Cinta Untuk Tiara

Cinta Untuk Tiara
Bab 82


__ADS_3

Pukul 5 pagi Tiara terbangun karena ingin buang air kecil. Saat akan menggerakkan kaki, dia merasakan beban berat menimpa tubuhnya.


"Dasar modus, cari kesempatan dalam kesempitan." Gumam Tiara lalu menyingkirkan tangan dan kaki suaminya yang menimpa tubuhnya.


Setelah membenarkan posisi tidur suaminya tak lupa Tiara menarik selimut untuk menutupi tubuh Mahesa.


Tiara segera ke kamar mandi untuk buang air kecil, lalu dia keluar dari kamar menuju dapur untuk membantu Bi Asih membuat sarapan.


"Pagi, Bik!" Sapa Tiara ketika sudah di dapur.


"Pagi, Non. Alhamdulillah Non Tiara udah pulang, Bibi sampai nggak bisa tidur nyenyak waktu tahu Non Tiara nggak pulang."


"Maaf ya, Bik. Udah bikin Bibi dan yang lain khawatir."


"Enggak apa-apa kok, Non. Yang penting sekarang Non Tiara udah pulang."


"Iya Bik. Bibi mau bikin apa buat sarapan biar Tiara bantu?"


"Itu Non, Nyonya minta dibuatkan sop daging."


"Kalau gitu Bibi siapin aja bahannya nanti biar aku yang masak."


"Baik Non."


Setelah 1 jam bergelut di dapur, Tiara sudah selesai menyiapkan sarapan di meja makan. Lalu dia segera ke kamar untuk membangunkan Mahesa, sebelum itu dia melihat Shaka yang tidur bersama omanya.

__ADS_1


Usai melihat Shaka yang masih terlelap dengan di dampingi omanya, Tiara langsung ke kamarnya. Ketika sudah di kamar, Tiara membuka gorden agar cahaya matahari bisa masuk.


"Mas, bangun udah pagi!" Panggil Tiara sambil menggoyang lengan Mahesa.


"Mas, bangun! Kamu ke kantor kan hari ini." Ulang Tiara.


Mahesa mulai menggeliatkan badannya tapi bukannya bangun dia malah kembali menarik selimut.


Hal itu membuat Tiara jadi geregetan karena suaminya, "Astaga, sekalinya tidur udah kayak kebo aja susah dibangunin."


"Mas! Kalau nggak bangun juga aku bakal pergi lagi." Ancam Tiara.


Sontak ucapan Tiara langsung membuat Mahesa terbangun dan menarik tangan Tiara hingga dia terjatuh menimpa tubuh Mahesa.


"Mau pergi ke mana? Aku nggak akan biarin kamu pergi lagi, kalau perlu nggak usah keluar rumah." Ucap Mahesa sambil mengeratkan pelukannya.


Mendengar itu Mahesa langsung membalikkan posisi dengan Tiara yang berada di bawahnya.


Untuk beberapa saat mereka beradu pandang hingga bibir Mahesa sudah mendarat di bibir Tiara.


Ceklek


"Kakak, ayo kita sarapan!" Panggil Sintia lalu dia terdiam karena melihat pemandangan di depannya.


"Upss, sorry aku nggak lihat. Aku pergi dulu, bye." Pamit Sintia, sedangkan Tiara pipinya sudah merah merona karena malu ketahuan oleh adik iparnya itu.

__ADS_1


"Dasar bocah tengil, gangguin orang aja." Gerutu Mahesa.


-


-


-


Sementara itu, sepulang dari stasiun Dika mampir ke restoran lebih dulu untuk makan siang sebelum dia ke kantor.


Namun, saat selesai memesan makanan dia pergi ke toilet untuk ganti baju. Baru saja dia akan masuk ke toilet tiba-tiba ada seorang gadis yang membawa minuman menabraknya, alhasil bajunya menjadi kotor karena tumpahan minuman tersebut.


"Maaf, Mas. Saya nggak sengaja." Ucap gadis itu sambil membersihkan baju yang dipakai Dika.


"Sudah-sudah, biar saya bersihkan sendiri."


"Sekali lagi saya minta maaf, Mas. Saya benar-benar nggak sengaja."


"Iya-iya, lebih baik kamu pergi sekarang!" Ketus Dika.


"Iya, kalau gitu saya pergi dulu." Pamit gadis itu.


Setelah gadis itu pergi Dika langsung masuk toilet pria dan mengganti bajunya.


"Apes banget sih, udah capek habis perjalanan jauh malah ketemu cewek ceroboh." Gerutu Dika, sedangkan di luar restoran gadis yang menabrak Dika tadi bergumam sambil berjalan, "Dasar cowok aneh, jadi orang kok nggak ada manis-manisnya. Ekspresi wajah udah mirip jalan tol, datar."

__ADS_1


Hai semuanya, berhubung banyak yang minta buat dilanjut untuk sementara aku lanjut part Tiara-Mahesa beberapa bab lagi. Dan untuk Dika bakal aku bikin di season 2 yang pastinya masih di sini ya.


Terima kasih untuk partisipasinya, jangan lupa like dan komen ya. Happy weekend guys 😍😘😘


__ADS_2