Di Batas Senja

Di Batas Senja
Eps 106(rencana Bayu)


__ADS_3

"Kenapa? kenapa putri kedua tidak bisa aku sentuh? arrghhhhhh..." pangeran kedua mengamuk di kamarnya. Ibu suri menenangkan putranya tapi kewalahan. Pangeran kedua mengobrak abrik seisi kamar.


Raja dan permaisuri yang melihat pangeran kedua mengamuk menjadi heran. Terutama Siska sangat penasaran kemana perginya Lily.


"Dia banyak yang melindungi, ternyata banyak manusia berilmu yang menjaganya. Aku tidak bisa lagi membawanya kesini ibunda.."pangeran pun menangis setelah capek merusak semua barang di dalam kamar. Ibu suri hanya diam dan memandang putra pertamanya meminta bantuan.


Raja mengerti dan segera pamit. Siska mengikuti suaminya keluar dan ingin kembali ke kamarnya.


"Kamu istirahat saja!" pinta sang raja. Siska hanya mengangguk dan menuruti keinginan suaminya. Padahal Siska ingin bertanya bagaimana Lily bisa menghilang, tapi diurungkannya karena sang raja terlihat sangat murka.


Setelah raja menghilang,Siska tidak kembali ke kamarnya melainkan pergi mencari paman Agus. Dengan dayang kepercayaannya, Siska mengendap-endap menemui pamannya agar tidak ketahuan ibu suri yang masih ada di kamar pangeran kedua.


Paman Agus tetap saja di dalam kamar tanpa pernah keluar kecuali ada perkumpulan keluarga di aula kerajaan. Paman Agus meminta Siska masuk ke kamarnya karena kebetulan putri keempat sedang membaca buku di ruang baca seperti biasanya.


"Ada apa?" tanya paman Agus melihat Siska yang panik.


"Apa paman sudah tahu jika Lily sudah kembali ke dunia manusia?"


"Apa? bagaimana bisa?" paman Agus tidak percaya.


"Aku juga tidak tahu apa yang terjadi. Tapi pangeran kedua bilang sudah tidak bisa membawanya kembali kesini. Katanya disana ada yang melindunginya. Apa paman tahu apa maksudnya itu?"


"Aku tidak tahu soal itu. Sampai saat ini aku masih berpikir bagaimana caranya keluar dari sini, tapi gadis itu begitu saja sudah kembali ke alam manusia. Apa kamu tidak tanya apapun padanya?" Paman Agus malah belum tahu siapa istri dari pangeran kedua karena saat pernikahan, paman Agus tidak hadir dengan alasan kurang enak badan. Sedangkan dia hanya tahu cerita tentang Lily dari Siska.


"Aku hanya sekali berbincang dengannya. Ternyata dia adalah kenalanku. Tapi kemarin dia sedikit takut setelah kuceritakan siapa suaminya itu. Gak taunya sekarang dia sudah pulang aja!" Siska sedikit menyesal karena kemarin hanya sebentar dia ngobrol dengan Lily.


"Coba saja dia bisa lebih lama sedikit disini!"

__ADS_1


"Memangnya kenapa paman?"


"Setidaknya kita punya partner satu lagi untuk menyusun siasat jalan pulang."


Siska dan paman Agus hanya merenungi nasibnya yang entah sampai kapan mereka tinggal di kerajaan iblis.


Pada saat yang sama, paman Bayu ternyata sudah pergi ke hutan di belakang istana bersama istrinya. Ternyata selama ini paman Bayu hanya berpura-pura betah tinggal di istana karena tidak ingin dicurigai. Padahal sebenarnya dia sangat ingin kembali ke dunia manusia setelah melihat wujud asli para iblis yang aneh itu.


Saat pertama bertemu raja di hutan belantara, sang raja sudah menampakkan wujud gantengnya dan muncul sebagai bayangan hitam saat di dunia manusia. Paman Bayu tidak menyangka ternyata wujud aslinya lebih menakutkan daripada bayangan hitam tersebut.


Paman Bayu menyembunyikan sendiri niatnya karena tidak ingin rahasianya terbongkar, terlebih jika paman Agus yang terlalu jujur tidak bisa menjaga rahasia.


Dengan didampingi putri ketiga, paman Bayu menelusuri hutan bambu dan rawa yang banyak binatang buasnya piaraan kerajaan iblis. Ternyata putri ketiga memiliki kemampuan untuk berkomunikasi hewan buas piaraan kerajaan.


