
“Berbeda dua ratus lima puluh tahun.” Ucap Ding Zi yang nampak sangat terkejut.
“Benar, sehari disini adalah dua ratus lima puluh tahun di sana jadi cukup waktu untuk kita berlatih dan terus berlatih bukan, meskipun kita tidak bisa sekuat Dewi namun kita bisa setidaknya meringankan tugas pembersihannya.” Ucap Ran Mo.
“Ya kau Benar dengan hal itu, aku sudah tidak sabar membunuh semua anak buah kaisar iblis.” Ucap Ding Zi.
“Saudara ku, jika Dewi mendengarnya maka dia akan sangat kecewa kepada mu, karena Dewi Mawar pemimpin kita hanya akan membunuh mereka yang berjiwa jahat saja bukan semuanya, jadi mulai saat ini jangan ucapkan hal seperti itu lagi, pemimpin kita bukan lagi pemusnah Ras, namun seorang Dewi yang bijaksana.” Ucap Ran Mo.
“Ran Mo saudaraku, maafkan aku karena aku tidak mengetahui hal ini, aku ini terlalu lama diam di hutan ha ha ha ha ha ha.” Ucap Ding Zi sambil kemudian tertawa terbahak bahak.
“Saudaraku kita ini sama dan jika kami tidak bertemu dewi mungkin kami masih bertahan di persembunyian kami.” Ucap Ran Mo.
“Ran Mo, apakah mereka para pemakan daging manusia itu sudah musnah semua?.” Tanya Ding Zi.
“Benar dan dewi melakukannya sendirian tanpa bantuan siapapun juga.” Ucap Ran Mo.
__ADS_1
“Ini benar benar keberuntungan untuk dunia pedang kuno, dan aku yakin jika kedepannya dunia pedang kuno akan menjadi pusat perlindungan semua galaksi kembali.” Ucap Ding Zi.
“Kau benar saudara ku, ini adalah keberuntungan untuk kita dan kita tidak bisa mengecewakan Dewi sedikit pun juga, kita harus bisa menjadi pelindungnya dan benar benar melindunginya.” Ucap Ran Mo.
“Tingkat kultivasi Dewi Mawar sudah jauh di atas kita dan kita harus berusaha keras untuk itu, ngomong ngomong Dewi Mawar berlatih apa ya.” Ucap Ding Zi.
“Dewi tadi menanyakan kepada ku mengenai galaksi ilahi dan tiba tiba dia bilang ingin mempelajari gulungan gulungan kuno yang dia miliki, mungkin dia mengingat sesuatu dan dia sangat ingin menguasai sesuatu hal itu, aku tidak tahu dengan pasti apa itu namun aku sangat yakin ini berkaitan dengan penyatuan semua galaksi.” Ucap Ran Mo.
“Penyatuan semua Galaksi, apakah dewi hanya ingin satu galaksi saja, bukankah ini sangat susah dilakukan.” Ucap Ding Zi.
“Benar, ini memang susah untuk kita, namun mudah untuk Dewi Mawar kita, kau belum mengetahui bukan jika selama ini dunia pedang kuno di sembunyikan, dan Dewi berhasil memindahkan dunia pedang kuno ke galaksi surgawi jadi aku yakin jika hanya menghapus sekat galaksi ini hal mudah untuk dewi, namun ingatlah jika banyak galaksi galaksi lain yang belum kita ketahui, buktinya tempat para pemakan daging manusia itu saja tidak kita ketahui bukan.” Ucap Ran Mo.
“Ding Zi, apa yang kau katakan ini adalah kenyataan, Dewi tidak pernah menggunakan kekuatannya sama sekali, dia hanya fokus dengan lava suci ilahinya saja, dan dia nampak tidak memiliki kekuatan.” Ucap Ran Mo.
“Ran Mo, Burung Elang Neraka yang menjadi legenda saja takluk oleh Dewi dan itulah bukti kekuatan besar yang dia miliki.’ Ucap Ding Zi.
__ADS_1
“Bukan hanya itu, pedang lava neraka yang selama ini kita kenal sebagai pedang bawel yang selalu semaunya sendiri di tangan Dewi Mawar dia jadi penurut dan tidak lagi banyak berbicara.” Ucap Ran Mo.
“Iya aku melihatnya sendiri hal itu, pedang lava dulu tidak mau terlepas dari tangan pemimpin pertama dan selalu meminjam kekuatan dari pemimpin pertama namun tidak dengan Dewi Mawar, dia bahkan mau bekerja sendiri dan melakukan pembersihan sendiri dengan sangat rapi dan cepat.” Ucap Ding Zi.
“Itu benar dan juga apa kau lupa jika untuk mengeluarkan lava suci ilahi itu sangat menguras kekuatan pemimpin pertama, dan lava suci ilahi juga tidak mau lama di luar tubuh pemimpin pertama, namun di Dewi Mawar, Lava suci ilahi sangat penurut.” Ucap Ran Mo.
“Iya dan juga sifat lava suci ilahi yang selalu mengalahkan lava lainnya kini juga tidak terjadi, dulu jika lava suci ilahi bertemu dengan lava biasa maka lava itu akan berubah menjadi abu namun sekarang tidak aku melihatnya sendiri, lava suci ilahi menurunkan panas nya dan mau mengikat lava biasa.” ucap Ding Zi yang teringat dengan lava gunung berapi yang sudah keluar dari kawah namun kembali lagi memasuki kawah dan hal ini adalah hal yang baru untuknya.
“Hal Hal inilah yang membuat ku semakin segan kepadanya, dengan kemampuan yang seperti itu Dewi bisa melakukan apapun namun tidak dia sangat baik dan sangat sayang dengan kita.” Ucap Ran Mo.
“Saudaraku, dan juga kekayaan Dewi ini tidak ada habisnya, dia bahkan memberikan ku dan anak buahku kekayaan yang melebihi kekayaan sebuah dunia besar.” Ucap Ding Zi.
“Aku tahu hal itu dan Dewi selain sangat kuat dan sangat kaya, namun dia masih hidup dengan sangat sederhana, sangat susah untuk kita menemukan sosok pemimpin seperti dia.” Ucap Ran Mo.
“Saudaraku, aku sama sekali tidak menyesali masa lalu dan aku kan buktikan jika keluarga Ding dan Keluarga Ran adalah keluarga pelindung terbaik dari semua yang pernah ada.” Ucap Ding Zi.
__ADS_1
“Kita bersatu lagi ya saudaraku dan kita berjuang bersama, kau berjuang bersama Dewi Mawar dan aku akan berjuang di dunia pedang kuno untuk menjadikan dunia pedang kuno dunia termaju dan terkuat kembali.” Ucap Ran Mo.
“Saudaraku, terima kasih kau tetap ada di dunia pedang kuno dan mungkin inilah takdir langit untuk kita yang berpisah sekian lama, kau di sana menunggu sambil menjaga dunia pedang kuno dan aku di dunia ini untuk berlatih sambil menunggu keajaiban dan benar saja keajaiban yang terjadi, Dewi Mawar datang dengan membawa pedang lava neraka harta suci dunia pedang kuno kita dan melakukan pembersihan di dekat ku, saudaraku aku selama ini di dunia ini hanya berlatih dan berlatih, kami bahkan menutup diri dari dunia luar hanya untuk menyiapkan diri untuk hari ini, hari dimana kembali menjadi pelindung pemimpin dunia pedang kuno.” Ucap Ding Zi.