
Semua orang yang merupakan pasukan khusus kekaisaran bulan langsung melihat ke atas dan melihat Qia Qia yang terbang melayang di atas mereka.
"Dengarkan aku, namaku adalah Qia Qia aku adalah Dewi mawar Pemimpin kota kota mawar, aku bisa mencabut nyawa kalian dan bisa menghilangkan seutuhnya kontrak jiwa yang di berikan oleh kaisar bulan kepada kalian, pilihannya ada sama kalian semua untuk yang mau bergabung dengan ku dan menggulingkan kaisar bulan maka sekarang juga pergilah ke atas bukit dan diam disana dan untuk kalian yang masih bersikeras maka datanglah kesini" ucap Qia Qia dengan sangat mendominasi dan setiap ucapannya sangat menekan mereka semua.
Mereka semua tampak merasakan sakit yang luar biasa di badan mereka akibat tekanan Qi mendalam dalam ucapan Qia Qia itu dan berusaha untuk menjaga kesadaran mereka lalu melesat ke atas bukit untuk menyerahkan diri mereka ke Qia Qia.
Tidak ada satupun yang melawan Qia Qia karena mereka memahami jika tingkat kultivasi Qia Qia bukanlah untuk mereka lawan.
"Baguslah jika kalian semua masih memiliki hati nurani sekarang buka pertahanan jiwa kalian, aku akan melepaskan kontrak jiwa kaisar bulan dan kalian akan sedikit merasa sakit namun hanya sebentar saja" ucap Qia Qia dengan sangat mendominasi namun tidak lagi menekan mereka semua.
Mereka semua tidak menjawabnya melainkan langsung bersujud dan membuka pertahanan jiwa mereka semua, karena hanya ini pilihan yang mereka miliki.
Qia Qia kemudian memberikan kontrak jiwa kepada mereka semua dan kontrak jiwa yang dia berikan secara tidak langsung memutus kontrak jiwa yang diberikan oleh kaisar bulan, hal ini pun berimbas terhadap kaisar bulan yang langsung muntah darah.
Uhuk
Uhuuuuuk
Kaisar bulan yang sedang memimpin rapat dengan para jenderal pasukan khusus tiba tiba muntah darah dan tidak sadarkan diri dan membuat istana kaisar menjadi sangat heboh.
Kembali ke Qia Qia saat ini dia sudah selesai memberikan kontrak jiwa ke jutaan orang itu karena dengan kekuatannya saat ini dia bisa dengan mudah memberikan kontrak jiwa kepada satu dunia jika dia menginginkan.
__ADS_1
"Hormat kami kepada Dewi mawar" ucap mereka semua dengan kompak sambil tetap bersujud dan menangis bahagia karena bukannya di habisi oleh Qia Qia melainkan dijadikan bawahan Qia Qia.
"Kalian semua duduklah ada yang ingin aku sampaikan kepada kalian semua" ucap Qia Qia dengan ramah dan tersenyum hangat ke mereka semua.
Semuanya langsung bangun dan duduk dalam sikap lotus di puncak bukit itu sebagian tampak memenuhi lereng bukit.
"Dunia bulan akan aku kembalikan kepada Pemilik sahnya yaitu Dewi Hao Ling dan dunia bulan akan menjadi dunia yang sama dengan dunia lainnya bukan lagi dunia para wanita, tugas kalian adalah membantu dewi Hao Ling, kalian semua akan aku keluarkan dari dunia ini dan kalian cukup pikirkan saja rumah kalian maka aku akan mengirim kalian kesana" ucap Qia Qia dengan ramah dan meskipun menggunakan Qi mendalamnya kini sudah tidak menekan mereka.
Satu orang yang merupakan yang terkuat dari yang lainnya kemudian berdiri dan menghadap ke arah Qia Qia.
