Dewi Mawar Penakluk Surgawi

Dewi Mawar Penakluk Surgawi
Li Jong


__ADS_3

Qia Qia mengedarkan kembali kesadaran jiwanya dan kini dia mengetahui jika di kawasan istana itu sudah tidak ada lagi ras iblis darah bertanduk empat namun ada sebuah bangunan besar dekat bagian kanan kawasan istana itu yang masih memiliki ratusan ras iblis darah bertanduk empat.


"Kalian kok bersembunyi, bola lava penghancur" ucap Qia Qia berbicara sendiri sambil kembali mengayunkan pedang lava neraka ke bangunan besar itu dan terlihat sebuah bola lava ukuran kecil melesat ke bangunan besar itu dan


Boooooooooooooooooom


Bangunan besar itu hancur berikut semua bangunan kecil yang ada di sekitarnya namun tidak ada satu rumah di luar kawasan itu yang hancur.


"Sudah beres, tapi aku tidak suka dengan panggung batu tempat turnamen itu" ucap Qia Qia sambil kemudian berteleportasi ke atas panggung turnamen dan kembali mengayunkan pedangnya ke panggung turnamen itu.


Bola lava penghancur miliknya kembali melesat dan booooooooooom panggung batu itu hancur menjadi abu membuat sebuah kawah besar di alun alun ibukota kerajaan itu.


"Aku lupa masih banyak dari mereka yang terluka akibat ku" ucap Qia Qia sambil berteleportasi kembali ke atas kawasan istana itu dan melayang sepuluh meter di atas orang orang yang berpakaian hitam yang kini semuanya sedang menenangkan diri mereka serta berusaha merawat luka mereka.


Pria sepuh yang sebelumnya di tolong oleh Qia Qia melesat menemui Qia Qia dan melayang dua meter di depan Qia Qia.


"Dewi Mawar, Terima kasih atas bantuan anda saya Li Jong berhutang nyawa kepada anda" ucap pria sepuh itu dengan sangat hormat sambil membungkukkan badannya.


"Li Jong sebenarnya kalian siapa dan kenapa menyerang Istana kerajaan ini" ucap Qia Qia sambil mengedarkan kesadaran jiwanya memeriksa apabila ada yang kritis lukanya.


"Dewi Mawar kami semua adalah aliansi sekte dan saya ada patriark dari sekte pedang bulan" ucap pria sepuh yang mengaku bernama Li Jong itu dengan sangat hormat.

__ADS_1


"Nanti lagi kita berbincangnya, kita bantu sembuhkan mereka yang sedang kritis dulu saja" ucap Qia Qia sambil terbang melayang ke bawah dan Li Jong langsung mengikuti Qia Qia.


Qia Qia berdiri di depan ratusan orang yang terbaring tak berdaya karena luka luka mereka dan terlihat juga banyak yang duduk membantu mereka dengan mengalirkan Qi agar luka kawan mereka tidak mengancam nyawa namun Qia Qia tahu jika tidak segera di obati maka selamanya mereka akan mengalami luka dalam yang berbahaya bagi kultivasi mereka.


Sementara itu Li Jong berdiri di belakang Qia Qia dengan sangat hormat sambil melihat banyaknya yang terluka.


"Li Jong bisa aku minta bantuan mu" ucap Qia Qia pelan dan terdengar sangat ramah.


"Dewi apa yang bisa saya bantu untuk anda" ucap Li Jong dengan sangat hormat.


"Bagikan ini ke mereka semua, minta orang orang sektemu yang sehat untuk membantu membagikan ini, bagi rata seorang satu butir termasuk yang tidak terluka" ucap Qia Qia sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi satu juta butir pil penyembuh tingkat dewa ke Li Jong.


Li Jong yang menerima cincin dimensi tersebut melihat isinya dan langsung mematung karena terkejut dengan banyaknya pil penyembuh tingkat dewa yang memiliki kemurnian diatas seratus persen seperti yang dia terima dari Qia Qia tadi.


