Di Batas Senja

Di Batas Senja
Eps 93 (misteri baru)


__ADS_3

Ali segera membungkam mulutnya sendiri karena melihat Raya memberikan isyarat padanya agar tidak mengungkap hal yang bisa menakuti Lily. Lagipula sesuatu yang ada di belakang Lily itu tidak mengganggunya.


Ali pun paham, dia segera menyapa kedua sahabat Raya tersebut setelah berhasil meredam rasa kagetnya. Meskipun demikian Lily malah penasaran dengan raut wajah kedua sahabatnya dan juga Ali.


"Kenapa dengan kalian? Apa yang kalian sembunyikan dariku?" Lily merasa heran saat mereka melihatnya. Lily berbalik tapi tidak menemukan apapun di belakangnya.


"Memang gak ada apa-apanya Ly..Kamu tenang saja!" ucap Manda mencoba menetralisir rasa takutnya sama seperti Ali.


Raya lebih santai lagi setelah membaca pesan dari Ali jika makhluk yang ada di belakang lemari Lily bukanlah makhluk jahat.


Karena sudah tidak ada yang bisa dibahas lagi dan hari sudah sangat larut, mereka berempat mengakhiri panggilannya. Namun tidak dengan Raya dan Ali. Meskipun tadi mereka sudah bertemu lewat mimpi kini mereka melanjutkannya lewat panggilan VC. Tentu saja Raya yang menghubungi Ali karena Ali belum bisa menggunakan ponselnya kecuali mengirim pesan dan mengangkat telepon.


Meskipun baru sekilas Ali melihat penampakan di belakang Lily tadi, Ali sudah mengira jika makhluk itu sudah berada disana lebih dahulu daripada Lily dan keluarganya. Selama keluarga Lily tidak mengusiknya, Ali yakin makhluk itu juga tidak mungkin mengganggu.


"Jadi makhluk itu tidak akan mengganggu Lily dan keluarganya kan bang?" tanya Raya masih penasaran.


"Kemungkinan seperti itu untuk saat ini. Makhluk seperti itu tidak dapat diprediksi. Kadang awalnya baik, tapi kemudian bisa saja berubah. Sepertinya Lily harus tetap waspada. Takutnya jika mereka melakukan sesuatu yang dapat mengusik makhluk itu, maka makhluk itu juga tidak akan segan membalasnya." Usul Ali yang membuat raya menjadi khawatir dengan keselamatan Lily dan keluarganya.


Raya mengakhiri obrolannya dengan Ali. Mungkin besok di sekolah dia akan membahas semuanya dengan Lily dan Manda.


🌻🌻🌻


Keesokan harinya..


Seperti biasanya, Lily dan Manda sudah menunggu Raya di gerbang sekolah. Setelah kejadian semalam, Manda sudah tidak sabar ingin membahasnya dengan Lily. Lily sangat terkejut dengan apa yang dikatakan Manda jika semalam dia melihat penampakan di belakang Lily. Padahal Lily tidak melihat apapun disana.

__ADS_1


Karena Manda juga bilang jika Raya dan Ali juga melihatnya, maka Lily memutuskan untuk segera konfirmasi pada raya pagi itu juga.


Tak lama Raya pun muncul. Lily bergegas menghampirinya sampai lupa jika dirinya sedang bersama Manda.


"Ray..cepat katakan apa benar dengan yang dikatakan Manda bahwa semalam kalian melihat penampakan di belakang ku? Jadi itu alasannya kenapa semalam kalian terkejut?" Karena sudah tidak sabar, LiLy menyerang Raya dengan Banyak pertanyaan. Raya jadi bingung harus jawab yang mana duluan.


"Sabar Ly..aku juga ingin membahasnya hari ini juga. Sebaiknya kita cari tempat nyaman untuk ngobrol." Raya menggandeng Lily dan Manda hanya diam mengikuti dari belakang.


Mereka bertiga langsung masuk ke kelas dan duduk di bangku pojok belakang. Suasana kelas masih sepi karena memang masih pagi dan belum banyak siswa yang datang.


"Jadi apa yang ingin kamu jelaskan?" Lily semakin penasaran.


"Semalam, aku dan Manda memang melihat penampakan di samping almari kamu. Tubuhnya kerempeng dan berpakaian lusuh. Makanya aku menelpon bang Ali juga karena ingin tahu pendapatnya " jelas Raya.


