
"Mari kita ke atas panggung" ucap Qia Qia dengan ramah sambil melangkah mendahului mereka semua.
Rombongan Dewi Li Mei langsung mengikutinya demikian juga dengan Kun Yi, Li Wanyi dan Li Yanji.
"Dewi didalam sini ada mahkota Dewi Li Mei dan juga Tongkat kepemimpinan dunia peri serta sebuah jubah pelindung yang merupakan tanda kepemimpinan dunia peri ini" ucap Li Yanji menyerahkan sebuah cincin dimensi ke Qia Qia.
"Terima kasih" ucap Qia Qia sambil menerima cincin dimensi itu lalu memakainya di jarinya yang masih kosong lalu berjalan ke tengah panggung itu sedangkan yang lainnya termasuk Dewi Li Mei berdiri di belakangnya.
"Penduduk dunia Peri dengarkan baik baik,
Seperti yang sudah aku sampaikan sebelumnya kepada kalian semua jika aku Dewi Mawar Qia Qia menyerahkan dunia peri ini kembali ke Dewi Li Mei yang merupakan pemimpin yang sah dari dunia Peri, jika ada diantara kalian yang tidak setuju silahkan kemukakan kepadaku" ucap Qia Qia dengan menggunakan kekuatannya yang terdengar oleh seluruh penduduk dunia peri di kedua benua itu.
Tidak ada seorang pun yang ada di istana Dewi Li Mei mengemukakan keberatan mereka dan semuanya tampak menyetujuinya.
"Hidup Dewi Mawar" ucap seseorang dari luar istana.
"Hidup Dewi Mawar" yel yel meneriakkan persetujuan mereka itu terdengar membahana dan Qia Qia membiarkan hal itu sampai semuanya tenang kembali.
"Dewi Li Mei kemarilah dan berlututlah" ucap Qia Qia dengan ramah.
Dewi Li Mei langsung berjalan lalu berlutut satu kaki di depan Qia Qia dengan sangat sopan sambil menundukan kepalanya.
Qia Qia kemudian mengeluarkan mahkota dunia peri dan memasangkannya di kepala Dewi Li Mei.
"Dewi Li Mei dengan mahkota ini kau resmi aku angkat menjadi pemimpin dunia Peri" ucap Qia Qia dengan ramah sambil tersenyum hangat ke Dewi Li Mei.
"Terima kasih Dewi" ucap Dewi Li Mei.
Qia Qia kemudian mengeluarkan tongkat pelindung dunia peri dari dalam cincin dimensinya.
"Dewi Li Mei terima ini dan berdirilah" ucap Qia Qia
__ADS_1
"Dengan Tongkat ini kau bertugas melindungi seluruh penduduk dunia Peri apakah kau bersedia" ucap Qia Qia lagi sambil menyodorkan tongkat pelindung dunia peri ke Dewi Li Mei.
Dewi Li Mei langsung menerimanya dan langsung berdiri dengan tegak di depan Qia Qia.
"Saya siap melindungi semua penduduk dunia Peri" ucap Dewi Li Mei dengan sangat sopan dan hormat.
Qia Qia kemudian mengeluarkan jubah pemimpin dunia peri dan memegangnya dengan kedua tangannya.
"Dengan Jubah ini maka kau harus bisa mengayomi seluruh penduduk dunia peri apakah kau siap dengan tugas ini" ucap Qia Qia.
"Dewi, saya siap mengayomi seluruh penduduk dunia Peri" ucap Dewi Li Mei.
Qia Qia kemudian memasangkan jubah tersebut ke tubuh Dewi Li Mei.
Seluruh penduduk dunia Peri terlihat gembira karena ini berarti Dewi Li Mei sah menjadi pemimpin dunia Peri.
"Hidup Dewi Li Mei"
"Hidup Dewi Li Mei"
"Hidup Dewi Mawar"
"Hidup Dewi Mawar"
"Dewi Li Mei, kau sudah sah menjadi pemimpin dunia Peri dan jadilah pemimpin yang baik, sekarang sambutlah rakyat mu" ucap Qia Qia dengan ramah sambil mundur dua langkah.
