Dewi Mawar Penakluk Surgawi

Dewi Mawar Penakluk Surgawi
Berpetualang 11


__ADS_3

“Jia Yun Ma, bagi dua pasukan mu dan suruh mereka masuk kedalam hutan di kiri dan kanan jalan ini.” Ucap Qia Qia.


“Baik Dewi.” Ucap Raja Jia Yun Ma sambil kembali keluar dari dalam kereta kuda itu.


Qia Qia Pun sama dia pun keluar dari dalam kereta kuda demikian juga dengan Yun Ji yang mengikuti Qia Qia, Qia Qia kemudian melayang lima puluh meter dari atas tanah dan mengedarkan kesadaran jiwanya agar tahu apa yang sebenarnya terjadi di hutan itu.


“Jadi di dunia ini masih ada pengendali hewan buas ternyata.” Ucap Qia Qia yang sudah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.


“Jia Yun Ma, tarik kembali pasukan mu, dan tetap diam di sekitar kereta kuda saja.” Ucap Qia Qia bertelepati ke Raja Jia Yun Ma.


“ Baik Dewi.” Jawab Raja Jia yun Ma melalui telepati juga.


Qia Qia tetap melayang dan tetap mengawasi sekitarnya dengan kesadaran jiwa nya, tapi kini semua pasukan kerajaan yang menjadi pengawal Raja Jia Yun Ma berkumpul di bawahnya.


“Kau keluarlah, aku tahu kau tidak memiliki niatan jahat untuk kami bukan.” Ucap Qia Qia bertelepati ke sosok pria sepuh yang sedang menunggangi seekor Singa di dalam hutan itu dan merupakan pemimpin dari para pengendali hewan buas.


“Baik, saya saya keluar dan maaf jika penyambutan kami membuat rombongan Dewi menjadi terhenti.” Ucap Pria sepuh itu melalui telepati.


Qia Qia kemudian melayang turun dan berdiri di depan semua bawahan nya itu, Raja Jia Yun Ma dan Yun Ji pun langsung mendekati Qia Qia dan berdiri di belakang Qia Qia.

__ADS_1


“Kalian tidak perlu khawatir apapun karena para pengendali hewan buas ini tidak mempunyai niat jahat untuk kita, dan mereka semua mendukung kita yang ingin membersihkan dunia Yun ini.” Ucap Qia Qia menggunakan kekuatannya jadi hanya terdengar oleh para bawahannya yang ada di sana saja.


“Dewi, selama ini saya pernah mendengar adanya pengendali hewan buas namun setahu saya mereka sangat tertutup selama ratusan juta tahun ini, sehingga saya pun belum pernah bertemu dengan mereka.” Ucap Raja Jia Yun Ma.


“Ya, hari ini kau akan bertemu dengan mereka dan akan bekerja sama dengan mereka juga.” Ucap Qia Qia.


Tepat selesai Qia Qia berbicara terlihat di depan mereka kini ratusan harimau keluar dari dalam hutan di kiri dan kanan mereka dan terlihat juga ada ratusan orang yang menaiki Singa.


Qia Qia tetap berdiri dengan tenang namun tidak dengan para bawahannya yang menjaga agar kuda kuda mereka tidak sampai melarikan diri akibat kedatangan ratusan hewan hewan buas itu.


seorang pria sepuh yang menunggangi Singa terbesar tampak memimpin di depan semua penunggang Singa itu dan harimau Harimau itu berjaga di samping kiri dan kanan mereka membuat perlindungan untuk para penunggang Singa itu.


Pria sepuh yang menunggangi Singa itu pun kemudian berhenti dua meter di depan Qia Qia demikian juga dengan semua penunggang Singa di belakangnya, mereka kemudian turun dari atas singa dan langsung berlutut satu kaki di depan Qia Qia dengan membuka pertahanan jiwa mereka.


“Apa aku mengenal kalian?” Tanya Qia Qia.


