Dewi Mawar Penakluk Surgawi

Dewi Mawar Penakluk Surgawi
Dunia Lava 8


__ADS_3

"Ijin Baginda Raja, kenapa kita harus berwujud manusia" ucap salah seorang pejabat istana itu dengan sangat hormat.


"Karena kita akan membaur dengan para penduduk lainnya, aku tidak ingin menciptakan peperangan lagi dengan umat manusia, kecuali jika mereka memulainya terlebih dahulu dan juga karena aku juga ingin manusia tahu jika tidak semua ras iblis darah itu jahat, apakah kalian paham" ucap Raja Qia Zi dengan sangat berwibawa.


"Kami paham Baginda Raja" ucap semuanya dengan sangat kompak.


"Siapa diantara kalian yang tidak bersedia membunuh pasukan kaisar iblis, silahkan berdiri" ucap Raja Qia Zi dengan sangat berwibawa.


Tidak ada seorang pun yang berdiri karena memang mereka semua penduduk dunia lava sangat membenci kaisar iblis yang dengan semena mena ingin menguasai semua dunia milik manusia.


"Ayah boleh aku berbicara dengan semua pejabat istana ayah ini" ucap Qia Qia melalui telepati.


"Iya, bicaralah" ucap Raja Qia Zi.


"Terima kasih Ayah" ucap Qia Qia melalui telepati kembali dan langsung berdiri lalu berjalan ke depan singgasana ayahnya itu.


"Aku kembali kesini bukan tanpa alasan, karena aku akan membuka segel pembatas galaksi yang memisahkan galaksi kita dari galaksi surgawi dan yang kedua alasan kedatangan ku adalah untuk membunuh semua Ras Iblis darah yang berhati busuk, bahkan aku tidak akan segan membunuh salah satu dari kalian.


Perlu kalian semua ketahui jika semua dunia manusia hancur akibat agresi yang di lakukan oleh kaisar iblis itu dan apakah kalian tahu betapa bencinya manusia dengan ras iblis darah seperti kita?


Tentunya kalian tidak mengetahuinya bukan karena kalian tidak bertemu dengan mereka.


Aku selama lima ratus juta tahun harus bersembunyi di hutan hutan karena Ras Manusia menganggap semua Ras Iblis darah adalah jahat, semua Ras Iblis darah adalah musuh dan semua ras iblis darah harus di bunuh.


Tapi apakah aku menyalahkan mereka, jawabannya adalah tidak, karena kebencian mereka bukan tanpa dasar, mereka semua hanya mengetahui jika ras iblis darah itu adalah pembunuh, perampok dan pemerkosa serta penjarah.

__ADS_1


Inilah alasan ku kenapa aku ingin merubah pemikiran manusia dan untuk ini aku akan menghabisi mereka terlebih dulu.


Sekarang aku bertanya kepada kalian semua, apa kalian mendukung ku atau kalian hanya akan duduk berdiam diri saja, yang setuju silahkan berdiri" ucap Qia Qia dengan sangat berwibawa.


Jenderal Qia Hung langsung berdiri dari tempat duduknya dan satu persatu mulai berdiri namun ada dua belas orang yang tetap duduk.


Qia Qia menyampaikan hal ini juga bukan tanpa alasan karena tadi dia memeriksa jiwa ke dua puluh satu bawahan ayahnya ini dan melihat jika dua belas orang ini berjiwa sangat jahat.


"Kalian yang berdiri silahkan pindah ke samping kanan ayahku" ucap Qia Qia dengan sangat berwibawa.


Sembilan orang itu kemudian berjalan dan berdiri dengan sopan di samping kanan Raja Qia Zi tanpa mempertanyakan apa maksud Qia Qia menyuruh mereka berdiri disana.


"Kalian dua belas pejabat istana tidak setuju dengan ku, kenapa?" Tanya Qia Qia sambil tersenyum datar kepada mereka semua.


Namun jika Baginda Raja yang memerintahkan maka kami akan sangat mendukungnya" ucap salah seorang dari dua belas orang itu.


