Dewi Mawar Penakluk Surgawi

Dewi Mawar Penakluk Surgawi
Wanita Berpakaian Merah


__ADS_3

"Aku tidak bisa mempelajari gulungan kuno ini karena jurus jurus dan pemahaman tentang lava suci ilahi ini harus di praktekkan sebaiknya aku mempelajarinya setelah aku keluar dari dunia kecil ini meskipun aku rasa sudah tidak ada lagi yang menarik dj dunia pedang kuno ini" ucap Qia Qia berbicara dalam hatinya sambil menggulung kembali gulungan kuno itu dan menyimpannya di dalam cincin dimensinya.


Qia Qia kemudian memeriksa dengan teliti apa yang ada dalam cincin dimensi yang di dapatkan bersama pedang lava neraka dan dia menemukan sebuah medali yang terbuat dari batu kristal berwarna merah dan ada lambang pedang lava neraka di tengahnya.


Qia Qia mengeluarkan medali itu dan mempelajarinya namun belum menemukan hal menarik selain bentuk dan bahan dari medali itu sehingga dia mencoba meneteskan darahnya ke medali itu.


Cahaya merah keluar dari dalam medali dan melesat memasuki kening Qia Qia.


Beberapa ingatan memasuki pikiran Qia Qia dimana dia melihat seorang wanita yang berpakaian merah membawa pedang lava neraka di tanggannya.


Wanita itu berdiri di depan jutaan orang dan dia melakukan beberapa gerakan lalu membunuh jutaan orang yang mengepungnya itu.


Jutaan orang itu terbunuh semuanya oleh wanita berpakaian merah itu meskipun wanita berpakaian merah terluka cukup parah.


Wanita berpakaian merah itu kemudian melesat ke sebuah pulau dan memasuki sebuah istana yang sangat megah namun ternyata jutaan orang mengejarnya dan menyerang istana nya itu yang berada di puncak sebuah gunung.


Wanita berpakaian merah itu berhasil membunuh mereka semua namun istananya dan orang orang yang bekerja kepadanya tidak selamat satu pun.


Qia Qia kemudian melihat wanita berpakaian merah itu melesat ke sebuah pohon besar yang dia sangat kenali pohon itu.


Wanita itu tanpa berpikir panjang langsung masuk ke dalam lubang pohon dan hal ini persis sama dengan Qia Qia namun bentuk anak tangga dan lain lainnya nampak sangat tertata rapi tidak seperti saat Qia Qia mendatanginya.

__ADS_1


Wanita berpakaian merah itu kemudian membuat segel perlindungan dan setelah itu dia melepaskan dua ular kecil dari dalam kotak giok yang ada disana dan membiarkan ular itu menjauh lalu wanita itu melesat ke lorong yang Qia Qia temukan dan membuat segel ilusi untuk lantai lorong itu.


Wanita itu tidak diam di lorong itu melainkan langsung melesat menuju ujung lorong dan dengan sisa tenaganya dia menancapkan pedangnya ke lantai lalu Menarik kembali pedangnya dan memasukan cincin dimensinya dan juga sebuah gulungan Kuno ke lubang yang di hasilkan oleh pedangnya itu.


Wanita itu kemudian menancapkan kembali pedangnya dan terlihat jika lava keluar perlahan dari dalam pedang itu.


Wanita itu sudah sangat terluka sehingga wanita itu kemudian terbang melesat menuju lorong itu kembali namun tidak di sangka kekuatannya sudah mencapai batasnya dan dia terjatuh ke dalam lava itu dan mati terbakar.


Qia Qia melihat semua kejadian itu dan dia menghela nafas panjang karena kisah wanita berpakaian merah itu sangat tragis menurutnya.


"Medali ini terhubung dengan pemilik sebelumnya karena ikatan darah dan kini medali ini akan merekam semua tindakan ku" ucap Qia Qia berbicara sendiri dalam hatinya.


