
"Dewi maaf kami belum memasak namun kami akan langsung memasak untuk anda" ucap Jia Ni dengan sangat hormat.
Mereka langsung ke dapur sedangkan Qia Qia langsung duduk di meja makannya lalu menikmati apel emasnya sambil menunggu kedatangan bawahannya membawa makan malamnya.
Tidak sampai sepuluh menit sepuluh orang bawahan Qia Qia itu sudah datang ke ruang makan dan membawa masakan mereka lalu menghidangkannya di atas meja makan itu lalu duduk di kursi yang ada untuk makan bersama dengan Qia Qia.
Qia Qia dan sepuluh orang bawahan setianya itu makan dengan lahap dan tidak ada seorang pun yang berbicara selama mereka menikmati makanan makanan itu.
"Dewi, apakah penobatan Dewi Li Mei akan di segerakan" ucap Jia Ni dengan sangat hormat setelah mereka menghabiskan semua hidangan itu.
"Jika menurut ku kita segerakan saja, aku memang terburu buru di sini karena masih ada satu tempat yang ingin aku datangi" ucap Qia Qia dengan ramah.
"Dewi, apakah anda berniat untuk pulang ke dunia anda di galaksi terkutuk itu" ucap Jia Ni.
"Benar, aku akan pulang, jadi penobatan Dewi Li Mei jika bisa besok saja, biarkan dia saja yang menyelesaikan masalah dunia peri ini dan kalian boleh kembali ke dunia lotus atau tetap disini juga boleh untuk merawat kediaman ku ini" ucap Qia Qia sambil tersenyum hangat ke Jia Ni karena memang hanya tinggal mereka berdua saja di ruang makan sedangkan yang lainnya sudah kembali ke dapur untuk membersihkan piring piring yang kotor.
"Dewi, apakah saya boleh ikut, kan dunia kita sama, aku juga sangat merindukan ayah dan ibuku" ucap Jia Ni dengan sangat hormat dan tampak bersedih mengingat kedua orang tuanya itu.
"Jia Ni, aku akan berusaha untuk membersihkan semua dunia di galaksi terkutuk itu dan aku akan membuka segel galaksi agar galaksi terkutuk kembali menjadi bagian dari galaksi surgawi, jika sudah menjadi satu bagian maka kau bisa hidup dengan tenang bersama kedua orang tua mu, tapi jika sekarang aku belum mengijinkannya" ucap Qia Qia dengan sangat ramah sambil tersenyum hangat ke Jia Ni.
"Dewi, saya mengerti namun kenapa anda tidak membawa kami sebagai pasukan perang Dewi" ucap Jia Ni.
__ADS_1
"Jia Ni, kita sudah sangat lama meninggalkan dunia kita dan kita tidak mengetahui bagaimana kondisi disana jadi aku tidak ingin jika sampai ada masalah yang bisa melukai kalian, ku harap kau percaya kepada ku karena aku melakukan hal ini juga demi kalian bukan untuk ku seorang" ucap Qia Qia sambil tersenyum hangat ke Jia Ni.
"Dewi terima kasih, selama ini sejak kita melarikan diri dari dunia kita dan tertahan di seratus galaksi anda sudah banyak berkorban untuk kami dan selalu menjaga kami semua" ucap Jia Ni dengan sangat hormat sambil menundukkan kepalanya tidak ingin Qia Qia melihat air matanya.
"Jia Ni, kalian semua adalah saudari saudariku, jadi sudah sewajarnya aku menjaga saudariku bukan, kalian semua sudah aku anggap adikku sendiri selama ini dan sewajarnya juga seorang kakak menjaga adiknya" ucap Qia Qia sambil tersenyum hangat ke Jia Ni dan dia memang sangat menyayangi semua bawahannya itu karena sudah ratusan juta tahun mereka bersama.
"Iya Dewi juga selain menjadi sosok kakak untuk kami anda juga sosok seorang ibu untuk kami" ucap Jia Ni sambil menghapus air matanya.
"Jia Ni, jika bisa tolong kau temui Li Yanji dan Li Wanyi, suruh mereka mempersiapkan penobatan dan aku akan menemui Dewi Li Mei di dunia Bulan karena mereka semua ada di sana" ucap Qia Qia dengan sangat ramah.
"Baik Dewi, saya akan mengurusnya" ucap Jia Ni dengan sangat hormat sambil berdiri lalu meninggalkan Qia Qia sendirian di ruang makan itu.
"Dewi mawar, aku sedang senggang bersama dengan suamiku dan dewi Hao Ling di taman belakang istana dunia bulan apakah kau memerlukan kehadiran ku lagi" ucap Li Mei melalui telepati juga.
Qia Qia tidak menjawabnya melainkan langsung berteleportasi ke taman belakang istana dunia bulan dan muncul di depan mereka bertiga.
"Qia, lama tidak berjumpa, apa kabarmu" ucap Long Tian dengan sangat hormat.
"Penguasa kabar saya baik, bagaimana dengan kabar anda dan para Dewi" ucap Qia Qia dengan sangat hormat.
"Qia duduklah, kabar kami baik berkat dirimu tentunya, dan Qia kebetulan kau ada disini" ucap Long Tian sambil menunjuk ke dada Qia Qia dan cahaya berwarna emas melesat dengan cepat ke dada Qia Qia.
__ADS_1
Cahaya emas langsung masuk ke dada Qia Qia dan tidak ada yang Qia Qia rasakan selain terlepasnya ikatan kontrak jiwa antara Qia Qia dengan Long Tian.
"Qia aku melepas kontrak jiwa kita dan sekarang kau sepenuhnya bebas" ucap Long Tian dengan sangat ramah dan tersenyum hangat ke Qia Qia.
"Penguasa bolehkan saya mengetahui alasan anda melepas kontrak jiwa kita" ucap Qia Qia dengan sangat hormat.
"Qia, aku sudah memutuskan untuk bertahan di galaksi seratus dan fokus dengan semua penduduk dunia dunia yang ada di sana, jadi aku tidak lagi memiliki ambisi untuk menguasai galaksi surgawi ini, kebetulan Hao Ling sedang mengandung anak kedua ku jadi aku ingin lebih fokus menjadi ayah untuk anak anakku saja" ucap Long Tian dengan sangat ramah dan tersenyum hangat ke Qia Qia.
"Penguasa jika demikian saya ucapkan selamat untuk anda berdua semoga bayi yang di kandung oleh Dewi Li Mei sehat selalu dan semoga nanti proses persalinannya lancar" ucap Qia Qia dengan sangat hormat.
"Qia terima kasih" ucap Dewi Hao Ling dengan sangat hormat.
"Oh ya Qia ada apa?" Tanya Dewi Li Mei dengan sangat sopan dan hormat.
"Dewi Li Mei mungkin ini terdengar tergesa gesa namun besok adalah penobatan anda sebagai pengusaha dunia Peri jadi saya akan membuka pintu dimensi lintas galaksi dari istana ini ke istana anda di dunia peri" ucap Qia Qia sambil tersenyum hangat.
"Dewi Mawar, terima kasih atas bantuan mu ini, kau sudah bersusah payah mengambil dunia peri untuk ku" ucap Dewi Li Mei.
"Iya Qia Terima kasih kau sudah membantu istriku" ucap Long Tian.
"Penguasa maafkan saya sebelumnya namun apakah anda masih memiliki pil pil penyembuh tingkat dewa dan tingkat pencipta atau mungkin anda sudah memiliki tingkat Ilahi" ucap Qia Qia sambil tersenyum hangat ke Long Tian dan kedua istrinya itu yang duduk di depannya.
__ADS_1