"Dewi Terima kasih" ucap Dewi Li Mei dengan sangat hormat dan kemudian membalikan badannya menghadap ke arah para penduduk dunia Peri yang ada di sana.
"Penduduk dunia Peri semua, aku Li Mei berjanji kepada kalian semua untuk membawa dunia Peri ini menjadi lebih baik lagi, dan menjadi dunia yang kuat serta makmur, ingatkan aku jika aku ada keraguan dan ingatkan aku jika aku berbuat salah, Terima kasih sudah menerima ku menjadi pemimpin dunia peri ini" ucap Dewi Li Mei menggunakan kekuatan qi mendalamnya sehingga terdengar oleh mereka semua yang ada di istananya itu.
Yel yel kegembiraan kembali terdengar dan Dewi Li Mei juga membiarkan agar mereka kembali tenang.
__ADS_1
"Terima kasih semuanya dan silahkan kembali lanjutkan pekerjaan kalian semua" ucap Dewi Li Mei dengan sangat hormat ke semua penduduk dunia Peri yang ada di sana dan satu persatu terlihat meninggalkan istananya itu setelah memberikan penghormatan kepada Dewi Li Mei dan Qia Qia.
Dewi Li Mei kemudian melangkah menemui Qia Qia kembali.
"Dewi Mawar Terima kasih atas semua kebaikan yang telah anda berikan kepada kami" ucap Dewi Li Mei dengan sangat hormat.
"Dewi, dunia ini kini berada di bawahmu dan aku akan mengenalkan semua bawahanku di sini yang akan selalu membantu mu" ucap Qia Qia sambil meminta semua bawahannya untuk naik ke atas panggung.
Qia Qia kemudian mengenalkan mereka semua satu persatu kemudian dia mengenalkan semua Patriark dan pemimpin desa maupun kota di benua kedua karena mereka berada jauh dari benua pertama itu.
"Kun Ma, apakah para pemimpin benua pertama masih ada" ucap Qia Qia dengan ramah.
"Masih Dewi, itu mereka di bawah panggung" ucap Kun Ma dengan sangat hormat.
"Kun Ma suruh mereka naik dan berkenalan dengan Dewi Li Mei" ucap Qia Qia dengan ramah sambil memeriksa jiwa orang orang itu dan semuanya berjiwa baik sehingga tidak ada bahaya apapun.
Satu persatu mulai naik ke atas panggung penobatan dan berkenalan dengan Dewi Li Mei lalu mereka turun kembali.
Setelah semuanya selesai terlihat jika Long Tian mendekati mereka berdua bersama dengan kedua istrinya.
"Qia terima kasih atas kebaikan mu ini" ucap Long Tian dengan sangat sopan.
"Penguasa anda jangan sungkan dan saya sekaligus pamit untuk melanjutkan perjalanan saya, saya juga menitipkan bawahan saya yang ada di dunia peri ini" ucap Qia Qia dengan ramah.
"Kami akan memperhatikan dan menjaga mereka semua, ini janji kami" ucap Long Tian dengan sangat sopan.
"Jika demikian saya permisi" ucap Qia Qia dengan ramah sambil berjalan menuju Jia Ni yang masih ada di atas panggung.
"Jia Ni, jaga diri baik baik, jika ada apa apa bertelepati saja kepadaku, selama aku mendapatkan telepati mu aku akan datang membantu mu" ucap Qia Qia dengan sangat ramah.
"Dewi jaga diri baik baik, jika bertemu dengan kedua orang tua ku tolong jaga mereka untukku" ucap Jia Ni sambil memeluk erat Qia Qia dan menangis di pelukan Qia Qia.
__ADS_1
"Jia Ni orang tua mu adalah orang tua ku juga jika aku menemukannya aku akan menjaganya dengan baik dan jika mereka mau aku akan mengirim mereka ke dunia Lotus agar bisa hidup bersama mu dan Jia Yi" ucap Qia Qia dengan ramah sambil melepaskan pelukan Jia Ni.
"Dewi Terima kasih" ucap Jia Ni sambil melihat jika Qia Qia menghilang dari pandangannya dan pandangan semua orang dan sembilan bawahan Qia Qia langsung naik ke atas panggung berpelukan dengan Jia Ni karena mereka tahu kemana Qia Qia pergi.