Dewi Mawar Penakluk Surgawi

Dewi Mawar Penakluk Surgawi
Sekte mawar resmi berdiri


__ADS_3

"Adik kakak akan ke kediaman kakak saja karena besok pagi kakak harus berangkat ke kepulauan bintang" ucap Wi Yu dengan ramah sambil ikut berdiri.


Mereka berdua kemudian berjalan meninggalkan taman belakang itu dan Wi Ni sengaja beristirahat di kediaman Qia Qia agar besok pagi bisa mendampingi Qia Qia dalam peresmian sekte mawar.


Sementara itu Qia Qia sudah pulas tertidur di kamarnya dan dia benar benar menikmati istirahatnya karena tanpa bawahannya ketahui jika sebelum Qia Qia beristirahat, Qia Qia sudah membuat kubah perlindungan yang transparan dan menutup puncak bukit itu, dan sesuai pengaturan Qia Qia kubah perlindungan transparan itu masih bisa di lintasi oleh para bawahannya yang sudah melakukan kontrak jiwa dengannya.


Matahari pagi mulai bersinar dan tampak jika di kediaman Qia Qia sudah sangat ramai karena saat ini mereka semua sedang menikmati sarapan mereka namun tidak ada seorangpun yang berani bersuara saat makan.


Wi Yu sendiri sudah berangkat dengan membawa seratus prajuritnya berlayar menggunakan perahu perangnya menuju ke kepulauan bintang yang terletak di tengah samudra.


Disisi lain para penduduk kota mawar yang semuanya sudah mendapatkan kontrak jiwa dari Qia Qia saat ini sudah memenuhi lapangan utama sekte mawar bersiap menyambut kedatangan Qia Qia sang Dewi Mawar.


"Wi Ni apakah jubah yang ku pesan sudah ada yang selesai" ucap Qia Qia selesai menikmati sarapannya.


"Dewi, jubah pesanan anda baru jadi seribu buah dan ini ada sepuluh jubah yang dibuat khusus untuk anda gunakan" ucap Wi Ni sambil menyerahkan sebuah cincin dimensi yang berisi sepuluh buah jubah berwarna putih dengan ukiran bunga mawar dan jubah ini memiliki kualitas bahan yang sangat bagus di atas yang lainnya.


Qia Qia melihat isi cincin dimensi itu dan mengeluarkan satu jubah lalu memakainya karena memang dia sejak keluar kamar tidak menggunakan jubah.

__ADS_1


"Jubah ini sangat bagus, dan Wi Ni kau gunakan juga jubah mawar mu" ucap Qia Qia dengan ramah sambil tersenyum hangat ke mereka semua.


"Baik Dewi" ucap Wi Ni sambil berdiri lalu melepas jubahnya dan menyimpannya di dalam cincin dimensinya dia kemudian mengeluarkan satu jubah mawar yang berwarna biru muda dan langsung menggunakan nya.


"Baiklah kalian semua ikut saja jika mau, ayo kita ke bawah karena mereka semua sudah menunggu kita" ucap Qia Qia dengan ramah sambil kemudian melangkah menuju ke luar dari kediamannya itu.


Semua bawahan Qia Qia langsung mengikutinya dan Wi Ni memilih untuk berjalan di samping kiri Qia Qia.


Diluar kediaman mereka semua kemudian terbang menuju ke atas panggung yang ada di lapangan utama sekte mawar dan lapangan itu lebih luas dari pada lapangan alun alun kota mawar.


Qia Qia dan Wi Ni mendarat persis di tengah panggung sedangkan para bawahannya yang lain langsung berdiri di pinggir panggung.


"Aku dengan ini meresmikan sekte mawar dan hanya penduduk kota mawar yang sudah melakukan kontrak jiwa kepadaku saja yang dapat bergabung disini, untuk kalian yang ingin bergabung disini dan belum melakukan kontrak jiwa maka wajib hukumnya melakukan kontrak jiwa kepada Wi Ni atau pun Hao Kong.


