
Sepuluh menit berlalu….
"Nona permisi saya membawakan teh hangat untuk anda." Ucap Wanita muda pekerja penginapan mewah itu yang sudah datang kembali.
"Iya taruh saja di meja, ngomong ngomong apakah itu prajurit istana yang tadi berpatroli di luar?" Ucap Qia Qia dengan ramah.
"Benar Nona, infonya prajurit istana itu awalnya hendak mencari Putri Yun Ji, namun ternyata kondisi kota sedang kacau jadi mereka langsung meminta tambahan pasukan lalu menangkap semua yang terlibat kerusuhan, dan sekarang Putri Yun Ji sedang ada di bawah, sedang menikmati sarapannya" ucap Wanita muda pekerja penginapan mewah itu dengan sangat sopan sambil menyimpan sebuah poci yang berisi air teh hijau panas dan juga sebuah piring yang berisi roti kukus yang juga masih panas.
"Tolong sampaikan ke putri Yun Ji, jika aku ingin dia kesini, sampaikan jika penolongnya yang memintanya datang ya" ucap Qia Qia dengan sangat ramah.
"Baik Nona, saya akan menyampaikannya ke Putri Yun Ji, saya permisi dulu" ucap Wanita muda itu dengan sangat sopan sambil kemudian berjalan meninggalkan Qia Qia.
"Pintunya biarkan saja terbuka ya" ucap Qia Qia dengan ramah.
"Baik Nona" ucap Wanita muda itu lagi.
"Putri Yun Ji, sudah ku duga kau tidak langsung kembali ke istana mu" ucap Qia Qia berbicara sendiri sambil melangkah ke meja lalu mengambil satu roti kukus dan memakannya.
"Enak juga" ucap Qia Qia sambil terus memakan roti kukus itu sampai habis.
"Yaaaaaah jika tahu seenak ini aku minta lebih banyak dah" ucap Qia Qia sambil menuangkan isi poci itu ke cangkir lalu meminumnya perlahan.
Tok tok tok suara pintu kamar Qia Qia di ketuk.
"Nona maaf Putri Yun Ji sudah tiba" ucap Wanita muda pekerja penginapan mewah itu yang berdiri di depan pintu kamar Qia Qia dan nampak jika Putri Yun Ji ada di belakangnya bersama para dayangnya.
"Iya terima kasih ya, putri sini masuklah" ucap Qia Qia dengan sangat ramah.
__ADS_1
Wanita muda pekerja penginapan mewah itu pun mempersilahkan Putri Yun Ji untuk masuk ke kamar Qia Qia dan dia pun kemudian langsung kembali ke bawah.
"Nona penolong akhirnya kita berjumpa kembali" ucap Putri Yun Ji dengan sangat ramah.
"Yun Ji, jadi kau benar benar seorang putri" ucap Qia Qia sambil tersenyum hangat ke Yun Ji.
"Iya Nona Qia, hehehehehehe pasti gara gara pakaian ku ya jadi nona kurang percaya" ucap Putri Yun Ji sambil duduk di depan Qia Qia dengan sopan.
"Bukan, tapi apakah kau harus membawa anak buahmu kesini juga" ucap Qia Qia yang melihat dayang dayang Yun Ji ikut masuk ke kamarnya.
"Haissssss kalian ini malah ikut masuk, sudah tunggu di bawah saja" ucap Putri Yun Ji sambil meminta semua dayangnya keluar.
"Nona Qia maaf atas sikap lancang para bawahan saya itu" ucap Putri Yun Ji.
"Yun Ji, panggil saja saya Dewi Mawar, ada beberapa hal yang ingin aku tanyakan kepadamu dan ku harap kau mau jujur menjawabnya" ucap Qia Qia.
"Jadi begini, aku ingin bertanya kenapa kau sampai lari dari rumah mu dan bersembunyi di kota ini" ucap Qia Qia.
"Dewi, saya hendak dijadikan istri oleh anak ke dua ratus kaisar iblis, namun saya tidak mau, jadi saya sembunyi saja di sini, saya bersembunyi di kota ini juga atas saran ayah." ucap Putri Yun Ji.
