Dewi Mawar Penakluk Surgawi

Dewi Mawar Penakluk Surgawi
Berpetualang 25


__ADS_3

Lava suci ilahi terlihat keluar dari dalam lubang yang ada di telapak tangan Qia Qia dan langsung melesat serta terbelah dua mengenai kedua orang itu, Lava suci ilahi itu kemudian menghanguskan kedua orang itu dengan cepat lalu kembali lagi melesat ke dalam lubang yang ada di telapak tangan Qia Qia


“Pedang Lava Neraka apakah kau mendengarkanku.” Ucap Qia Qia bertelepati.


“Dewi anda dimana kenapa terdengar sangat jauh.” Ucap Pedang lava neraka melalui telepati.


“Aku sepertinya di dunia para pemakan daging manusia, apakah kau bisa datang kesini atau mau aku menarikmu kesini.” Ucap Qia Qia melalui telepati kembali.


“Dewi saya bisa kesana sendiri namun akan memakan sedikit waktu, jadi sebaiknya anda menarik saya saja.” Ucap Pedang Lava Neraka dan Qia Qia pun kemudian menarik pedang lava neraka melalui teleportasi.


Pedang lava neraka pun kini melayang di depannya namun tidak mengeluarkan hawa panas seperti biasanya dan Qia Qia pun langsung mengambilnya dengan tangan kanannya.


Qia Qia langsung berteleportasi keluar dari tempat itu dan melayang di atas sebuah menara yang sangat tinggi setinggi menara yang dia temukan di pulau melayang.


“Dewi apa yang anda inginkan, menghabisi semuanya atau menghancurkan dunia ini.” Ucap Pedang lava neraka.


“Aku sudah muak dengan mereka semua, manusia namun memakan manusia juga, jadi kehancuran dan kepunahan adalah yang terbaik untuk mereka.” Ucap Qia Qia sambil menghilangkan segel perlindungan ilusinya dan kini dapat terlihat oleh orang lain.


“Dewi gunakan saja lava yang ada di pusat dunia ini, jadi anda tidak akan mengeluarkan tenaga yang banyak untuk menghabisi mereka semua.” Ucap Pedang lava neraka.


Qia Qia mengangkat tangan kanannya yang memegang pedang lava neraka dan kini pedang lava neraka tegak lurus ke atas.


“Hujan Lava.” Ucap Qia Qia sambil mengeluarkan lava suci ilahi nya ke dalam pedang lava neraka dan pedang lava neraka yang menerima lava suci ilahi itu kini memerah terlihat sangat panas.

__ADS_1


Pedang lava neraka langsung mengeluarkan lava suci ilahi itu dan langsung melesat dengan cepat ke atas lalu menutup dunia itu sepenuhnya.


Qia Qia kini menurunkan tangannya dan pedang lava neraka  itu kini menghadap lurus ke bawah tepat ke puncak menara itu.


“Lava keluarlah dan bakar semua yang ada di atas tanah ini.” Ucap Qia Qia sambil mengencangkan pegangan tangannya di pedang lava neraka itu dan lava suci ilahi kembali melesat dari pedang lava neraka dan langsung mengenai puncak menara itu dan membakarnya sampai habis.


Lava suci ilahi tidak berhenti disana dan langsung melesat ke dalam tanah sementara itu butiran butiran lava suci ilahi kini terlihat mulai turun dari langit dan menghujani dunia itu.


Kepanikan terjadi di dunia para pemakan manusia itu dan kini Qia Qia terlihat melayang ke atas sampai dua ratus meter di atas tanah, Qia Qia melihat jika lava suci ilahinya kini membakar semua yang ada di atas tanah itu dan dia melihat juga banyak manusia pemakan daging manusia itu yang terbakar.


Jeritan dan jeritan kini terdengar oleh Qia Qia dan dari dalam tanah kini menyembur lava inti dunia itu yang langsung melebar dan menyebar ke semua arah menjadikan dunia itu perlahan menjadi kolam lava.


