
“Kalian semua ku lihat bisa berkultivasi jadi silahkan untuk yang keberatan dengan tindakan ku untuk datang kesini, aku akan senang hati bertarung dengan kalian, dan jangan khawatir aku tidak akan menggunakan pedang ku ini.” ucap Qia Qia yang kembali menggunakan kekuatan Qi mendalamnya agar kembali terdengar oleh semua penduduk kota itu.
Qia Qia tahu jika kini sudah tidak ada pemimpin di kota ini dan jadi dia berencana untuk menjadikan kota ini sebagai basis kekuatannya di dunia Yun ini.
Lima belas menit berlalu namun tidak ada seorang pun yang terbang ke Qia Qia bahkan kini Qia Qia melihat jika semua penduduk kota itu sudah berkumpul di bawahnya.
“Aku tahu jika saat ini kota ini tidak memiliki pemimpin seorang pun, karena aku sebenarnya yang membunuh mereka beserta dengan para prajuritnya, aku tidak suka dengan pemimpin bajingan dan juga antek anteknya, jadi aku menawarkan diriku sendiri untuk menjadi pemimpin sementara kalian semua di kota ini dan membuat kota ini menjadi kota paling makmur dan paling aman jika kalian setuju, silahkan berlutut dan buka pertahanan jiwa kalian namun jika kalian tidak setuju maka tidak perlu untuk berlutut, mudah bukan, aku hanya ingin tahu seberapa banyak dari kalian yang setuju dengan ku dan menginginkan perubahan di kota kalian ini.” ucap Qia Qia kembali menggunakan kekuatan Qi mendalamnya dalam suaranya itu.
Satu persatu penduduk kota mulai berlutut dan membuka pertahanan jiwa mereka, sebagian karena mereka ingin perubahan dan sebagian lagi karena mereka melihat kekuatan dari pedang lava neraka dan tidak ingin ikut menjadi korban dari pedang lava neraka.
Satu jam berlalu dan Qia Qia melihat iring iringan kereta kuda rombongan kerajaan memasuki kota itu sementara itu sudah semua penduduk kota yang berlutut menunggu Qia Qia memberikan kontrak jiwa kepada mereka.
Rombongan kerajaan itu langsung berhenti karena semua jalanan di penuhi oleh para penduduk kota yang sedang berlutut, dan mereka bahkan tidak mengindahkan sang raja atau penguasa Dunia Yun itu datang, mereka lebih memilih untuk tunduk ke Qia Qia seorang.
Qia Qia sekarang melihat jika Putri Yun Ji dan seorang pria sepuh mengenakan mahkota turun dari sebuah kereta kuda terbesar dan termewah, keduanya pun langsung melihat ke arah Qia Qia yang melayang di atas mereka bersama dengan pedang lava neraka.
“Kalian yang baru datang, silahkan berlutut dan buka pertahanan jiwa kalian atau pergi dari sini” ucap Qia Qia yang kini menggunakan kekuatan aura kematian yang menekan rombongan kerajaan itu.
__ADS_1
Putri Yun Ji yang berdiri di samping pria sepuh yang mengenakan mahkota langsung berlutut dan membuka pertahanan jiwanya demikian juga dengan semua bawahan dari Putri Yun Ji.
Karena sempat merasakan tekanan aura kematian yang sangat kuat dari Qia Qia satu persatu prajurit kerajaan itu pun mengikuti Putri Yun Ji, ikut berlutut di bawah Qia Qia dengan membuka pertahanan jiwa mereka juga, hingga hanya pria sepuh saja yang masih berdiri tanpa membuka pertahanan jiwanya.
Pria sepuh yang mengenakan mahkota atau tidak lain Raja Yun itu pun melesat ke atas lalu berdiri di depan Qia Qia dengan jarak hanya dua meter di depan Qia Qia.
“Qia Qia apakah benar ini kau?” tanya Raja Yun.
“Jia Yun Ma lama tidak bertemu masih hidup kau ternyata, jadi kau pemimpin dunia Yun ini” ucap Qia Qia yang hanya terdengar oleh Raja Yun itu.