Sekte mawar ini akan di pimpin oleh Wi Ni dan akan di bantu oleh Hao Kong, aku tidak akan membatasi usia kalian dan juga jenis kelamin kalian, baik wanita maupun laki laki semuanya boleh bergabung dengan sekte mawar namun ingat bergabung dengan sekte mawar itu sama artinya kalian siap berperang melawan mereka semua yang berjiwa jahat dan mengancam nyawa orang orang yang tidak berdosa apakah kalian siap untuk itu" ucap Qia Qia dengan sangat mendominasi dan sedikit menekan semua bawahannya itu.


"Kami Siaaaaap" ucap semua bawahannya itu dengan sangat kompak dan terdengar sangat mendominasi.

__ADS_1


"Baiklah untuk pendaftaran dan lain sebagainya akan diurus oleh Wi Ni selanjutnya, aku sekali lagi mengingatkan kepada kalian semua bawahanku untuk selalu berhati hati" ucap Qia Qia dengan ramah namun tetap menggunakan kekuatan qi mendalamnya.


"Wi Ni lanjutkanlah aku ada urusan dan jika ada masalah maka bertelepati lah kepadaku" ucap Qia Qia dengan ramah sambil tersenyum hangat ke Wi Ni dan yang lainnya.


"Baik Dewi, berhati hatilah" ucap Wi Ni dengan sangat hormat sambil melihat Qia Qia yang kemudian menghilang dari pandangan semua orang.


"Baik semuanya, dengarkan aku, kalian yang ingin bergabung menjadi anggota sekte mawar silahkan diam di tempat sedangkan sisanya silahkan kembali ke lokasi pembangunan tembok kota karena kita harus segera menyelesaikan pembangunan tembok kota kita ini" ucap Wi Ni dengan ramah dan menggunakan kekuatan qi mendalamnya.


Para penduduk kota mawar langsung bergerak meninggalkan lapangan utama sekte mawar untuk menuju lokasi pembangunan tembok kota dan terlihat jika hanya kaum muda saja yang masih bertahan di sana.


"Kalian semua berbaris dengan rapi dan naik satu persatu" ucap Wi Ni dengan ramah dan menggunakan kekuatan qi mendalamnya sehingga terdengar oleh mereka yang masih ada di lapangan utama sekte.


"Data mereka semua dan berikan masing masing satu jubah mawar, lalu pisahkan mereka sesuai dengan tingkat kultivasi mereka saat ini sesuai dengan arahan ku kemarin" ucap Qia Qia ke para bawahan Qia Qia yang ada di atas panggung itu yang sudah dia jadikan pengajar di sekte mawar sesuai dengan keahlian dan tingkatan kultivasi mereka.


"Baik master sekte" ucap mereka semua dengan kompak sambil masing masing mengeluarkan satu meja dan dua kursi yang akan mereka gunakan untuk mendata calon murid mereka.


Sementara itu Qia Qia muncul di atas sebuah gunung yang merupakan sebuah gunung terlarang sesuai dengan peta yang di berikan oleh Wi Yu, dan letak Gunung itu tidak jauh dari kota mawar hanya berjarak lima puluh kilometer saja dari gerbang masuk kota mawar ke arah ibukota kerajaan.

__ADS_1


"Jika aku lihat di peta maka gunung ini merupakan salah satu gunung terlarang" ucap Qia Qia sambil mengawasi sekitarnya dan dia saat ini sudah kembali menggunakan bola cahaya transparan nya agar tidak ada seorangpun yang melihatnya.


"Banyak sekali pasukan yang berjaga di bawah, ada apa sebenarnya di gunung terlarang ini" ucap Qia Qia sambil melihat ke arah lereng gunung dan melihat ada beberapa tenda besar disana dan terlihat juga ada seratus orang prajurit khusus kekaisaran bulan yang sedang menikmati sarapan mereka.


__ADS_2