
"Dewi, meskipun saya adalah Jenderal senior di kekaisaran bulan namun saya sendiri tidak mengetahui sudah berapa banyak kaisar memiliki pasukan khususnya, saya beberapa kali diminta untuk bergabung namun saya menolaknya karena jika saya bergabung dengan pasukan khusus saya akan mendapatkan kontrak jiwa itulah salah satu sebabnya saya tidak mengetahui dengan pasti mengenai pasukan khusus kekaisaran bulan karena kaisar dalam merekrut selalu berhati hati dan tidak diketahui oleh siapapun selain kaisar sendiri." Ucap Wi Yu dengan sangat hormat.
"Tidak masalah dan apapun yang dia perintahkan ikuti saja agar dia tidak curiga dan tetap pantau semua ibukota kekaisaran dan juga kerajaan jangan sampai ada pergerakan mereka yang tidak kita ketahui" ucap Qia Qia kembali sambil kemudian melihat ke angkasa dan tidak melihat adanya kapal perang angkasa milik kekaisaran bulan.
"Baik Dewi saya akan menyampaikan kepada para prajurit saya agar tidak lalai dan selalu waspada juga, mengenai kapal kapal perang angkasa kekaisaran bulan saat ini memang tidak ada karena kepulauan bintang saat ini tidak diketahui keberadaannya" ucap Wi Yu dengan sangat hormat.
"Apakah kau tahu markas lainnya tempat pasukan kapal perang Angkasa kekaisaran bulan itu" ucap Qia Qia dengan ramah.
"Maafkan saya Dewi namun saya tidak mengetahuinya, yang kami ketahui hanya yang di kepulauan bintang saja selama ini" jawab Wi Yu dengan sangat hormat.
"Oh ya ada berapa gunung terlarang di dunia bulan ini apakah kalian mengetahuinya" ucap Qia Qia dengan ramah.
"Dewi ada banyak sekali gunung terlarang di dunia bulan, dan ciri dari gunung terlarang adalah seluruh area di kelilingi oleh tembok kekaisaran bulan dan di jaga dengan ketat, ini saya memiliki peta dunia ini dan semua yang dilingkari merah adalah gunung terlarang" ucap Wi Yu sambil mengeluarkan sebuah gulungan peta dan meletakkannya di atas meja lalu membukanya.
Qia Qia kemudian berdiri dan memeriksa gulungan kuno itu dan ternyata Gunung yang ada di seberang Gunung belakang istana kaisar merupakan gunung terlarang.
__ADS_1
"Wi Yu apakah kau masih memiliki peta seperti ini" ucap Qia Qia dengan ramah sambil kembali duduk.
"Dewi ini adalah duplikat yang saya buat untuk anda" ucap Wi Yu sambil menggulungnya kembali dan menyerahkan gulungan itu ke Qia Qia.
"Terima kasih Wi Yu" ucap Qia Qia sambil menerima gulungan peta tersebut dan menyimpannya di dalam cincin dimensinya.
"Baiklah hari sudah semakin malam dan sebaiknya kita semua beristirahat, sampai jumpa besok di bawah" ucap Qia Qia dengan ramah sambil tersenyum hangat ke mereka berdua lalu berdiri dan berjalan menuju kamarnya meninggalkan Wi Ni dan Wi Yu disana.
"Selamat beristirahat Dewi" ucap keduanya dengan kompak sambil melihat Qia Qia yang mulai meninggalkan mereka berdua.
"Adik, aku menyadari hal itu dan aku akan berhati hati, kaisar bulan tidak akan berani menyerang ku secara langsung karena jika itu terjadi maka semua prajurit ku akan melawannya dan kemarin aku sudah memberikan kontrak jiwa kepada para prajurit ku yang baru jadi kekuatan pasukan ku ini sudah mencapai enam juta orang" ucap Wi Yu dengan ramah sambil tersenyum hangat ke adik satu satunya itu.