"Tapi ingat ya suamiku, hal ini jangan sampai ketahuan kakakku. Jika sampai ketahuan, maka aku tidak bisa lagi komunikasi dengan mereka dan pasti tidak bisa mendampingiku melewati hutan ini." pinta putri ketiga yang penasaran dengan dunia manusia setelah mendapat cerita dari suaminya yaitu paman Bayu.


"Baiklah!!"


"Jadi bagaimana kamu bisa tahu kalau ke dunia manusia harus melewati hutan ini? apa kakak kamu yang memberitahukannya?" paman Bayu pun penasaran dengan apa yang diketahui istrinya.


Sama dengan paman Agus, ternyata paman Bayu juga membohongi istrinya dengan menceritakan keindahan alam manusia. Baik keindahan pemandangan dan juga hal hal yang bisa dilakukan sesuka hati tanpa adanya peraturan dari raja.


Putri ketiga yang awalnya jutek dan seperti tidak suka dengan paman Bayu akhirnya luluh juga setelah mendapat rayuan maut dari paman Bayu. Ditambah lagi setelah mendengar betapa indahnya alam manusia dari paman Bayu tentunya.


Namun hal yang membuat penasaran putri ketiga adalah adanya bintang melayang berkilauan yang memiliki suara menggelegar. Sekarang paman Bayu bingung mencari ide, dimana dia bisa memperlihatkan bintang melayang yang berkilauan itu karena sang istri merengek ingin segera melihat pemandangan tersebut.


Dalam perjalanan menyusuri hutan, sang putri sibuk berbincang dengan binatang buas agar dibukakan jalan. Sementara paman Bayu masih memikirkan tentang bintang berkilauan sambil menggenggam tangan istrinya.

__ADS_1


Tak berapa lama mereka sampai pada gerbang gelap yang menjulang tinggi. Paman Bayu ingat saat raja membawanya. Mereka juga berada di tempat ini tapi setelah itu menghilang dan langsung sampai istana tanpa melewati hutan.


"Ayo kita masuk!" ajak putri ketiga. Paman Bayu hanya menuruti saja.


Setelah melewati gerbang gelap, cahaya menyilaukan langsung menerpa mereka. Putri tentu saja tidak tahan dengan cahaya itu dan menarik kembali paman Bayu. Paman Bayu yang terkejut langsung melepaskan genggamannya dan terpisah dengan istrinya di perbatasan gerbang gelap.


"Ternyata disini siang hari.." batin paman Bayu, dia pun tersenyum.


Meskipun begitu, paman Bayu tidak kabur begitu saja. Jika dia melakukannya, pasti istrinya akan mengadu pada kakaknya dan itu akan membuat hidupnya tidak tenang. Apalagi masih ada adik tersayang dan keponakannya di kerajaan iblis.


Paman Bayu kembali menemui istrinya di balik gerbang gelap. Ternyata semudah itu memasuki alam iblis. Paman Bayu semakin senang meskipun usahanya belum seratus persen berhasil.


"Kita tunggu sampai malam tiba agar kamu bisa berada di alam manusia." ucap paman Bayu menenangkan istrinya.


"Cahaya apa itu? kenapa silau sekali?" putri ketiga masih mengucek matanya yang seakan tertusuk kaca.


"Di alam manusia sedang siang hari. Jadi terang benderang." jawab paman Bayu.


"Tapi siang hari di istana tidak seterang itu"


"Itulah bedanya alam kita. Tapi malam hari akan lebih indah karena banyak bintang berkilauan."


Putri percaya dengan suaminya dan menunggu malam tiba seperti yang diucapkan paman Bayu. Tanpa curiga apapun, putri ketiga bersedia menunggu malam tiba di pinggir gerbang gelap.


Paman Bayu sudah mengecek keadaan dan di alam manusia sudah saatnya malam. Paman Bayu pun membawa istrinya menuju alam manusia.


Sama dengan wilayah kerajaan iblis. Di alam manusia yang dilewati , paman Bayu dan istri harus melewati hutan Pinus dengan pohonnya yang menjulang tinggi. Paman Bayu tak tahu arah. Jadi dia terus saja membawa istrinya berjalan lurus ke depan.

__ADS_1


"Kenapa kita hanya muter-muter disini saja?" protes putri ketiga yang tampak lelah.


__ADS_2