Dewi Mawar Penakluk Surgawi

Dewi Mawar Penakluk Surgawi
Membersihkan Dunia kecil iblis darah


__ADS_3

Dari atas awan Qia Qia melihat jika dia sebenarnya muncul di sebuah ibukota dan anak anak panah itu berasal dari atas tembok istana yang hanya berjarak sangat dekat dengan lokasi kemunculannya.


Qia Qia juga melihat jika ada banyak bangunan yang hancur sejauh lima kilometer akibat serangan lingkaran iblis yang dia keluarkan sebelumnya.


"Kalian apakah bisa membantu ku" ucap Qia Qia melalui telepati ke semua pasukan wanita nya yang ada di dunia kecilnya.


"Kami Siap Dewi" ucap semua pasukan wanita Qia Qia dengan sangat kompak melalui telepati.


Qia Qia kemudian mengeluarkan semua prajurit wanitanya itu yang semuanya sudah berada di tingkat pencipta abadi tahap akhir.


Semua prajurit wanita itu muncul di depan Qia Qia dan semuanya melayang di angkasa.


"Habisi mereka semua tanpa terkecuali, lalu ambil semua yang bisa kalian ambil" ucap Qia Qia dengan sangat ramah sambil menunjuk ke arah bawah dengan pedangnya.


"Baik Dewi" ucap semuanya dengan bersemangat sambil melesat turun dan langsung bekerja.


"Mereka semua sangat bersemangat sekali membunuh ras iblis darah yang ada disini" ucap Qia Qia berbicara sendiri sambil melihat ke arah para prajurit wanita nya yang kini sudah mulai membantai habis semua penduduk dunia kecil itu tanpa terkecuali.


Qia Qia mengeluarkan satu bola cahaya yang merupakan sebuah peledak dan langsung melemparkannya ke istana yang ada di bawahnya.


Booooooooooom


Ledakan besar dan sangat kencang terdengar bahkan Qia Qia yang sedang di atas awan pun ikut mendengarnya.


Istana istana itu hancur dan terlihat sebuah kawah yang sangat luas dengan kedalaman sepuluh meter.


"Ternyata daya ledaknya sangat kuat jika aku lempar dari atas awan seperti ini, coba ku lihat apakah ada lagi yang bisa ku jadikan percobaan untuk aku hancurkan." Ucap Qia Qia berbicara sendiri sambil terus mengawasi bawahannya yang masih melakukan pembantaian.

__ADS_1


Qia Qia kemudian mengeluarkan kapal perang angkasa miliknya.


Kapal perang angkasa yang sangat besar dan mendominasi itu melayang di depan Qia Qia dan langsung di naiki oleh Qia Qia.


"Baiklah dengan ini saja aku kelilingi dunia kecil ini, kita lihat ada apa saja disini" ucap Qia Qia sambil duduk di geladak kapal dan menjalankan kapal perangnya untuk turun sampai seratus meter di atas tanah lalu bergerak dengan kecepatan pelan agar semuanya bisa dia awasi.


Tiga jam berlalu dan kini peperangan di ibukota maupun istana sudah selesai dimenangkan oleh pasukan wanita Qia Qia yang berjumlah lima juta orang itu.


Qia Qia sendiri masih di atas kapal perangnya memeriksa seluruh bagian dunia kecil itu.


"Dewi, kami menemukan sebuah makam kuno raja iblis darah apakah harus kami hancurkan juga atau mau anda saja yang menghancurkannya" ucap salah seorang bawahan Qia Qia melalui cincin komunikasi.


"Dimana letaknya, aku sudah sangat jauh dari ibukota dan masih memeriksa dunia ini" ucap Qia Qia melalui cincin komunikasi juga.


"Terletak di atas bukit di belakang istana dan ada di dalam sebuah kuil, namun sudah tidak ada rohnya jadi ini murni makam saja, saya sudah mengirimkan empat juta prajurit kita untuk menyisir dunia ini" ucap prajurit wanita itu dengan ramah hormat melalui cincin komunikasi.