“Apa kau tidak takut jika mereka menyerang dunia Yun ini dan menghancurkannya hanya karena kau menghilang” ucap Qia Qia.
“Dewi, saya tidak sampai memikirkan hal itu sebelumnya, karena saya pikir dengan saya tidak ada di istana maka anak ke dua ratus dari kaisar iblis itu akan pergi dan tidak datang lagi ke dunia Yun” ucap Putri Yun Ji sambil menundukkan kepalanya.
“Yun JI, saya pernah membuat kesalahan yang sama sepertimu lima ratus juta tahun yang lalu dan gara gara saya kita terpisah dari galaksi surgawi dan saya terpaksa sembunyi berpindah pindah galaksi di seratus galaksi, jadi sebaiknya kau tidak melakukan hal yang sama dengan bersembunyi ya.” Ucap Qia Qia sambil tersenyum hangat ke Yun Ji,
“Tapi Dewi saya tidak ingin menikah dengannya, saya sudah memiliki orang yang saya sukai dan saya cintai” ucap Putri Yun Ji.
__ADS_1
“Yun Ji, aku tidak meminta mu untuk menikah dengan anak kaisar iblis, namun aku meminta mu untuk tidak bersembunyi dan belajar menghadapi masalahmu, lalu dengan apa mereka datang ke dunia Yun ini” ucap Qia Qia.
“Dewi, mereka sebelumnya datang menggunakan pintu dimensi namun ayah sudah menghancurkan semua pintu dimensi yang ada di dunia Yun ini” ucap Putri Yun Ji.
“Jadi sekarang mereka hanya bisa datang melalui angkasa saja buka” ucap Qia Qia.
“Benar Dewi, satu satunya cara mereka datang adalah menggunakan kapal luar angkasa atau kapal perang angkasa dan ini lah kelemahan kami karena kami tidak memiliki kapal kapal seperti itu” ucap Putri Yun Ji.
“Sungguh situasi yang tidak menguntungkan untuk dunia Yun ini, apakah di dunia Yun ini kalian memiliki pasukan perang yang banyak?” ucap Qia Qia.
“Tidak Dewi, kami hanya memiliki lima juta pasukan perang saja di dunia ini” jawab Putri Yun Ji.
“Pasukan perang yang sangat lemah untuk melawan pasukan kaisar iblis, dunia Yun ini benar benar tidak ada harapan untuk selamat, ada pernikahan atau tidak dunia ini akan tetap hancur dan di ambil alih oleh mereka” ucap Qia Qia.
“Dewi maaf, apakah dewi bukan dari dunia Yun ini?” tanya Putri Yun Ji.
“Itu benar, saya dari Dunia Lava namun saya penguasa dunia pedang kuno jika kau pernah mendengarnya, meskipun aku ragu dengan usia mu yang masih di bawah seratus tahun ini” ucap Qia Qia.
“Dewi bukankah kedua dunia itu sudah hancur” ucap Putri Yun Ji.
“Dunia Lava dan Dunia Pedang kuno milikku masih ada dan aku sembunyikan” ucap Qia Qia sambil tersenyum ramah.
“Senang saya bisa mengenal Dewi, Dewi bolehkah saya mengabdikan diri saya ke Dewi” ucap Putri Yun Ji sambil berlutut di depan Qia Qia sambil membuka pertahanan jiwa nya dan berharap mendapatkan kontak jiwa dari Qia Qia.
“Yun Ji, kenapa aku harus mengangkatmu menjadi bawahan ku?” tanya Qia Qia.
“Dewi, saya dan semua bawahan saya sebelumnya sudah berhutang nyawa ke Dewi, karena sebenarnya para penjual budak itu adalah orang orang Kaisar Iblis hanya saja saat itu mereka belum tahu jika saya adalah Putri Mahkota, saya janji akan selalu setia kepada Dewi” ucap Putri Yun Ji.
__ADS_1