Beberapa orang tampak berusaha terbang serta menyerang Qia Qia namun mereka gagal karena tubuh mereka di penuhi oleh butiran butiran halus lava suci ilahi.


“Dewi apakah anda akan tetap membiarkan dunia ini menjadi kolam lava?.” Tanya Pedang lava neraka.


“Iya dan kita akan kembali dunia Yun saja ya.” Ucap Qia Qia yang langsung berteleportasi kembali ke dalam menara di pulau melayang.


Qia Qia langsung menghancurkan pintu dimensi lintas galaksi itu dengan sekali tebas lalu berteleportasi keluar dari dalam menara itu tepat di hadapan Ding Zi dan anak buahnya.


“Hormat kepada Dewi Mawar.” Ucap Ding Zi dengan  penuh hormat bersamaan dengan semua anak buahnya.


“Ding Zi kita akan ke dunia pedang kuno dan menyiapkan pasukan perang kita, karena kita akan menghabisi kekaisaran iblis sesegera mungkin, barusan aku sudah mengunjungi dunia manusia pemakan daging manusia itu dan kini semuanya sudah aku binasakan, ternyata kekaisaran iblis adalah biang kerok yang bekerja sama dengan mereka dan kekaisaran iblis juga yang sudah berusaha menghancurkan dunia pedang kuno, jadi ini keputusanku, kita hancurkan mereka sekarang juga.” Ucap Qia Qia dengan sangat tegas dan menyimpan kembali pedang lava neraka ke dalam cincin dimensinya agar tidak lagi membuat suhu di sana menjadi panas.

__ADS_1


“Dewi, saya dan yang lainnya sudah siap dan kami akan membalaskan dendam semua keluarga kami yang mati akibat ulah kekaisaran iblis.” Ucap Ding Zi.


“Baiklah aku akan memindahkan pulau melayang ini ke dunia pedang kuno dan kalian bersiaplah karena aku akan menemui penguasa seratus galaksi terlebih dulu.” Ucap Qia Qia.


“Siap Dewi, saya akan menyiapkan pasukan kita agar siap untuk berperang dengan kekaisaran iblis.” Ucap Ding Zi yang kini melihat jika Qia Qia perlahan melayang ke atas dan terus melayang.


“Hong Ying kau disini saja aku akan menemuimu di dunia pedang kuno.” Ucap Qia Qia bertelepati ke Hong Ying yang masih melayang rendah di atas pulau melayang.


“Baik Dewi saya akan menjaga yang lainnya saja sambil menunggu kedatangan anda.” Ucap Hong Ying yang juga bertelepati ke Qia Qia.


Qia Qia yang mempunyai kemampuan menteleportasikan apapun yang dia inginkan langsung menteleportasikan pulau melayang itu ke dunia pedang kuno tepatnya ke pantai dekat kota Ding.


“Jia Yun Ma, Ding Zi dan bawahannya sudah kembali ke dunia pedang kuno dan jika sudah selesai perintahkan semua pasukan dunia pedang kuno untuk segera kembali ke dunia pedang kuno.” Ucap Qia Qia melalui telepati ke Jia Yun Ma.


“Baik Dewi, kami akan segera menyelesaikannya.” Ucap Raja Jia Yun Ma melalui telepati.


“Ran Mo, persiapkan pasukan mu, kita akan melawan pasukan kekaisaran iblis dalam waktu singkat.” Ucap Qia Qia Bertelepati ke Ran Mo.


“Baik Dewi, kami sudah siap.” Ucap Ran Mo melalui telepati.


“Oke Tunggu kedatangan ku, aku akan menemui penguasa seratus galaksi terlebih dahulu dan aku akan membawakan kapal perang untuk kalian gunakan.” Ucap Qia Qia kembali melalui telepati.


“Siap Dewi, kami memang membutuhkan kapal perang karena kami memang belum membuatnya.” Ucap Ran Mo melalui telepati.

__ADS_1


__ADS_2