Dewi Mawar Penakluk Surgawi

Dewi Mawar Penakluk Surgawi
Berpetualang 6


__ADS_3

“Yun Ji jika ini karena kau ingin selamat dari pernikahanmu maka aku tidak akan menerima mu jadi bawahan ku” ucap Qia Qia.


“Dewi, saya tidak lagi memikirkan nasib saya, namun lebih ke nasib penduduk dunia Yun ini saja.” ucap Putri Yun Ji.


“ Oke tapi ada syaratnya kau harus membawa ayahmu juga menjadi bawahanku, baru aku akan menyelamatkan dunia ini” ucap Qia Qia.


“Dewi, saya siap membawa ayah saya, demi penduduk dunia Yun ini, dan meskipun anda nanti meminta saya menikah dengan anak dari kaisar iblis itu saya juga siap, namun saya mohon Dewi membantu penduduk dunia Yun ini.” ucap Putri Yun Ji yang masih berlutut dengan membuka pertahanan jiwanya.


“berdirilah dan panggil ayah mu kesini” ucap Qia Qia.


“Baik Dewi, saya akan segera membawa ayahanda saya kesini bertemu dengan anda, saya mohon diri” ucap Putri Yun Ji sambil berdiri.


“Ya Pergilah” ucap Qia Qia dan Puri Yun Ji langsung membungkukkan badannya lalu meninggalkan Qia Qia sendirian di kamar itu.

__ADS_1


Sesaat setelah Putri Yun Ji keluar dan menutup kembali pintu kamarnya, Qia Qia kemudian berdiri lalu berteleportasi ke atas awan persis di atas penginapan itu, tangan kanan Qia Qia menunjuk ke atas dan  cahaya putih pekat melesat keluar dari jarinya lalu menyebar dan menutup dunia Yun itu seutuhnya.


“Sudah aman, sekarang siapa pun di luar segel perlindunganku tidak akan bisa masuk dan menemukan dunia ini, tinggal tergantung dari sang raja saja apakah dia mau menjadi bawahanku atau aku harus membunuhnya” ucap Qia Qia berbicara sendiri sambil kemudian berteleportasi kembali ke dalam kamarnya.


“Kita lihat, apa yang akan terjadi dengan dunia ini, apa dunia ini akan menjadi hancur atau akan menjadi dunia yang berkembang” ucap Qia Qia berbicara sendiri sambil berjalan ke arah jendela dan duduk di kursi yang semalam dia duduki lalu kembali mengedarkan kesadaran jiwanya dan memeriksa jiwa semua orang yang ada di kota itu kembali.


“Hmmmmmm masih banyak ternyata yang berhati dan berjiwa jahat, baiklah ini waktunya kematian kelian, Pedang Lava Neraka lakukan tugasmu” ucap Qia Qia berbicara sendiri sambil kemudian mengeluarkan pedang lava neraka miliknya.


“Aku tidak peduli mau siapa pun selama berhati dan berjiwa jahat maka habisi mereka, bersihkan kota ini segera” ucap Qia Qia ke Pedang lava Neraka yang melayang di depannya dan seolah ada yang mengendalikan pedang lava neraka melesat ke arah pusat kota. 


Namun Qia Qia tahu meskipun dia eksistensi terkuat, dia tidak boleh gegabah sehingga mengalami nasib yang sama dengan pemilik pedang lava sebelumnya yaitu penguasa dunia pedang kuno yang meninggal karena bertarung dengan jutaan orang sekaligus.


Qia Qia sangat belajar dari pengalaman sosok wanita berbaju merah itu dan pengalaman wanita berbaju merah itu sebenarnya mirip dengan kisahnya yang pernah menyerang dan melawan ratusan ribu prajurit raja iblis di masa lalunya namun saat itu dia mengalami luka yang cukup serius dan beruntung ada Jia bersaudara yang menolongnya membawa Qia Qia ke bawahannya yang lain lalu meninggalkan Galaksi surgawi karena saat itu galaksi surgawi belum terbelah dua sehingga tidak ada yang namanya galaksi terkutuk ini.

__ADS_1


Qia Qia hanya duduk di kursi samping jendela, dan dia sambil menikmati apel emasnya dengan ditemani Teh Herbal buatan Long Tian yang kini merupakan sahabatnya bukan lagi tuannya.


“Long Tian, sampai kapan pun aku akan selalu menganggapmu adalah penguasa sesungguhnya, aku tidak akan pernah melupakanmu, berkat jasa mu dan kepercayan mu kepada ku, aku bisa seperti ini, bisa ada di tingkat tertinggi seperti ini serta bisa membangun ulang dunia lava ku, aku janji setelah galaksi terkutuk ini selesai aku akan bereskan kembali galaksi surgawi dan akan ku pastikan dunia dunia milik bawahan mu kembali ke bawahanmu itu.” Ucap Qia Qia berbicara sendiri.


Sementara itu di kota semua penduduk kota menjadi cemas karena adanya sebuah pedang yang melayang sendiri dan membunuh satu persatu warga yang seperti sudah di tentukan, seperti di restoran penginapan sendiri ada dua orang yang berubah menjadi abu setelah terkena sabetan pedang tersebut yang tidak lain adalah pedang lava neraka, tidak ada seorang pun yang bisa menghentikan pedang lava neraka itu karena mereka takut ikut menjadi abu seperti orang orang yang terkena sabetan pedang lava neraka.


Beberapa orang mencoba menghentikan pedang lava neraka dengan senjata mereka namun senjata mereka berubah menjadi abu, beruntung mereka berhasil melepas senjata mereka sebelum tangan mereka menjadi abu namun sebagian mengalami luka bakar yang sangat serius akibat pedang mereka yang menjadi panas saat berbenturan dengan pedang lava neraka.


Qia Qia yang mengetahui jika tugas pedang lava neraka sudah selesai kemudian menarik kembali pedang lava neraka dan langsung menyimpannya kembali ke dalam cincin dimensinya, hal ini dia lakukan agar suhu udara sekitar tidak berubah karena jika pedang lava neraka itu di luar akan membuat suhu sekitarnya menjadi sangat panas.


Qia Qia kembali memeriksa kota itu dengan kesadaran jiwanya dan kini dia mengetahui jika kota itu sudah bersih dari orang orang yang berhati dan berjiwa jahat, kini kota hanya berisi orang yang berhati dan berjiwa baik, namun ini hanya di kota ini saja, Qia Qia kemudian berdiri dan melesat keluar jendela lalu melayang lima puluh meter di atas kota itu.


Qia QIa terlihat oleh beberapa orang penduduk kota dan mereka langsung memberitahu penduduk kota yang lainnya sehingga kini mereka melihat ke arah Qia Qia termasuk dengan wanita yang bekerja di penginapan Qia Qia, Qia Qia kemudian mengeluarkan pedang lava neraka kembali lalu membiarkan pedang lava neraka itu melayang di depannya agar semua penduduk tahu bahwa dialah pemilik pedang lava neraka.

__ADS_1


“Penduduk kota dengarkan baik baik, nama ku adalah Dewi Mawar dan pedang ku lah yang sudah membersihkan kota ini dari semua orang yang berhati jahat dan juga berjiwa jahat, kita memang ras iblis darah namun ingat tetaplah jaga kebaikan di hati dan jiwa kita, aku harap kalian semua bisa tetap menjadi orang baik selamanya, jangan pikirkan mereka yang sudah menjadi abu karena suatu saat nanti kalian bisa mati oleh mereka” ucap Qia Qia menggunakan kekuatan Qi mendalamnya sehingga terdengar oleh seluruh penduduk kota itu tanpa terkecuali.


__ADS_2