Qia Qia kemudian menyimpan medali itu kembali dan dia mulai mempelajari lagi isi cincin dimensi itu untuk mengetahui benda benda lainnya.


Gulungan kuno itu menceritakan tentang awal mula dunia pedang kuno itu dari mulai peradaban sampai awal kehancurannya dan ternyata kehancuran dunia pedang kuno karena adanya suku yang memakan daging manusia karena percaya jika hanya ras mereka yang paling sempurna sedangkan yang lainnya adalah mangsa sekaligus makanan untuk mereka.


Gulungan kuno itu menceritakan jika wanita berpakaian merah itu adalah seorang kaisar yang dikenal sebagai kaisar lava neraka karena pedang yang dimilikinya dikenal oleh banyak orang di dunia itu sebagai pedang lava neraka yang bisa mengeluarkan lava.


Qia yang telah selesai membaca gulungan kuno itu kemudian menyimpannya kembali ke tempatnya dan dia mulai mencari benda benda lainnya namun segera dia batalkan karena ada ketukan pintu oleh Kun Yi.


"Dewi kita sudah hendak sampai pantai, namun sebaiknya anda melihat apa yang saya lihat" ucap Kun Yi dari luar kamar itu.

__ADS_1


Qia Qia kemudian keluar dari dalam kamarnya dan menemui Kun Yi .


"Kun Yi apa yang kau lihat" ucap Qia Qia dengan ramah.


"Dewi mari kita ke geladak perahu saja, anda sebaiknya melihat sendiri situasinya" ucap Kun Yi dengan sangat hormat.


Qia Qia hanya mengangguk dan kemudian berjalan bersama dengan Kun Yi menuju ke geladak perahu itu.


Jarak ke pantai kini hanya tinggal seratus meter sehingga mereka bisa melihat apa yang terjadi di pantai dan sekitarnya.


"Dewi lihatlah banyak sekali darah di pantai itu, dan lihatlah itu ada telapak tangan yang terpotong sangat rapi" ucap Kun Yi sambil menunjuk ke arah pantai.


"Kun Yi mereka juga kaum kanibal jadi berhati hatilah selama di dunia ini, kita sudah mendapatkan harta yang lebih dari cukup namun kita tidak bisa keluar dari dunia ini sekarang karena saat dunia ini terbuka lagi dimasa depan dan mereka masih ada akan memakan banyak korban jiwa lagi" ucap Qia Qia dengan ramah sambil mengarahkan perahu mereka ke arah lain mengikuti garis pantai itu untuk melihat seluruh pantai itu terlebih dahulu.


"Dewi apakah anda ingin saya menghabisi semua orang di dunia ini" ucap Kun Yi yang terdengar sangat bersemangat.


"Selagi kita di dunia ini kita habisi mereka semua, namun kita lihat dulu daratan ini seluruh nya karena kita lebih baik mempelajari situasi dari pada asal menyerang karena hal itu sangat berbahaya untuk kita" ucap Qia Qia dengan ramah.


"Dewi, tadi saya melihat beberapa perahu nelayan namun mereka ke arah sana, jadi arah perahu ini sudah sangat pas" ucap Kun Yi sambil menunjuk ke arah depan.


"Kaum kanibal ini sudah ada sejak zaman dahulu dan mereka semua terus bertambah karena menjadikan para kultivator yang masuk ke dunia ini sebagai bahan makanan mereka" ucap Qia Qia kembali dan dia melihat jika segel perlindungan yang dua hari yang lalu berikan untuk Kun Yi masih ada dan masih kuat.

__ADS_1


"Dewi jika demikian mereka sengaja membuat gerbang dimensi ini berpindah pindah tempat untuk menghilangkan jejak mereka selama ini" ucap Kun Yi sambil terus melihat ke arah pantai itu.


"Itu benar dan untungnya hanya ada lima ratus token saja untuk masuk dunia ini, jika sampai jutaan bisa bisa setiap hari mereka memakan daging manusia" ucap Qia Qia.


__ADS_2