Dewi Mawar Penakluk Surgawi

Dewi Mawar Penakluk Surgawi
Menemukan markas kedua


__ADS_3

"Baik Dewi Terima kasih, saya mohon diri" ucap bawahan Qia Qia itu dengan suara yang terdengar sangat berbahagia melalui telepati.


"Ratusan juta tahun kalian mengikuti ku dan tidak pernah meminta apapun dariku, semoga saja kehidupan kalian semua menjadi semakin baik kedepannya di dunia kecil itu" ucap Qia Qia berbicara sendiri sambil melihat ke arah atas kamarnya.


Qia Qia kemudian melangkah menuju halaman kediamannya itu dan melihat ke angkasa, dia melihat ada sepuluh kapal perang angkasa yang melintas di atas kediamannya itu.


"Kenapa masih ada kapal perang angkasa yang melintas di atas kota ini, sebaiknya aku memeriksanya, apa jangan jangan ada markas lainnya untuk kapal kapal perang angkasa kekaisaran bulan ini" ucap Qia Qia berbicara sendiri sambil menggerakkan tangannya dengan cepat dan kini tubuhnya sudah kembali dilapisi oleh bola cahaya transparan yang merupakan segel perlindungan dan juga segel ilusi.


Qia Qia yang kini sudah tidak terlihat oleh siapapun kemudian berteleportasi ke geladak salah satu kapal perang itu.


"Banyak sekali tingkat abadi di kapal kapal perang angkasa kekaisaran bulan ini, setidaknya ada lima puluh orang yang memiliki kultivasi tingkat pencipta abadi tahap akhir, baiklah kita lihat apakah kalian juga memiliki harta disini" ucap Qia Qia sambil melayang pelan memasuki bagian dalam kapal perang yang dinaikinya itu.


Ada seribu orang di kapal perang itu namun tidak ada seorang pun yang menyadari kehadiran Qia Qia.


Satu persatu ruangan kapal mulai dimasuki oleh Qia Qia dan semua yang berharga langsung dimasukan oleh Qia Qia ke halaman istana dunia mawar.


"Aku akan membuat kalian semua jatuh miskin dan nanti nasib kalian semua akan seperti kawan kawan kalian" ucap Qia Qia dalam hatinya sambil terus melakukan pembersihan di kapal perang itu.

__ADS_1


Satu persatu kapal perang dia bersihkan dan kini kapal kapal perang itu sudah sangat jauh dari atas kota mawar, Qia Qia sendiri sudah duduk di pojok dek kapal yang jauh dari siapapun.


Qia Qia duduk dengan santai dan memperhatikan semua prajurit khusus kekaisaran yang sedang fokus melihat ke arah daratan di bawah kapal perang angkasa kekaisaran bulan itu.


Enam jam berlalu dengan cepat dan Qia Qia masih duduk di pojokan dek kapal melihat jika kini ada hampir lima ratus kapal perang angkasa kekaisaran bulan yang sedang terbang rendah hendak mendarat di lembah tempat dia menemukan ujung lorong ruangan bawah tanah kediamannya.


"Jadi kalian semua bersembunyi di sini, coba kita lihat sebelah mana sebenarnya persembunyian kalian ini" ucap Qia Qia dalam hatinya sambil terus memperhatikan sekitarnya dengan teliti.


Kapal yang dinaiki oleh Qia Qia terus melesat menuruni lembah dan kemudian menabrak dinding tebing persis di seberang mulut Goa yang di segel oleh Qia Qia sebelumnya.


Perang angkasa di sana semuanya sudah terparkir di atas tanah dan sedangkan para prajurit khusus kekaisaran bulan sudah kembali ke kediaman mereka namun terlihat jika ada lima ratus orang yang berjaga dengan berpatroli di sekitar kapal kapal perang angkasa itu.


Satu persatu kapal kapal perang angkasa kekaisaran bulan itu dimasuki oleh Qia Qia dengan sangat mudah dan Qia Qia mengosongkan semua kapal perang angkasa itu dan memasang bola peledak di pusat artefak kapal agar kapal kapal perang itu meledak jika sampai ada yang mencoba memperbaiki pusat artefak nya.


Memerlukan waktu hampir empat jam untuk Qia Qia mengosongkan dan merusak susunan segel di pusat artefak kapal kekaisaran bulan dan kini dia sudah melayang di dekat gerbang dimensi yang melayang di atas dunia kecil itu.


Qia Qia kemudian menggerakkan tangannya dengan cepat dan langsung menunjuk ke arah gerbang dimensi, cahaya transparan kembali keluar dari jari telunjuknya dan langsung melesat menuju tiang kanan gerbang dimensi.

__ADS_1


Gerbang dimensi yang semulanya redup langsung bersinar terang namun hanya sepersekian detik saja dan langsung redup kembali pertanda jika gerbang itu sudah tidak dapat digunakan oleh siapapun lagi.


"Sudah aman dan kini mereka sudah tidak bisa keluar dari dalam dunia kecil ini kecuali masih ada gerbang dimensi lainnya di dunia ini dan sebaiknya aku memeriksa dunia kecil ini terlebih dahulu, sepertinya kehidupan di dunia kecil ini terpusat di sekitar area ini saja" ucap Qia Qia dalam hatinya sambil melihat ke bawah dan yang di lihatnya adalah sebuah kota yang melingkari area tempat semua kapal perang angkasa kekaisaran bulan terparkir ini persis sama dengan yang dia temukan sebelumnya di kepulauan bintang.


"Apa itu, sepertinya sebuah altar" ucap Qia Qia sambil melihat sebuah kuil di atas bukit di belakang kota sebelah barat.


Qia Qia langsung melesat menuju ke kuil di puncak bukit tersebut dan langsung memasukinya.


"Ternyata dunia kecil ini merupakan dunia dalam artefak menara, kalian sungguh percaya diri dengan menyimpan pusat artefak menara dunia kecil kalian di kuil ini" ucap Qia Qia sambil menggerakkan tangannya dengan cepat dan kemudian memegang altar persegi delapan yang terlindungi oleh banyak array dan segel segel pertahanan.


Cahaya transparan keluar dari dalam telapak tangan Qia Qia dan langsung menyebar menutup altar itu.


Qia Qia kemudian mundur sedikit menjauh dari altar dan terlihat jika altar itu kini bersinar sangat terang lalu meredup kembali, kini semua array dan juga segel Pertahanan Altar itu sudah tidak aktif lagi dan Qia Qia langsung bergegas mengambil artefak menara yang ada di tengah altar dan langsung berteleportasi ke atas awan karena melihat kedatangan seratus orang prajurit khusus kekaisaran bulan yang datang akibat cahaya terang yang dikeluarkan altar saat semua array dan segelnya di lumpuhkan oleh Qia Qia.


Meskipun Qia Qia berada dalam bola cahaya transparan yang merupakan segel perlindungan dan juga tidak akan terlihat oleh siapapun karena adanya segel ilusi namun Qia Qia sengaja memilih menghindari mereka karena harus segera menyegel artefak menara itu.


Qia Qia melayang di atas awan dengan memegang artefak menara dunia kecil itu di tangan kanannya, dia kemudian menggerakkan tangan kirinya dengan sangat cepat dan terlihat cahaya transparan kini keluar dari dalam telapak tangan kanannya yang langsung membuat bola cahaya transparan yang menjadikan artefak menara dunia kecil itu berada di dalamnya.

__ADS_1


__ADS_2