malam pertama, hehehe.


Selesai dengan ritualnya, Tiara menyusul mertuanya yang berada di ruang tengah untuk mengobrol.


"Sore Mah, lagi nonton apa kayaknya seru banget?" Sapa Tiara kemudian duduk di samping mertuanya.


"Ini lho Ra, lagi nonton sinetron ikan asin. Kisahnya tentang suami dan pelakor yang ketahuan selingkuh." Jelas sang mertua dengan ekspresi geregetan.


"Kalau bisa jangan keseringan nonton begituan Mah. Takutnya nanti malah ke bawa di dunia nyata." Walau sebenarnya hati Tiara dilanda gelisah setelah mendengar penuturan mertuanya. Tiara takut jika suatu saat mantan pacar dari suaminya tiba-tiba muncul dan berusaha merusak rumah tangga mereka.

__ADS_1


Tiara sudah memprediksi jika suatu saat pasti itu akan terjadi, apalagi setelah mendengar sendiri bahwa pihak Mahesa lah yang mengakhiri hubungan dengan kekasihnya dulu. Semoga saja dia bisa melewati badai yang akan menerjang kehidupan rumah tangganya kelak.


***


Suara deru mobil terdengar memasuki halaman rumah, Mahesa baru saja tiba di rumah. Dia segera masuk karena begitu merindukan sang istri, padahal tadi siang sudah bertemu. Mungkin ini yang dinamakan bucin, sesering apapun bersama pasti akan merasa rindu bila berjauhan.


"Lho tumben udah pulang mas? Biasanya juga pulang malam." Tanya Tiara saat menyambut suaminya di depan pintu.


"Sengaja pulang cepet, soalnya kan mau itu." Mahesa menaik turunkan alisnya menggoda sang istri yang berada di sampingnya, ucapan Mahesa sukses membuat kedua pipi Tiara merah merona.


"Dasar omes."


"Otak mesum." Jawab Tiara lalu meninggalkan Mahesa yang masih di belakangnya.


"Sayang, kok aku ditinggal sih. Aku kan mesumnya cuma sama kamu doang." Setelah berhasil menyusul sang istri, Mahesa lalu menggendong Tiara menuju kamar.


"Ish, Mas malu tahu kalau ada yang lihat." Ucap Tiara sambil menyembunyikan wajahnya di dada bidang Mahesa namun, hanya ditanggapi kekehan oleh Mahesa.

__ADS_1


Sesampainya di kamar, Tiara diturunkan di ranjang lalu Mahesa bersiap membersihkan diri lebih dulu sebelum melahap sang istri. Tiara menyiapkan baju ganti untuk Mahesa dan meletakkannya di atas ranjang. Sembari menunggu suaminya selesai mandi, Tiara bermain ponsel melihat-lihat story di aplikasi hijau berlogo gagang telepon tersebut.


Saat Tiara ingin mengalihkan pandangan, dirinya begitu terkejut ternyata Mahesa sudah ada di hadapannya dengan handuk yang melilit di pinggang. Dengan susah payah Tiara menelan salivanya, pemandangan di depannya mampu menghipnotis dirinya.


"Ada apa?" Tanya Mahesa sambil mengelus pipi Tiara.


"Ti-tidak apa-apa Mas, cuma kaget aja tiba-tiba kamu udah di sini." Bagaikan tersengat aliran listrik, bulu kuduk Tiara seketika meremang saat merasakan sentuhan tangan dingin Mahesa.


Perlahan Mahesa mendekat hingga menindih tubuh Tiara, pandangan keduanya bertemu seraya menyelami perasaan masing-masing. Hingga akhirnya, Mahesa mengikis jarak dan kemudian melabuhkan kecupan di bibir Tiara. Tak cukup hanya sebuah kecupan, Mahesa mulai mencium dan mel*mat bibir Tiara untuk memperdalam ciuman mereka.


Bukan hanya bibir saja yang bekerja, tangan Mahesa tak tinggal diam. Mulai meraba dan menyentuh seluruh bagian tubuh sang istri terutama di bagian bukit indah milik Tiara. Mahesa mulai melucuti semua pakaian sang Istri dan kini tersisa segitiga bermuda serta kacamata kuda.


Karena sudah terbakar hasrat yang menggebu, Mahesa lekas melepas semua yang tersisa.


Tiara mulai meracau dan melenguh menikmati setiap sentuhan dari suaminya, badannya menggeliat seperti cacing kepanasan. Setelah beberapa menit pemanasan, Mahesa segera menerobos goa rimbun milik Tiara. Dan terjadilah apa yang harus terjadi.


Segitu dulu untuk bab kali ini 😁😁 takutnya yang baca ikut khilaf. Becanda ya gaess

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen 😍😘😘😘


__ADS_2