Di Batas Senja

Di Batas Senja
Eps 110 (menghilang)


__ADS_3

Karena paman Bayu dan adiknya merupakan orang baru di apartemen itu sebelumnya, jadi belum ada yang begitu kenal dengan mereka. Apalagi beberapa saat setelah mereka pindah ternyata sudah tertangkap polisi. Maka dari itu saat kembali ke apartemennya, paman Bayu dan adiknya tidak mengalami kesulitan.


"Tempat ini ternyata bagus juga.." ucap putri ketiga dengan kagumnya. Putri keempat juga setuju dengan kakaknya.


Mereka masuk ke apartemen, sementara paman Bayu kembali ke bawah dan menaiki kembali taksi tadi agar membawanya ke mall. Ternyata paman Bayu ingin membeli beberapa pakaian perempuan agar dikenakan istri dan adik iparnya.


Karena sebelum berangkat paman Bayu sudah pamitan pada paman Agus, jadi paman Agus tidak khawatir saat ditanya kemana perginya paman Bayu oleh istrinya.


"Kenapa aku tidak diajak membeli baju? Lagipula kenapa harus beli kan aku bisa ganti sendiri." Putri ketiga langsung merubah pakaian kerajaannya dengan pakaian wanita dunia manusia yang dilihatnya di jalan tadi. Paman Agus langsung melongo tidak percaya. Tahu gitu kakaknya tidak usah keluar tadi.


Putri keempat juga tidak mau kalah. Dia juga berganti pakaian seperti kakaknya. Tapi karena sama, mereka pun berdebat soal pakaian. Paman Agus jadi pusing melihat kedua wanita itu bertengkar. Paman Agus segera keluar dari apartemennya dan menunggu kakaknya di pinggir trotoar.


Lama paman Agus menunggu akhirnya paman Bayu datang dengan membawa banyak tentengan. Ternyata uang yang dimiliki mereka cukup banyak dan masih tersimpan rapi di brankas yang mereka sembunyikan.


"Kamu kenapa diluar?" paman Bayu begitu khawatir melihat adiknya murung di pinggir jalan seakan mengharapkan sesuatu.


"Aku pusing dengan kedua wanita itu, selalu saja berantem bila ketemu. Padahal setahuku istriku itu pendiam tidak pernah ribut tetapi kenapa jika bersama kakaknya selalu saja heboh." sesal paman Agus.


"Memangnya apa yang mereka ributkan?"paman Bayu jadi penasaran.


"Apalagi.. Sekarang mereka rebutan baju yang dipakai. Percuma kamu tadi belum baju, mereka sudah bisa mengganti pakaiannya sendiri."

__ADS_1


"Apa?" paman Bayu langsung menjatuhkan tentengannya karena syok. Sudah capek-capek milih baju wanita yang cocok ternyata kedua wanita itu bisa mengubah pakaiannya.


Melihat kakaknya yang masih syok, paman Agus langsung memunguti tas yang berserakan itu. Ternyata paman Bayu juga membeli banyak makanan tapi ikut jatuh. Untung saja masih dalam kemasan bagus.


Paman Agus memapah kakaknya masuk ke dalam apartemennya. Dan ternyata kedua wanita itu masih saja rebutan. Mereka Gonta ganti pakaian tapi tidak cocok dan malah membuat yang melihatnya ingin tertawa.


Paman Bayu langsung masuk ke kamarnya dan merebahkan tubuhnya yang lelah. Putri ketiga bukannya menghampiri suaminya malah meminta barang yang dibawa oleh paman Agus. Dan terjadilah perebutan barang oleh putri ketiga dan putri keempat. Paman Agus yang tadinya pusing kini lebih pusing lagi. Dia pun masuk ke kamarnya sendiri dan merebahkan tubuhnya.


Di kerajaan iblis suasana sedang ramai-ramainya. Sang permaisuri mendapatkan banyak hadiah dari tamu undangan. Siska merasa sedikit pusing melihat banyak orang dan suasana yang ramai tersebut dan akhirnya pingsan.