"Betul!" ucap Manda


Lily sudah menempati rumah itu sejak dia masih bayi. Dan selama itu Lily dan keluarganya tidak pernah melihat penampakan apapun juga. Karena cerita Manda tadi, justru membuatnya jadi penasaran.


Sebenarnya Lily tidak begitu takut dengan makhluk halus. Namun jika yang dikatakan Raya penampilan hantu itu sangat buruk, entah apa yang akan terjadi.


"Bang Ali bilang, hantu itu tidak berbahaya. Karena sepertinya dia sudah ada disana sebelum kamu dan keluargamu pindah kesana. Namun sifat makhluk halus itu tidak bisa kita prediksi. Jika selama ini dia tidak pernah muncul, mengapa sekarang ada penampakan, pasti sesuatu telah terjadi. Entah apa itu kita tidak bisa menduganya." Jelas Raya panjang kali lebar.


Lily kembali berpikir, memangnya apa yang dilakukan orangtuanya sampai mengusik keberadaan hantu itu.


"Apa menurut kalian orangtuaku melakukan sesuatu yang berhubungan dengan dunia gaib?" Lily justru merasa ngeri. Sepertinya malam ini dia tidak dapat tidur nyenyak setelah mendengar cerita ini.

__ADS_1


"Apakah diantara kalian ada yang bisa menampungku malam ini? jujur sepertinya aku tidak akan bisa tidur jika berada di kamar itu." pinta Lily memelas.


"Tenang saja sista...Kamu boleh tinggal di rumahku untuk beberapa waktu." ucap Manda menepuk bahu Lily dan menenangkannya.


"Di rumahku juga masih banyak kamar kosong. Kamu bisa tinggal di rumahku sampai keadaan kamu menjadi semakin baik." Raya tak ingin kalah dengan Manda.


Lily pun berniat jika malam ini dia akan bermalam di rumahnya Manda dulu. Mungkin setelah itu bergantian menginap di rumah Raya. Lily semakin yakin jika dia terus berada di kamar itu, pasti hatinya tidak akan tenang karena telah mendengar cerita dari kedua sahabatnya meskipun dia sendiri belum melihat penampakan tersebut.


"Tapi sore ini kalian harus menemaniku mengambil beberapa baju ganti di rumahku. Sekalian ijin sama orangtuaku." pinta Lily pada Manda dan Raya.


"Oke!" jawab Manda dan Raya bersamaan.


Kelas sudah mulai ramai, Lily masih mengeluarkan keringat dingin karena masih kepikiran dengan cerita kedua sahabatnya itu.


Lily kembali berpikir..Jika dia menghindar apakah semua akan berlalu begitu saja? Padahal dia sangat penasaran dengan kedua orangtuanya. Apa yang mereka lakukan sampai mengusik keberadaan makhluk di rumah mereka.


"Sepertinya aku tidak jadi menginap di rumah kalian. Aku akan mencari tahu apa yang sudah dilakukan oleh kedua orang tua ku." Lily pun berubah pikiran. Apa yang dia takutkan, toh dirinya sama sekali tidak melihat makhluk tersebut.


"Begini saja.. Bagaimana kalau aku dan Manda menginap di rumahmu saja. Kita bisa mencari informasi bersama sama. Siapa tahu kita bisa memecahkan misteri makhluk itu?" usul Raya dan disetujui oleh Manda dengan hanya menganggukkan .


"Oke kalau begitu..malam ini apakah kita akan berhasil menaklukkan makhluk tersebut. Ataukah kita akan mendapatkan harta Karun? semangat!" Lily memberi semangat hingga mencuri perhatian dari teman teman yang lain. Raya dan Manda langsung tertawa lirih.


Sore itu..


Alhasil Raya dan Manda yang ijin untuk menginap di rumah Lily untuk mengerjakan tugas kelompok, tentu saja mendapatkan ijin dari orangtuanya. Lagipula besok hari Sabtu, sekolah libur tentunya. Maka dari itu, mama Rossi mengijinkannya setelah mendapat persetujuan dari papa Sigit.

__ADS_1


Raya tidak ada maksud untuk berbohong, tetapi tidak ingin menceritakan tentang apa yang sudah dialami Lily semalam.


__ADS_2