"Ooooh kalian kaum bangsawan toh, apakah kalian sangat kaya sampai tidak menghargai ku?" Tanya Qia Qia lagi.


"Putri kekayaan kami dan kekayaan istana jauh lebih banyak kami, silahkan anda duduk kembali dengan manis" ucap salah seorang pejabat istana yang termasuk kelompok yang menolak.


"Ayah maaf, Qia mau ambil tindakan tegas" ucap Qia Qia sambil menekan ke dua belas pejabat istana itu dan mengangkat mereka semua lalu membantingnya ke lantai di depannya dalam kondisi terikat oleh kekuatan aura iblisnya.


Raja Qia Zi yang tahu jika Qia Qia lebih kuat darinya hanya diam menyaksikan apa yang dilakukan olah anak satu satunya itu.


"Kalian baru jadi bangsawan dunia Lava milik ayah ku saja sudah sombong sekali sampai berani menyuruh ku, apakah kalian tahu aku penguasa dari lima dunia yang besarnya berkali kali lipat dari dunia Lava, dan apa kalian tahu jika di seratus galaksi saja tidak ada yang berani memerintah ku, apa kalian tahu jika di galaksi surgawi saja tidak ada yang berani memerintah ku seperti kalian, satu hal lain yang aku ingin kalian ketahui sebelum aku membunuh semua kalian dan keluarga kalian, apakah kalian tahu jika jumlah penduduk dunia Lava ini hanya sepuluh persen dari jumlah pasukan perang ku.

__ADS_1


Oke, cukup itu saja yang kalian ketahui, dan sekarang terimalah hukuman kalian" ucap Qia Qia sambil menekan mereka lebih kencang lagi.


Booom 


Booom Booom Booom Booom Booom Booom Booom Booom Booom Booom Booom 


Satu persatu berubah menjadi kabut darah yang sangat halus tanpa di sentuh sama sekali oleh Qia Qia.


Semuanya terkejut dan menelan ludah mereka bahkan detak jantung mereka juga terdengar sangat cepat.


Semuanya termasuk Raja Qia Zi sangat kaget Qia Qia bisa menghancurkan dua belas orang yang memiliki kultivasi tingkat pencipta abadi tahap akhir tanpa menyentuhnya sama sekali dan ketakutan terbesar mereka sekarang adalah Qia Qia berubah pikiran lalu membunuh mereka semua.


"Ayah Ibu maaf, namun duri dalam daging harus di musnahkan dan ayah aku minta tolong agar pasukan Jenderal Qia Hung untuk membawa keluarga mereka dan semua orang yang bekerja di rumah mereka ke lapangan militer jika di pekankan olehnya Ayahanda Raja" ucap Qia Qia dengan sangat sopan dan ramah.


"Jenderal Qia Hung segera laksanakan permintaan putri ku" ucap Raja Qia Zi dengan sangat berwibawa.


"Izin Baginda Raja dan Izin Putri, saya akan membawa satu persatu karena satu keluarga bangsawan saja sudah satu juta orang paling sedikit" ucap Jenderal Qia Hung dengan hormat sambil berlutut satu kaki di depan Raja Qia Zi.


"Tidak masalah tapi itu memakan waktu yang lama bukan, jadi lupakan saja, aku akan membereskan mereka dari sini saja" ucap Qia Qia dengan sangat sopan sambil menghadap ke ayahnya itu.


"Qia apa yang dikatakan Jenderal Qia Hung itu benar lapangan militer tidak muat jika semuanya sekaligus" ucap Raja Qia Zi sambil tersenyum hangat ke Qia Qia.


"Iya ayah" ucap Qia Qia dengan sangat sopan sambil mengedarkan kesadaran jiwanya ke seluruh area dunia kecil itu lalu memeriksa semua orang di dunia kecil.


Lava api suci ilahi terlihat keluar dari ujung jari jari tangannya namun hanya sebesar bola kecil saja seukuran kuku jari manis Qia Qia.

__ADS_1


__ADS_2