“Benar ini aku Jia Yun Ma, lima ratus juta tahun kita tidak bertemu dan ternyata kau tidak berubah ya, masih seperti dulu.” ucap Raja Yun yang ternyata bernama asli Jia Yun Ma.
“Tentu saja saya akan jadi bawahan anda, keluarga Jia akan selalu menjadi bawahan setia keluarga Qia” ucap Raja Jia Yun Ma sambil berlutut dan membuka pertahanan jiwanya sambil tetap melayang dua meter di depan Qia Qia.
Qia Qia tersenyum hangat dan langsung memberikan kontrak jiwa ke mereka semua yang sudah membuka pertahanan jiwanya itu.
“Kalian duduklah dulu dan Yun Ma, kau berdirilah.” ucap Qia Qia yang kembali menggunakan kekuatan qi mendalamnya dalam suaranya itu.
__ADS_1
Semuanya kemudian duduk di tempat mereka berlutut, sedangkan Raja Jia Yun Ma langsung berdiri kembali.
Qia Qia kemudian mengeluarkan sebuah cincin dimensi dan dengan kekuatannya dia mengirim cincin dimensi tersebut ke hadapan Putri Yun Ji.
“Yun Ji berdirilah dan bagikan isi cincin dimensiku itu ke semuanya, berikan masing masing seribu keping koin emas sebagai modal awal mereka sebagai bawahan baru ku.” ucap Qia Qia dengan menggunakan kekuatan Qi Mendalamnya.
“Baik Dewi” ucap Putri Yun Ji menjawab dengan menggunakan kekuatan qi mendalamnya sambil mengambil cincin dimensi tersebut dan langsung berdiri lalu mulai membagikan masing masing seribu keping koin emas ke yang terdekat dengannya terlebih dulu.
Semua penduduk itu hanya bisa berucap syukur karena pilihan mereka mengikuti Qia Qia ini tidaklah salah dan kini mereka akan mendapatkan seribu keping koin emas yang sangat sulit untuk mereka dapatkan selama ini, dikarenakan pajak kota yang sangat tinggi sebelumnya.
“Jia Yun Ma aku minta kota ini menjadi basis pertahanan ku dan bebaskan kota ini dari pajak istana mu kedepannya karena kini mereka sama statusnya denganmu.” ucap Qia Qia.
“Baik Dewi, saya akan membuat kota ini kota khusus untuk semua saudara saya” ucap Raja Jia Yun Ma.
“Beritakan ke semua saudara mu itu dan sampaikan juga jika kota ini langsung di bawah kepemimpinan mu, jika semuanya sudah selesai temui aku di penginapan, Yun Ji tahu dimana aku berada.” ucap Qia Qia.
“Baik Dewi, saya akan segera menemui Dewi setelah semuanya selesai,” ucap Raja Jia Yun Ma sambil kemudian melihat Qia Qia tersenyum dan menghilang dari hadapannya.
__ADS_1
“Kalian semua sekarang adalah saudaraku, jadi aku akan langsung memimpin kota ini, kita akan membangun kota ini bersama dan menjadi basis pertahanan untuk Dewi Mawar Qia Qia, tidak ada pajak di kota ini namun kalian semua harus berlatih keras dan kejar tingkatan tertinggi dalam kultivasi untuk bersama sama dengan ku melindungi dunia ini.” ucap Raja Jia Yun Ji menggunakan kekuatan Qi mendalamnya.
“Kalian semua boleh kembali melanjutkan kegiatan kalian setelah mendapatkan hak kalian yaitu seribu keping koin emas yang dihadiahkan oleh Dewi Mawar QIa Qia dan yang sudah mendapatkan silahkan kembali melanjutkan pekerjaan kalian. Ingat apapun yang terjadi mulai saat ini laporkan kepadaku agar kita bisa mencari solusi bersama dari semua permasalahan yang ada nantinya” ucap Raja Jia Yun Ma kembali dan tetap menggunakan kekuatan Qi mendalamnya lalu melesan dan berdiri di samping Putri Yun Ji untuk membantu putrinya itu membagikan koin emas untuk yang lainnya.