Dewi Mawar Penakluk Surgawi

Dewi Mawar Penakluk Surgawi
Dunia Kecil baru


__ADS_3

Qia Qia menerima artefak menara itu dan dia langsung menyimpannya di dalam cincin dimensinya.


"Aku akan melanjutkan perjalanan ku nanti kalian kembalilah ke dunia kecil jika sudah selesai disini, aku akan memasang gerbang dimensi lintas galaksi disini dan akan terhubung dengan dunia kecil kalian, kalian urus kedua dunia ini, bangun ulang dan jadikan dunia yang nyaman untuk kalian semua namun seperti biasa siapkan pasukan yang kapan saja saya butuhkan selalu siap seperti tadi" ucap Qia Qia dengan ramah sambil mengeluarkan sebuah gerbang dimensi lintas galaksi dan memasangnya di dekatnya.


"Baik Dewi, kami akan membangun ulang dunia ini, oh iya dewi, apakah kami bisa mengajak suami kami kesini saja biar mereka tidak di dunia naga, karena dunia kecil yang lama akan kami fokuskan untuk berlatih saja" ucap salah seorang prajurit wanita itu sambil tersenyum hangat ke Qia Qia.


"Tentu saja, bukankah aku sebelumnya sudah meminta kalian untuk mengajak anak dan suami kalian ke dunia kecil, tapi jika kalian inginnya di dunia ini maka aku juga tidak akan melarang kalian, namun aku belum bisa memasang gerbang dimensi dari sini ke dunia naga karena untuk itu harus meminta izin dahulu ke pemimpin Long Yu jadi kalian gunakan saja gerbang dimensi lintas galaksi yang ada di dunia kecil kalian baru gunakan gerbang ini untuk kesini, bagaimana menurut kalian apa setuju" ucap Qia Qia dengan ramah sambil tersenyum hangat ke sepuluh prajurit wanita nya itu.


"Dewi terima kasih, kami nanti sambil menjemput keluarga kami akan menemui Pemimpin Long Yu jika diperkenankan oleh anda karena kami ingin meminta bantuan kepada Pemimpin Long Yu untuk mengirimkan ahli ahli bangunan dunia naga ke dunia kecil ini" ucap salah seorang prajurit wanita dengan sangat hormat.


"Tentu saja aku tidak keberatan dengan hal itu, oh ya portal dimensi dunia ini dengan dunia bulan sudah rusak olehku tadi jadi sementara kalian belum bisa ke dunia bulan, namun nanti aku akan memasang gerbang dimensi lintas galaksi dari sini ke dunia bulan jika aku sudah menemukan tempat yang cocok jadi kalian semua bisa ikut mengawasi dunia bulan nantinya" ucap Qia Qia kembali dengan ramah.


"Baik Dewi terima kasih, jika demikian kami pamit untuk kembali melanjutkan pekerjaan kami membersihkan dunia ini" ucap salah seorang prajurit wanita itu dengan sangat hormat.


"Lanjutkanlah dan jika ada apa apa bertelepati saja kepada ku" ucap Qia Qia dengan ramah sambil tersenyum hangat ke semuanya lalu melangkah memasuki gerbang dimensi lintas galaksi yang dia pasang sebelumnya.


Qia Qia muncul di samping kanan gerbang dimensi dunia kecilnya yang terhubung dengan dunia naga dan dia langsung mengeluarkan pasangan gerbang dimensi yang sebelumnya dia pasang.

__ADS_1


Gerbang dimensi lintas galaksi itu langsung bersinar terang dan redup kembali tidak lama kemudian pertanda sudah terhubung dengan dunia kecil barunya.


"Dewi maaf barusan saya sedang ke kamar mandi jadi tidak melihat kedatangan anda dan prajurit yang lain sedang berpatroli keliling" ucap seorang prajurit wanita nya yang bertugas menjaga Gerbang dimensi lintas galaksi yang terhubung dengan dunia naga.


