Cinta Untuk Tiara

Cinta Untuk Tiara
Bab 60. Keterpurukan Mahesa


__ADS_3

Di depan UGD, Sintia tak bisa menahan tangisnya dengan tubuh yang bergetar karena masih shock dengan kejadian tersebut.


Tak tak tak


Terdengar langkah kaki yang semakin mendekat ke arah Sintia, membuat Sintia segera berdiri lalu berhambur memeluk Mahesa.


"Kakak, aku takut!" Ucap Sintia saat berada dipelukan kakaknya.


"Gimana kejadiannya, Sin? Kenapa Tiara bisa celaka?"


Akhirnya, Sintia menceritakan setiap kejadian mulai dari awal hingga kecelakaan itu terjadi.


"Aku takut kakak ipar kenapa-kenapa, Kak!"


"Sudah Sayang. Sekarang kamu ganti baju dulu! Lihat baju kamu penuh darah!" Ucap Mama Mahesa dan di angguki Sintia.


Setelah lama menunggu, dokter yang menangani Tiara keluar dari ruang UGD.


"Bagaimana keadaan istri saya, Dok?"


"Bapak dan Ibu harap bersabar karena pasien saat ini mengalami koma akibat cedera di kepalanya yang disebabkan kerasnya benturan." Jelas dokter.


Tubuh Mahesa luruh di lantai setelah mengetahui kondisi istrinya. Dia seperti kehilangan separuh nyawanya, istri yang baru saja tadi pagi mengomelinya kini tergolek lemah di ranjang pesakitan.


"Kira-kira berapa lama pasien akan mengalami koma, Dok?" Tanya Mama Mahesa sambil merangkul putranya yang begitu rapuh.

__ADS_1


"Tergantung kondisi pasiennya, Bu. Ada yang 2 minggu bahkan sampai bertahun-tahun. Tapi kami akan selalu memantau keadaan pasien dan akan berusaha semaksimal mungkin."


"Lakukan yang terbaik untuk menantu saya, Dok!"


"Baik, Bu. Kami akan berusaha semampu kami, kalau begitu saya permisi. Karena untuk saat ini pasien akan kami pindahkan ke ruang ICU."


"Baik, Dok."


Dokter pun meninggalkan Mahesa dan mamanya yang masih duduk di lantai. Sintia yang melihat kakak dan mamanya di lantai langsung berlari dan menanyakan perihal kondisi Tiara.


"Mah, gimana keadaan kakak ipar? Dia baik-baik aja kan?"


"Dokter bilang Tiara mengalami koma akibat benturan keras di kepalanya." Jawab Mama Mahesa yang masih menenangkan putranya.


Sintia pun kembali menangis setelah mendengar penuturan mamanya.


"Sabar, Nak. Kamu harus tabah! Ingat, masih ada Shaka yang membutuhkan kamu. Kamu nggak boleh terpuruk seperti ini, kamu harus kuat demi Shaka!"


Mendengar nama anaknya, hati Mahesa rasanya seperti teriris. Memikirkan bagaimana kehidupan mereka ke depannya jika Tiara masih koma. Dunianya seakan runtuh karena belahan jiwanya sedang tergolek tak berdaya.


"Cepat bangun, Sayang! Aku dan Shaka masih membutuhkan kamu. Kamu adalah sumber semangat dan kebahagiaanku juga Shaka." Gumam Mahesa dalam hati.


"Yakinlah, Tiara pasti akan sembuh dan berkumpul lagi dengan kita semua." Ucap Mama Mahesa memberi support putranya agar tak berlarut dalam kesedihan.


*****

__ADS_1


Di sebuah apartemen, seorang wanita tengah tertawa karena telah berhasil melakukan rencana liciknya.


"Selamat menikmati ajalmu, Tiara. Aku berharap kamu langsung mati, agar aku bisa lebih leluasa mendekati Mahesa." Ucap Olivia dengan seringai liciknya.


Ya, mobil yang telah menabrak Tiara adalah mobil milik Olivia. Setelah mengintai rumah Mahesa, dia langsung melancarkan aksinya saat mengetahui Tiara keluar dari rumah.


Akhirnya, dia sengaja menabrak Tiara yang sedang menyeberang sehabis dari ATM. Memanfaatkan peluang yang ada di depan matanya.


****


"Halo, Bi. Ada apa?" Ucap Mama Mahesa saat menerima panggilan dari Bi Asih.


"Maaf Nyonya, ini den Shaka badannya tiba-tiba demam. Dari tadi rewel terus, apa perlu saya bawa ke rumah sakit juga?"


"Iya sudah bawa ke sini aja, Bik! Suruh Pak Jupri buat antar ke sini!"


"Baik Nyonya."


Mama Mahesa memasukkan ponselnya ke dalam tas, lalu dia segera menghampiri Mahesa yang masih setia duduk di depan ruangan Tiara di rawat.


"Nak, bibi mau ke sini anterin Shaka. Katanya Shaka badannya demam."


"Mama minta kamu fokus dulu ke anak kamu. Kasihan dia, dia juga butuh kamu saat ini. Jangan terlihat lemah di hadapan Shaka!"


"Iya Mah."

__ADS_1


Mahesa memejamkan matanya sejenak dan berkata dalam hati, "Maafin Papi, Shaka. Papi nggak bisa jagain mami dengan baik hingga kita harus berpisah sementara waktu dengan mami."


Pagi gaess, jangan lupa like, komen dan vote ya 😍😘😘


__ADS_2