Di Batas Senja

Di Batas Senja
Eps 113 (diculik)


__ADS_3

Siska menjadi gelisah. Jika sebelumnya paman Bayu yang berusaha kembali ke dunia manusia dengan membawa istrinya, lantas apakah sekarang mereka berempat berencana kembali kesana tanpa membawanya?


Siska terus berpikir, tidak mungkin paman Agus akan meninggalkannya begitu saja di sini. Kegelisahan Siska membuat sang raja khawatir. Ternyata saat Siska sedang berbincang dengan dayangnya, Raja sudah ada dibalik pintu mendengarkan yang mereka obrolkan.


Raja menjadi murka setelah mengetahui jika selama ini ternyata istrinya punya keinginan untuk pulang ke dunia manusia. Raja langsung masuk ke kamar dan memerintahkan pengawalnya untuk menghukum dayang kepercayaan Siska.


"Jangan suamiku, aku mohon lepaskan dia.." pinta Siska sebagai permaisuri.


"Pengawal..penjarakan permaisuri dan jangan ijinkan dia untuk bertemu dengan siapapun kecuali ada perintah dariku!" sang raja sudah kecewa dengan Siska yang membohonginya.


Siska pun dikurung di penjara istana bersama dengan dayang kesayangannya. Siska tak menyangka jika sang raja ingin menghukumnya juga, padahal Siska adalah permaisurinya.


"Aku sudah menemukan penggantimu permaisuri.." Raja tersenyum sinis.


Setelah mengetahui jika kedua putri dan suaminya pergi ke dunia manusia, Raja mengajak pangeran kedua untuk menjemput mereka. Raja sudah marah dengan perilaku Siska dan kedua pamannya.


🪦🪦🪦


Di dunia manusia...


Putri ketiga dan keempat sangat takjub dengan keindahan malam di kota. Banyak lampu gemerlapan dan bintang gemerlapan yang menimbulkan suara.


Paman Bayu dan paman Agus mengajak kedua putri iblis itu menyaksikan pesta kembang api yang kebetulan sedang berlangsung di ibukota karena ada acara Expo. Kedua kakak beradik itu saling tertawa menyambut kemenangan mereka karena kebohongan yang mereka katakan kepada kedua putri dapat terwujud.


"Bagaimana dengan selanjutnya mas?" Agus ingin tahu rencana kakaknya setelah mereka berhasil kembali ke dunia manusia.

__ADS_1


"Kita nikmati dulu keadaan disini, selanjutnya kita pikirkan nanti, hahahaha....."


Mereka berempat menikmati suasana malam yang meriah. Kedua putri sangat puas dengan apa yang dialaminya. Paman Bayu sengaja mengajak mereka keluar malam selain untuk melihat kembang api juga menghindari sinar matahari yang membuat kedua putri itu tak tahan.


Bahkan saat siang pun mereka berdua menutup semua tirai jendela dan mematikan lampu. Apalah daya, paman Agus dan paman Bayu hanya bisa menurutinya.


Saat mereka sedang makan bersama tiba-tiba ada beberapa pria bertubuh kekar menyergap mereka dengan bius. Paman Bayu dan adiknya langsung dimasukkan ke dalam mobil dan pergi entah kemana.


Kedua putri yang terkejut tak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya bengong tak tahu harus melakukan apa.


"Kemana mereka pergi? Bagaimana dengan kita?" putri keempat langsung menangis di pelukan kakaknya.


Tak ada yang melihat keberadaan mereka berdua. Bagaimana cara mereka meminta tolong? Putri ketiga langsung menghilang bersama adiknya. Ternyata mereka kembali ke apartemen. Karena hanya tempat itu yang mereka ingat.


"Bagaimana kalau kita pulang saja?" putri keempat masih menangis tanpa henti.


"Sebaiknya kita kembali saja kakak. Jika kakak raja marah, kita mengadu saja pada ibu suri. Pasti kakak raja tidak akan berani menghukum kita." usul putri keempat yang membuat putri ketiga tersenyum getir.


"Baiklah kita pulang saja! Jika kakak raja tanya suami kita, kita bilang saja kalau mereka meninggalkan kita. Biar kakak raja yang mencari mereka dan tidak menyalahkan kita." putri ketiga tersenyum jahat. Siapa suruh suaminya tidak menjaga mereka?