Banyak dari mereka mengenali Qia Qia karena selain di bantu oleh Qia Qia mereka juga masuk ke dalam kawah buatan Qia Qia.


Li Jong tersadar dari lamunannya dan langsung berlari menemui orang orang sektenya dan meminta mereka ikut membagikan secara merata pil penyembuh tingkat dewa dari Qia Qia itu.


"Benua ini berbeda dengan benua satunya, ternyata mereka sudah sangat jenuh dengan pihak kerajaan ini sampai membentuk sebuah aliansi dan memberontak" ucap Qia Qia dalam hatinya sambil melesat dan ke atas reruntuhan bangunan dan duduk di sana memandang mereka.


Setengah jam berlalu dan terlihat jika Li Jong bersama seorang wanita muda yang sebelumnya di bantu Qia Qia yang merupakan wanita muda yang bertemu dengan Qia Qia di pintu gerbang ibukota mendekati Qia Qia dan berdiri dengan hormat di depan Qia Qia.

__ADS_1


"Dewi ini saya kembalikan karena masih banyak yang tersisa" ucap Li Jong dengan sangat hormat dan langsung diterima kembali oleh Qia Qia.


"Dewi Terima kasih tadi sudah menyelamatkan nyawa saya dan ayah saya ini" ucap wanita muda itu dengan sangat hormat.


"Itu sudah kewajiban ku membantu kalian semua, sekarang istana kerajaan beserta semua orang disini sudah tiada lalu apa rencana kalian" ucap Qia Qia dengan ramah.


"Dewi, saya dan yang lainnya sepakat untuk tidak memiliki pemimpin saja biarlah di benua ini cukup ada tuan kota dan kepala desa saja" ucap Li Jong dengan sangat hormat.


"Li Jong apa kau mengenal Li Yanji atau Li Wanyi atau sahabat ku Dewi Li Mei mungkin" ucap Qia Qia dengan ramah sambil tetap duduk di reruntuhan bangunan itu.


"Dewi, saya masih sepupu yang dari Li Yanji dan termasuk keluarga dengan Li Wanyi namun dengan Dewi Li Mei saya tidak sedarah" ucap Li Jong dengan sangat hormat.


"Oh baiklah, lalu apa pendapat mu jika aku memberikan dunia peri ini kembali ke Dewi Li Mei" ucap Qia Qia dengan ramah


"Dewi apakah Dewi Li Mei masih hidup setelah lima ratus juta tahun lebih" ucap Li Jong dengan sangat hormat.


"Jika Li Yanji saja masih hidup kenapa sahabat baik saya Dewi Li Mei tidak, Li Jong kami para Dewi tidak suka bercanda untuk hal seperti ini jadi apa pendapatmu" ucap Qia Qia dengan sangat serius.


"Dewi, kami semua adalah penduduk Dewi Li Mei dan saya yakin semua penduduk akan setuju dengan keputusan anda" ucap Li Jong dengan sangat hormat.


"Benarkah, coba kita lihat" ucap Qia Qia sambil berdiri di lalu melayang lima puluh meter di atas tanah.

__ADS_1


"Kalian penduduk dunia Peri dengarkan baik baik, namaku adalah Qia Qia aku biasa di panggil dengan sebutan Dewi Mawar, dua raja di dua Benua dan para bawahannya sudah aku habisi jadi setidaknya aku sepantasnya menjadi pemimpin dunia peri ini namun aku akan memberikan dunia ini kepada sahabatku yaitu Dewi Li Mei, kalian boleh menolak jika ada dari kalian yang tidak setuju dengan keputusan ku ini" ucap Qia Qia dengan menggunakan kekuatan qi mendalamnya dan dengan kekuatannya yang di puncak kultivasi maka dia bisa membuat suaranya terdengar oleh semua penduduk dunia Peri.


__ADS_2