
"Kalian semua ternyata benar benar baik kepadaku sampai sampai menyimpan banyak sekali daging rusa di ruang penyimpanan dapur kalian ini" ucap Qia Qia dalam hatinya sambil melihat tumpukan daging rusa yang sudah di bersihkan dan di letakkan di atas batu giok es abadi agar daging daging rusa itu tetap utuh.
Qia Qia pun kembali memasukkan semuanya kedalam cincin dimensinya dan membuat ruangan itu kembali kosong.
"Baiklah jika demikian sebaiknya aku memeriksa kapal kapal kalian yang lain takutnya kalian sudah menyiapkan banyak hal untukku disana" ucap Qia Qia dalam hatinya sambil melayang menuju pintu keluar yang menuju ke dek kapal perang angkasa itu.
Tidak ada seorang pun dari pasukan khusus kekaisaran bulan itu yang menyadari kehadiran dari Qia Qia yang melintasi mereka semua.
Jarak antar kapal yang hanya lima puluh meter itu membuat kemudahan untuk Qia Qia berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, satu persatu ruang penyimpanan kapal kapal perang kekaisaran bulan itu dia kosongkan dan kini dia sudah kembali ke atas tiang kapal perang milik sang Jenderal yang pertama kali dia naiki.
Hari sudah menjelang pagi dan kini semua kapal perang itu sudah terbang di atas lautan menuju ke kepulauan bintang dengan kapal perang angkasa sang jenderal paling depan.
Belum ada seorang pun dari mereka yang menyadari jika semua harta dan bahan makanan mereka sudah menghilang.
Satu jam lagi berlalu dan kini Qia Qia bisa melihat sebuah lapangan yang sangat luas bahkan sepuluh kali lipat dari luasnya kota mawar yang menjadi wilayah kekuasaannya.
"Jadi ini markas kalian di tengah laut dan benar benar tempat yang aman untuk bersembunyi" ucap Qia Qia dalam hatinya sambil melihat jika kapal perang angkasa itu perlahan mulai turun dan mendarat di atas tanah.
Satu persatu prajurit turun dari atas kapal itu untuk Qia Qia sendiri tidak langsung pergi melainkan hanya melayang ke atas kapal itu dan sekarang dia sudah seratus meter di atas kapal itu sambil melihat ke arah sang Jenderal yang sedang melayang turun dari atas kapal perang angkasa kekaisaran bulan.
__ADS_1
"Sebaiknya aku mengikuti dia dulu mumpung aku disini, akan aku kosongkan juga semua ruang penyimpanan mereka agar beban mereka semakin sedikit" ucap Qia Qia dalam hatinya sambil melayang perlahan mengikuti sang Jenderal.
Sang Jenderal yang memiliki kultivasi tingkat pencipta abadi tahap akhir itu tidak sama sekali menyadari kehadiran Qia Qia di atasnya dan terus melangkah menuju sebuah bangunan besar yang ada di pinggiran lapangan besar itu.
Lapangan besar itu dikelilingi oleh ribuan bahkan jutaan bangunan besar yang merupakan kediaman kediaman para prajurit khusus kekaisaran bulan itu.
Tidak ada satu pun bangunan yang memiliki pagar atau tembok pembatas yang menandakan jika hanya mereka saja yang ada di pulau yang sangat besar itu.
Qia Qia melihat jika jenderal itu langsung memasuki kediamannya dan Qia Qia pun tetap mengawasinya dari atas sambil mempelajari seluruh areal pulau itu.
"Jadi mereka semua menggunakan lapangan yang sangat luas ini untuk memarkirkan seluruh kapal perang dan berpindah ke pulau masing masing dengan menggunakan gerbang teleportasi itu, baiklah akan aku berikan kalian hadiah" ucap Qia Qia dalam hatinya sambil melihat ke arah sebuah gerbang teleportasi yang cukup besar dan ada lima gerbang teleportasi disana.