Sang raja pun segera membawanya ke kamar dan membiarkan para tamu melanjutkan acara tanpa mereka dan hanya ditemani ibu suri. Namun raja sempat heran karena tidak melihat kedua adik perempuan bersama suaminya masing-masing. Namun karena khawatir dengan istrinya, sang raja mengabaikan kedua adiknya.


Namun berbeda dengan ibu suri. Disaat semua sedang berpesta, malah tidak melihat kedua putrinya. Ibu suri pun meminta pengawal untuk menjemput kedua putrinya di kamarnya masing-masing.


Berita hilangnya kedua putri langsung sampai ke telinga raja. Mendengar hilangnya kedua putri bersama suaminya membuat sang raja hilang kendali. Sang raja pun langsung mencekik istrinya yang baru saja siuman dari pingsan.


"Cepat katakan! aku tahu kamu bersekongkol dengan kedua pamanmu untuk kembali ke duniamu kan? cepat jawab." sang raja sudah marah. Dia pun menampakkan wujud aslinya di hadapan Siska. Siska tidak bisa bicara karena lehernya dicekik sang raja. Nafasnya hampir saja hilang tetapi terselamatkan setelah ibu suri menarik tubuh sang raja.


"Apa yang kamu lakukan? kamu mau membunuh ibu dari para pangeran? Ingatlah jika permaisuri sedang mengandung." Ibu suri langsung menampar pipi sang raja agar tersadar.


Sang raja pun menstabilkan emosinya dan mengubah kembali wajahnya menjadi lelaki tampan. Sang raja pun bersandar pada dinding dengan pandangan kosong.

__ADS_1


"Ada apa sebenarnya?" tanya ibu suri tidak mengerti dengan sikap dingin sang raja.


"Dia bersekongkol dengan pamannya itu untuk kabur dari sini seperti istri pangeran kedua." tunjuk sang raja pada Siska.


"Tidak! Itu tidak benar. Saya mana berani melakukannya, bahkan berpikir pun tidak. Lagipula bagaiman aku bisa keluar dari istana ini, bahkan keluar dari kamar saja sudah ada yang mengawasi." Siska tetap membela diri. Dia yakin jika sang raja tidak tahu rencananya dan hanya menggertaknya saja.


Ternyata ibu suri lebih mempercayai Siska.Karena tuduhan sang raja tidaklah akurat. Jika Siska ingin kembali ke dunianya, kenapa dia harus hamil lagi?dan bagaimana dia bisa kembali?


Ibu suri pun mengajak Siska agar ikut ke kamarnya. Ibu suri tidak mau jika Siska dijadikan pelampiasan amarah sang raja.Raja hanya diam melihat istrinya dibawa ibu suri.


Tak berapa lama, raja mencari pangeran kedua yang tidak keluar dari kamarnya setelah kepergian istrinya itu. Sang raja pun mengajak pangeran kedua pergi ke dunia manusia.


"Ngapain kita kesana?" pangeran kedua enggan menerima ajakan kakaknya itu.


"Tentu saja membawa kembali istri kamu itu dan juga adik adik kita yang sudah berusaha pergi ke sana. Aku yakin kedua adik kita itu sudah mendapatkan hasutan dari suaminya masing-masing."raja meyakinkan pangeran kedua agar mau ikut bersamanya ke dunia manusia.


Meskipun enggan, ternyata pangeran kedua menuruti permintaan kakaknya. Itu semua karena sang raja menyebutkan isterinya itu. Pangeran kedua jadi semangat ingin membawa kembali istrinya agar mau tinggal di dunianya.


Pangeran kedua dan Baginda raja menghilang dan langsung tiba ke rumah Raya. Namun raja dan pangeran kedua tidak bisa masuk ke halaman rumah raya. Sepertinya rumah Raya sudah dipagari agar tidak bisa dimasuki makhluk halus dan sejenisnya.


"Kenapa kita tidak bisa masuk sekarang? padahal waktu itu aku masih bisa masuk ke kamarnya." pangeran kedua tidak habis pikir dengan pagar pembatas di rumah Raya.

__ADS_1


"Sepertinya mereka sudah berjaga-jaga jika sewaktu-waktu kita datang."jawab sang raja menyeringai.


"Lalu bagaimana caranya aku bisa bertemu dengan istriku?"


__ADS_2