"Kakak, apakah memang banyak prajurit khusus yang dibentuk oleh kaisar bulan?" Tanya Wi Ni dengan penuh rasa penasaran.
"Adikku, jangankan kaisar bulan, para raja saja memiliki jutaan pasukan khusus yang markasnya tidak aku ketahui, dan selama ini kita ketahui jika ibukota kerajaan dan ibukota kekaisaran adalah markas para prajurit pasukan khusus namun ternyata tidak, baik Raja maupun kaisar sama sama membangun kekuatan sendiri selain yang ada di ibukota mereka, sama seperti Dewi Qia yang membangun kekuatan di kota mawar ini, sekarang pilihan kita hanya satu memastikan pasukan Dewi Qia adalah yang terkuat dari semua pasukan yang ada dan kita juga harus memakmurkan kota mawar kita ini agar bilamana ada peperangan semua penduduk yang berdekatan dengan kota mawar kita ini bisa bersembunyi di dalam kota mawar dengan nyaman, itulah salah satu alasan Dewi Qia membangun ulang kota agar bisa menampung sebanyak mungkin penduduk" ucap Wi Yu menjelaskan situasinya dengan ramah ke adiknya itu.
__ADS_1
"Kakak jika perhitungan ku tepat maka luas kota mawar akan dua kali lipat dari luas wilayah ibukota kerajaan, karena kini tiga desa terluas di benua ini sudah ikut bergabung dengan kota mawar termasuk dengan gunung gunung yang mereka miliki" ucap Wi Ni dengan sangat bersemangat.
"Adikku, kaisar bulan sempat curiga dengan pembangunan tembok kota kita ini namun dia tidak berani gegabah dalam bertindak dan langsung menyerang kita, sebaiknya sementara waktu kota kita ini ditambah penjagaannya bukan kah kau sudah memiliki pasukanmu sendiri" ucap Wi Yu kembali dengan sangat ramah.
"Kakak, saat ini masih sedikit yang menjadi prajurit kota namun nanti jika sekte mawar sudah berdiri maka kekuatan kota mawar akan sangat kuat" jawab Wi Ni sambil menuangkan teh untuk dirinya dan juga Wi Yu.
"Keputusan Dewi Qia membuat sekte itu sangat tepat karena dengan begitu tidak akan ada yang curiga jika tiba tiba semua penduduk kota mawar memiliki kultivasi di atas penduduk kota lainnya di dunia bulan kita ini" ucap Wi Yu sambil kemudian meminum teh nya.
"Oh ya kakak, apakah menurut mu hilangnya kepulauan bintang ada kaitannya dengan Dewi Qia" ucap Wi Ni kemudian dengan wajah yang sangat serius.
"Adik tentu saja ini ada kaitannya dengan Dewi Qia, namun aku tidak akan membiarkan adanya opini dari kerajaan ataupun kekaisaran kearah sana, aku akan menggiring mereka ke arah lain pastinya, karena penyelidikan hilangnya kepulauan bintang ada padaku" ucap Wi Yu sambil tertawa ringan.
"Kemarin malam masih ada kapal perang pasukan khusus kekaisaran bulan namun sepertinya malam ini tidak ada lagi, kakak sepertinya tugas mu akan bertambah lagi " ucap Wi Ni sambil melihat ke angkasa demikian juga dengan Wi Yu.
"Sungguh kekuatan yang tidak bisa kita ukur milik Dewi Qia ini, pasukan khusus yang sangat kuat dan berjumlah jutaan bisa dia hilangkan dari dunia ini tanpa ada seorang pun yang mengetahui nya" ucap Wi Yu sambil tetap melihat ke angkasa memastikan bahwa benar benar tidak ada lagi kapal perang angkasa kekaisaran bulan yang melintas di atas mereka.
__ADS_1
"Kakak kau benar dan sebaiknya kita juga beristirahat aku akan tidur di kediaman ini saja apakah kakak juga akan beristirahat disini" ucap Wi Ni sambil berdiri bersiap untuk pergi.