Setengah jam berlalu dan kini lapangan besar itu sudah kosong tidak terlihat satu pun prajurit yang ada di sana.
"Baiklah waktunya untuk memberikan kalian sedikit hadiah" ucap Qia Qia sambil menggerakkan tangannya lalu menunjuk ke arah gerbang gerbang teleportasi itu.
Lima cahaya transparan keluar dari jari telunjuknya dan langsung melesat menuju ke gerbang teleportasi itu, namun bukan untuk menghancurkan melainkan hanya untuk merusaknya agar siapapun tidak lagi bisa menggunakan gerbang teleportasi itu.
"Baiklah sudah beres, semoga kalian menyukai hadiah hadiah ku, waktunya untuk mencari ruang harta kalian" ucap Qia Qia sambil terbang melayang memeriksa setiap bangunan bangunan besar itu dengan teliti.
__ADS_1
Satu jam berlalu dan kini matahari pagi sudah bersinar terang menyinari dunia bulan.
"Tidak ada satu pun ruang harta disini jadi benar kalian menyimpan semua harta di kapal perang kalian sendiri" ucap Qia Qia yang saat ini sedang melayang di atas bibir pantai dan melihat jika ada ribuan perahu terparkir di sana.
"Jika aku lihat dari ukuran perahu perahu ini mereka sepertinya menggunakan perahu ini hanya untuk mencari ikan saja karena paling banyak hanya dua puluh orang saja yang bisa di atas perahu perahu itu jadi sebaiknya aku memberikan mereka sedikit hadiah lagi agar mereka semua bisa hidup lebih tenang kedepannya" ucap Qia Qia sambil melepaskan semua tali pengaman perahu.
Satu persatu kapal itu mulai bergerak dan meninggalkan bibir pantai itu, Qia Qia sengaja melakukan hal ini karena dengan begini mereka semua akan berpikir jika perahu perahu mereka memang terbawa oleh ombak.
Memerlukan waktu sampai satu jam untuk Qia Qia melepaskan perahu perahu itu dan kini Qia Qia kembali kelapangan besar itu lalu.
Qia Qia kemudian memasuki satu persatu kapal itu dan dia pun langsung memasuki kapal kapal itu satu persatu, didalam kapal yang Qia Qia lakukan adalah memasuki ruangan terbawah yang merupakan lokasi pusat dari artefak dan segel segel kapal perang Angkasa itu.
"Benar benar sama letaknya namun kapal kapal ini sudah sangat rapuh ternyata karena segel segel pertahanan dan penyerangan di kapal perang angkasa kekaisaran bulan ini semuanya sudah melemah, jika demikian maka sebaiknya aku buat mereka lebih lemah lagi saja" ucap Qia Qia sambil menggerakkan tangannya dan langsung menunjuk ke pusat segel kapal perang angkasa itu.
Pusat segel itu sendiri merupakan sebuah altar dengan banyak sekali array yang tertempel di setiap bagian altar, di atas altar juga ada miniatur kapal perang yang sama melayang di lapisi oleh beberapa bola bola cahaya, bola bola cahaya itulah yang merupakan segel pertahanan dan lain sebagainya juga yang membuat kapal itu bisa terbang.
Cahaya transparan melesat keluar dari jari telunjuknya Qia Qia dan langsung menuju ke atas altar tersebut tepatnya ke miniatur kapal perang angkasa yang di lapisi oleh cahaya cahaya beraneka warna.
Cahaya transparan itu tidak merusak sedikitpun namun menyatu dengan bola cahaya yang melapisi miniatur kapal itu dan Qia Qia kemudian mengeluarkan satu bola cahaya kecil yang dia temukan di seluruh kapal lalu meletakkannya di atas miniatur kapal dan bola cahaya itu melayang persis beberapa sentimeter di atas miniatur kapal itu di dalam bola bola cahaya yang melindunginya.
__ADS_1