“Dewi tidak mengenal kami dan kami juga tidak mengenal Dewi namun kami tahu jika Dewi pemilik dari Pedang Lava Neraka dan hewan hewan di kota juga sudah memberitahu kami mengenai apa yang terjadi di kota jadi kami ingin mengabdikan diri kepada Dewi, maaf jika sambutan kami sedikit berlebihan.” Ucap Pria Sepuh yang paling depan yang merupakan pemimpin dari pasukan pengendali hewan itu.


“Lalu dari mana kalian semua bisa sampai tahu namaku?.” Tanya Qia Qia.

__ADS_1


“Dewi kami bisa berbicara dengan semua binatang bahkan dengan semut sekalipun jadi kami bisa mengetahuinya, kami mengetahui semua yang terjadi di dunia ini.” Jawab pria Sepuh itu lagi.


“Lalu kenapa aku harus menjadikan kalian bawahan ku?.” Tanya Qia Qia.


“Dewi kami semua berasal dari dunia pedang kuno, dan kami adalah bawahan dari penguasa pertama.” Jawab Pria Sepuh itu,


Qia Qia tidak langsung berbicara lagi namun dia memanggil Pedang Lava Neraka dan pedang lava neraka yang masih melayang di atas kota itu langsung merespon panggilan Qia Qia, Pedang Lava Neraka melesat dengan sangat cepat lalu melayang setengah meter di depan Qia Qia.


Pedang Lava Neraka yang sangat panas itu membuat Singa Singa terdepan menjadi sangat gelisah dan bukan hanya Singa yang menjadi gelisah karena kepanasan, namun Raja Jia Yun Ma, Yun Ji dan semua bawahan Qia Qia kini mundur karena tidak kuat dengan panas yang di keluarkan oleh Pedang Lava Neraka.


“ Biarkan Semua Singa dan Harimau untuk masuk ke dalam hutan dan kalian tetap di posisi kalian karena aku ingin mengetahui kebenaran ucapan kalian ini.” Ucap Qia Qia.


“Baik Dewi.” Ucap Pria Sepuh itu bersamaan dengan semua Harimau dan Singa Singa itu berjalan dan kemudian masuk ke dalam hutan.


“Dewi, dia adalah Ding Zi dan dia memang penduduk dunia bahkan dia adalah tangan kanan dari Penguasa yang lama, seingatku Ding Zi mempunyai tugas untuk pembersihan sebuah dunia waktu itu namun sepertinya mereka malah tertahan di dunia ini.” Ucap Jiwa yang ada di dalam Pedang Lava Neraka.


“Jadi demikian, pantas saja semuanya sudah di tingkat ilahi bumi tahap akhir, sekarang kau test mereka melayang lah di atas mereka dan keluarkan panas mu perlahan kita lihat seberapa kuat mereka, jika sudah ada yang melarikan diri maka langsung saja habisi, aku ingin melihat kesetiaan mereka apakah sudah luntur seiring waktu atau mereka masih setia ke dunia pedang kuno.” Ucap Qia Qia dalam hatinya berkomunikasi dengan Pedang Lava Neraka


“Baik Dewi, saya akan mengetes mereka semua.” Ucap Pedang Lava Neraka yang hanya terdengar oleh Qia Qia saja sambil melayang perlahan ke atas para pengendali hewan itu.

__ADS_1


Pedang Lava Neraka kemudian melayang di atas mereka semua dan secara perlahan mengeluarkan panasnya untuk mengetes kesetiaan Ding Zi dan pasukannya itu.


“Ding Zi, aku ingin tahu seberapa kuat kalian menahan panas Pedang Lava Neraka, jika kalian memang akan setia kepada ku sebagai pemimpin baru dunia pedang kuno maka aku harap kau dan semuanya bisa menahan panas maksimal dari Pedang Lava Neraka.” Ucap Qia Qia dan kini Raja Jia Yun Ma, Yun Ji dan semua bawahannya yang lain sudah mundur cukup jauh dengan membawa kuda dan kereta kuda mereka karena tidak kuat dengan panas yang dikeluarkan oleh Pedang Lava Neraka,


__ADS_2