Saat itu juga putri ketiga dan keempat menghilang dan tiba di hutan terlarang yang menghubungkan dunianya. Hanya dengan mengingatnya, mereka bisa cepat kembali ke tempat yang mereka inginkan.


"Kak..jika hanya memikirkan saja kita bisa menuju tempat yang kita inginkan, kenapa kita tidak memikirkan suami kita? Bukankah dengan begitu kita bisa bertemu dengan mereka?" putri keempat merasa heran dengan pemikiran kakaknya. Seketika dia berhenti menangis.


"Sudahlah! Kita pulang saja dulu. Aku tidak yakin jika suami kita itu memikirkan kita. Yang aku tahu mereka hanya ingin pulang dan meninggalkan kita." ucap putri ketiga yang tidak dimengerti putri keempat. Namun demikian putri keempat tetap mengikuti kakaknya.

__ADS_1


Putri ketiga dan keempat tiba di istana dengan lancar. Sang raja yang hendak pergi ke dunia manusia bersama pangeran kedua mengurungkan niatnya setelah mendapat kabar jika kedua adiknya sudah kembali.


"Hanya mereka berdua? kemana suami mereka?"raja heran karena mendengar kabar dari pengawal jika yang pulang hanya kedua adiknya saja tanpa suami mereka.


"Hamba hanya melihat kedua putri memasuki istana tanpa kedua pangeran." jawab pengawal.


Raja iblis yang saat itu sedang bersama ibu suri dan pangeran kedua langsung bergegas menuju kediaman putri. Ternyata kedua putri sedang berada di kamar putri ketiga. Sekarang putri keempat jadi gelisah, apa yang harus dia jelaskan jika kakak raja nya bertanya.


"Kamu tenang saja, biar nanti aku yang menjelaskan. Ikuti perintahku, jangan bicara sembarangan. Kamu cukup mengiyakan apa yang aku katakan nanti." putri ketiga berharap adiknya tidak ceroboh saat memberi alasan kepada sang raja.


Tak lama ternyata sang raja dan ibu suri telah tiba. Putri keempat semakin gelisah, berbeda dengan putri ketiga yang cukup santai.


Raja masuk ke kamar putri ketiga dan langsung menginterogasi kedua adiknya tersebut. Putri ketiga langsung menceritakan apa yang terjadi dengan mereka tetapi tidak bilang jika suami mereka dibawa pergi beberapa orang. Putri keempat hanya mengangguk membenarkan ucapan kakaknya.


Mendengar penjelasan dai kedua putri, sang raja semakin murka. Dia sangat tidak terima dengan apa yang sudah dilakukan paman Bayu dan paman Agus.


"Benarkan ibunda apa yang sudah saya bilang, sebaiknya dari awal kita menghapus ingatan mereka terlebih dahulu agar tidak punya keinginan untuk kembali ke dunia manusia lagi." ucap sang raja kepada ibu suri yang sebelumnya sudah menceritakan kelakuan permaisuri.


Ibu suri berpikir sejenak, sepertinya memang benar apa yang dikatakan raja iblis jika para manusia yang sudah tinggal di kerajaannya sudah tidak boleh lagi memikirkan segala hal yang ada di dunia manusia. Mereka harus tetap berada di kerajaan dan menjadi penghuni tetap di sana.


"Baiklah! perintahkan pengawal untuk mengumpulkan semua bangsa manusia yang ada di kerajaan ini. Kita harus menghapus ingatan mereka tentang dunianya." Ibu suri memutuskan akan bertindak tegas kepada manusia yang sudah mereka culik untuk menjadi penghuni dunia iblis.


Sang raja langsung pergi meninggalkan kamar putri ketiga dan mengutus pengawalnya untuk mengumpulkan semua bangsa manusia yang ada di kerajaan termasuk permaisuri yang ada di penjara.


Ternyata sudah ada beberapa manusia yang dibawa oleh sang raja dan Pangeran kedua. Mereka sengaja diberikan kepada semua anggota kerajaan untuk memperbaiki keturunan.

__ADS_1


"Apa yang terjadi?" bisik mbak Dwi pada Siska yang kebetulan berlutut bersebelahan.


__ADS_2