"Dewi maafkan aku menyela dewi, namun jika kami kembali saat ini kami tidak berani karena saat ini kami tidak memiliki apapun untuk kami bawa ke rumah, jika di ijinkan kami ingin bekerja dulu di kota mawar agar bisa memiliki uang untuk kami bawa ke keluarga kami" ucap wanita sepuh itu dengan sangat sopan dan juga hormat.
Qia Qia baru mengingat jika dia sudah mengambil semua harta mereka sebelumnya yang disimpan di ruang harta kapal perang mereka.
Wanita sepuh itu langsung melesat dan melayang satu meter di depan Qia Qia.
"Apakah kau sebelumnya jenderal mereka" ucap Qia Qia dengan ramah.
"Benar Dewi mereka semua sebelumnya bawahan hamba" ucap wanita sepuh itu dengan sangat hormat sambil menundukkan kepalanya.
"Berikan masing masing seribu keping koin emas untuk mereka jika kurang maka sampaikan kepadaku, ini untuk modal awal kalian nantinya di dunia bulan" ucap Qia Qia sambil memberikan sebuah cincin dimensi yang berisi sembilan ratus miliar keping koin emas dan ini lebih besar dari pada yang dia dapatkan dari dalam kapal kapal perang mereka.
__ADS_1
"Baik Dewi Terima kasih saya akan membagikan ini terlebih dahulu kepada yang lainnya" ucap wanita sepuh itu dengan sangat hormat dan dibalas senyuman oleh Qia Qia.
Wanita sepuh itu langsung melesat kembali ke atas bukit dan menemui yang lainnya sedangkan Qia Qia hanya membalikkan badannya dan melihat ke semua kapal perang yang terparkir.
Tangan kanannya dia angkat dengan posisi telapak tangan menghadap ke arah kapal kapal perang itu.
Bola bola peledak yang dia tanam di pusat artefak kapal perang angkasa itu melesat keluar dari pusat artefak kapal dan langsung berkumpul di depan telapak tangan kanan Qia Qia.
Qia Qia langsung menyimpan kembali bola bola peledak itu ke dalam cincin dimensinya dan kini semua kapal perang angkasa itu sudah dapat digunakan kembali.
Qia Qia kembali membalikkan badannya menghadap ke arah bukit dimana saat ini semua bawahannya tampak sangat bahagia karena mendapatkan seribu keping koin emas sebagai modal awal mereka di kehidupan barunya sebagai bawahan Qia Qia.
Qia Qia kemudian melesat ke dalam kuil kuno yang ada di atas bukit itu dan duduk di kursi panjang yang ada di sana menunggu pembagian koin emas itu selesai.
Dua jam berlalu dan kini wanita sepuh yang sebelumnya mendapatkan cincin dimensi itu menemui Qia Qia.
"Dewi maaf ini saya kembalikan dan saya sudah membagikan untuk semuanya masing masing seribu keping koin emas termasuk saya" ucap wanita sepuh itu dengan hormat sambil mengembalikan cincin dimensi milik Qia Qia yang langsung diterima dan disimpan kembali oleh Qia Qia.
"Jadi apakah kalian sudah siap untuk kembali ke rumah kalian" ucap Qia Qia dengan ramah sambil tersenyum hangat ke wanita sepuh itu.
"Dewi kami siap untuk kembali ke rumah kami namun kami lebih siap untuk menghabisi kaisar bulan" ucap wanita sepuh itu dengan sangat hormat.
__ADS_1
"Tidak itu bukan tugas kalian, tugas kalian adalah mengamankan desa atau kota tempat kalian tinggal, dan nanti setelah penobatan Dewi Hao Ling kalian boleh bergabung dengan Sekte mawar untuk memperkuat pertahanan dunia bulan ini" ucap Qia Qia dengan kembali menggunakan kekuatan qi mendalamnya agar terdengar oleh mereka semua.
"Baik Dewi saya memahami maksud dan tujuan anda ingin kami kembali ke rumah kami namun bisakah kami ke kediaman kami disini dulu untuk mengambil barang barang kami" ucap wanita sepuh itu dengan hormat.