"Tidak apa apa, ini gerbang dimensi yang terhubung dengan dunia kecil tempat dimana yang lainnya sedang berada dan nanti kalian semua ajak keluarga kalian ke dunia kecil itu, bangun ulang dunia itu jadikan dunia yang nyaman untuk kalian, minta bantuan kepada pemimpin Long Yu saja agar ahli bangunan dunia naga bisa membantu kalian" ucap Qia Qia dengan ramah sambil tersenyum hangat ke prajurit wanita nya itu.


"Baik Dewi terima kasih jika demikian maka kami bisa hidup bersama dengan keluarga kami disana selamanya" ucap prajurit wanita itu kembali dengan hormat.


"Aku minta tolong simpan artefak menara ini di atas altar dunia ini agar keduanya aman" ucap Qia Qia sambil memberikan artefak menara dunia kecil barunya.


"Baik Dewi saya akan menyimpannya disana dan apakah di dunia kecil yang baru kami bisa juga berusaha seperti di dunia naga" ucap prajurit wanita itu dengan hormat.


"Baik Dewi" ucap prajurit wanita itu dengan sangat hormat dan tampak berbahagia.


"Baiklah aku akan melanjutkan perjalanan ku dan jangan lupa simpan artefak menara di altar dunia" ucap Qia Qia dengan ramah sambil kemudian berteleportasi kembali ke perut goa yang sebelumnya dia datangi.


"Dewi Qia ini sejak bisa berteleportasi sudah seperti Penguasa seratus galaksi, suka hilang dari pandangan" ucap prajurit wanita itu sambil tersenyum dan melangkahkan kakinya menuju ke pagoda milik Qia Qia untuk menyimpan artefak menara yang di berikan oleh Qia Qia.

__ADS_1


Qia Qia muncul di depan portal dimensi yang berada di perut goa dan portal dimensi itu kini sudah redup karena tidak lagi memiliki pasangan atau tidak lagi tersambung kemanapun.


Qia Qia kemudian menyimpan portal dimensi itu ke dalam cincin dimensinya dan menghilangkan segel pertahanan yang dia buat sebelumnya.


"Kau sebaiknya menjadi abu saja" ucap Qia Qia sambil berdiri di depan mayat jenderal iblis bertanduk satu yang sebelumnya dia penggal kepala nya yang masih tergeletak di dalam perut goa itu.


Qia Qia mengeluarkan elemen apinya dan langsung membakar mayat dan kepala jenderal iblis darah bertanduk satu itu.


"Baiklah aku biarkan saja goa ini seperti ini, sudah tidak ada yang membahayakan nyawa penduduk dunia bulan dan Goa ini juga bisa digunakan nantinya oleh orang orang sekte mawar untuk berkultivasi" ucap Qia Qia sambil melihat sekelilingnya lalu berteleportasi kembali ke luar mulut Goa itu.


Di luar mulut Goa Qia Qia kemudian menghilangkan kubah perlindungannya dan langsung berteleportasi kembali ke teras kediamannya di puncak bukit kota mawar karena hari sudah mulai malam dan dia juga sudah ingin beristirahat kembali.


Qia Qia muncul di hadapan Wi Ni yang sedang duduk di kursi teras kediamannya.


"Hormat kepada Dewi" ucap Wi Ni dengan sangat hormat.


"Wi Ni, bagaimana dengan kota naga apakah ada yang terjadi selama aku pergi" ucap Qia Qia dengan ramah.

__ADS_1


"Dewi tidak ada masalah apapun selama Dewi pergi, semuanya berjalan lancar namun ada satu hal yang ingin saya tanyakan kepada Dewi" ucap Wi Ni dengan sangat hormat sambil melihat jika pakaian Qia Qia saat ini sudah sangat rusak dan sangat kotor.


"Wi Ni ada apa, bicaralah jangan ragu seperti itu" ucap Qia Qia dengan ramah sambil duduk di kursi yang biasa dia duduki yang menghadap ke arah luar.


__ADS_2