"Tadi kami sempat bertemu dengan dua orang Jenderal iblis darah bertanduk dua dan mereka sudah kami hapus semuanya namun ada satu jenderal iblis darah yang kami tahan karena takutnya anda ingin melihat ingatannya, anda tidak perlu khawatir karena kami sudah menghilangkan kultivasi nya jadi dia tidak akan bisa meledakan dirinya" ucap prajurit wanita itu melalui cincin komunikasi kembali.


"Baiklah bawa tahanan kalian ke bukit belakang istana dan aku akan segera kesana" jawab Qia Qia melalui cincin komunikasi sambil menghentikan kapal perangnya.


"Baik Dewi" ucap prajurit wanita itu kembali melalui cincin komunikasi.


Qia Qia kemudian melayang ke depan kapal perangnya dan langsung menyimpan kembali kapal perang angkasa miliknya kedalam cincin dimensinya.


"Sebaiknya aku kesana saja melihat ingatan tahanan itu" ucap Qia Qia sambil berteleportasi ke puncak bukit di belakang istana itu.


Qia Qia muncul di atas kuil yang sebelumnya sempat dia lihat saat di atas awan dan langsung terbang turun menemui sepuluh orang prajurit wanita nya yang terlihat sedang berdiri di depan sebuah kuil kuno.

__ADS_1


"Dewi ini tangkapan kami dan itu makamnya" ucap salah seorang prajurit wanita dengan hormat.


"Kalian urus makam itu dan biarkan dia bersama ku saja" ucap Qia Qia dengan ramah sambil mengeluarkan satu buah bola kristal kenangan tingkat pencipta.


Prajurit prajurit itu langsung bergegas menuju ke dalam kuil kuno dan Qia Qia kemudian melemparkan bola kristal kenangan tingkat pencipta itu ke arah kepala jenderal iblis darah bertanduk dua yang sudah kehilangan tingkat kultivasi nya.


Bola kristal kenangan itu bekerja dengan cepat dan langsung melayang di atas kepala jenderal iblis darah bertanduk dua lalu menyerap semua ingatannya.


Tidak sampai lima menit bola kristal kenangan itu kembali ke Qia Qia dan melayang satu meter di depan Qia Qia lalu membesar dan memperlihatkan semua ingatan Jenderal iblis bertanduk dua tersebut.


Qia Qia hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat ingatan dari Jenderal iblis bertanduk dua itu karena tidak ada kebaikan apapun dari Jenderal iblis bertanduk dua itu.


"Jadi kalian semua bersembunyi disini selama ini dan menugaskan satu orang untuk berjaga di portal dimensi yang ada di luar, baguslah jika kalian semua ternyata tidak memiliki bawahan di dunia bulan jadi kematian kalian semua disini akan sangat membantu pekerjaan ku" ucap Qia Qia berbicara sendiri sambil menyimpan kembali bola kristal kenangan yang kini sudah menjadi kecil kembali.


Qia Qia kemudian mengeluarkan pedangnya dan berjalan menuju ke Jenderal iblis darah bertanduk dua yang saat ini sedang tidak sadarkan diri akibat proses pengambilan ingatan oleh bola kristal kenangan tingkat pencipta miliknya.


Tanpa membuang waktu, Qia Qia pun memenggal kepala jenderal iblis bertanduk dua itu dan dia langsung menyimpan kembali pedangnya.


Boom


Boom


Boom


Terdengar tiga kali suara ledakan dari dalam kuil bersamaan dengan keluarnya asap hitam dan juga prajurit prajurit wanita Qia Qia juga satu persatu keluar dari dalam kuil kuno itu.


"Kalian semua bereskan dunia ini dan bakar semua mayat mayat mereka agar tidak menjadi sumber penyakit, apakah ada diantara kalian yang sudah mengetahui dimana letak artefak menara dunia kecil ini" ucap Qia Qia dengan ramah ke prajurit prajurit wanitanya itu.

__ADS_1


"Dewi, ini baru saja saya temukan ternyata di sembunyikan di dalam makam" ucap salah seorang prajurit wanita itu dengan sangat hormat sambil menyerahkan sebuah artefak menara iblis.


__ADS_2