Di Batas Senja

Di Batas Senja
Eps 108 (Siska hamil lagi)


__ADS_3

Siska sangat terkejut mendengar paman Bayu bermain di hutan belakang istana. Menurut cerita dari sang raja, itu adalah hutan terlarang yang banyak binatang buasnya. Sekali masuk bisa dipastikan tidak akan bisa kembali lagi. Entah tersesat ataupun bisa jadi santapan binatang buas disana. Dan paman Bayu tersesat?


Setelah sang raja pamit karena dipanggil ibu suri, Siska bergegas menemui paman Agus. Mumpung raja sudah pergi dari kamarnya, Siska tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk cerita ke paman Agus tentang paman Bayu.


Karena tidak banyak waktu, Siska langsung ke tujuannya. Tentu saja paman Agus sangat terkejut mendengar cerita Siska.


"Memangnya apa yang dilakukan mas Bayu di hutan?" paman Agus jadi berpikir.


Dan pada saat itu ternyata putri keempat tidak sengaja mendengar pembicaraan suaminya dan permaisuri. Putri keempat tidak terima jika suaminya akan pergi meninggalkannya. Siska dan paman Agus sangat terkejut dengan kedatangan putri keempat. Mereka jadi bingung karena rencananya untuk kabur diketahui putri keempat.


Siska undur diri dan berharap banyak pada paman Agus untuk menyelesaikan urusannya dengan putri keempat. Siska kembali ke kamarnya dan menjadi gelisah. Bagaimana jika putri keempat mengadu pada kakaknya, pasti rencana nya dengan paman Agus akan terbongkar. Apa yang akan dilakukan raja terhadapnya nanti?


Banyak pikiran yang melayang di pikiran Siska. Saking kerasnya berpikir, Siska pun terkulai lemas dan tak sadarkan diri. Tentu saja ini membuat dayang kepercayaan Siska menjadi panik dan meminta pengawal untuk memanggil yang mulia raja.


"Memangnya apa yang terjadi dengan permaisuri?" raja sangat cemas melihat istrinya tidak sadarkan diri. Dokter kerajaan sudah dipanggil dan segera memeriksa kondisi Siska.


"Dari tadi permaisuri mondar mandir tiada henti. Ada saja yang dilakukannya. Mungkin permaisuri kelelahan." jawab dayang ketakutan. Dayang kepercayaan Siska sudah berani menyembunyikan sesuatu tentang majikannya kepada sang raja.


Dokter yang memeriksa Siska juga menyatakan jika Siska memang kelelahan dan harus banyak istirahat karena di dalam perutnya sudah ada kehidupan lagi.


"Jadi istri ku hamil lagi?"


"Benar yang mulia.." dokter kerajaan pun undur diri setelah memberikan resep obat untuk segera diracik.


Sang raja tentu saja sangat gembira mengetahui jika Siska hamil lagi. Saking girangnya sang raja langsung meninggalkan kamar menemui ibu suri dan memberitahukan kabar tersebut.

__ADS_1


Tak lama Siska tersadar. Siska merasa kepalanya sangat pusing, mungkin karena tadi memang terlalu banyak pikiran. Terlihat dayang kepercayaannya sangat gelisah dan mondar mandir gak jelas tanpa melihat jika majikannya sudah sadar.


"Kamu ngapain mondar mandir seperti itu? membuatku makin pusing saja." Siska duduk dan memijat pelipisnya pelan.


"Itu permaisuri...eee...." dayang pun bingung mau cerita mulai darimana.


"Memangnya ada apa?" Siska jadi semakin penasaran kenapa dayangnya terlihat panik.


"Itu..Kata dokter kerajaan jika sang permaisuri sudah hamil lagi." dayang pun merasa lega karena uneg unegnya sudah tersampaikan.


"Apa??" Siska yang terkejut dengan ucapan dayangnya tentu saja langsung pingsan lagi. Dayang pun menjadi panik lagi. Apa yang akan dia lakukan?


Karena tak berani melaporkannya pada paduka raja, akhirnya dayang pun mempraktekkan apa yang sudah diajarkan Siska jika menghadapi orang yang pingsan. Dayang menekan ibu jari kaki majikannya dengan kuat sehingga membuat Siska seperti tersengat aliran listrik. Siska pun terbangun dan membuat dayang bernafas lega.


"Apakah aku benar benar hamil lagi? bagaimana bisa? bukankah aku sudah menjaga jarak dengan Baginda raja?" Siska memijat pelipisnya yang cenat cenut. Dayang langsung memberikan ramuan yang sudah dibuatnya atas petunjuk dari dokter. Setelah meminum ramuan Siska kembali beristirahat.


Sementara itu di kamar lain, paman Agus masih sibuk menenangkan istrinya yang terus menangis. Paman Agus tidak ingin putri keempat salah paham dan melaporkannya kepada Baginda raja.


"Sayang..Jangan salah paham dengan ku dan permaisuri. Kami bukannya ingin pergi dari sini tetapi permaisuri hanya ingin pulang sebentar ke rumahnya untuk mengambil barang kesayangannya. Permaisuri tidak ingin merepotkan raja, maka dari itu bertanya padaku bagaimana cara kembali ke dunia manusia untuk sebentar saja. Sedangkan aku sama sekali tidak tahu caranya jadi tidak bisa membantu permaisuri." lagi lagi paman Agus punya banyak kata untuk membuat istrinya percaya


"Lalu apa hubungannya dengan putri ketiga?" putri keempat semakin penasaran.


"Sepertinya putri keempat juga ingin tahu kehidupan dunia manusia. Oleh karena itu dia ingin kesana bersama suaminya, tapi ketahuan oleh raja. Jadi jika kamu memang ingin melihat dunia manusia sebentar, sebaiknya jangan sampai Baginda raja tahu. Jika demikian pasti raja tidak akan membiarkan kamu untuk kesana." paman Agus sangat yakin jika putri ketiga pasti akan percaya dengan ucapan nya.


"Jadi menurut kamu, kakak ketiga tahu caranya pergi ke dunia manusia?" kini putri keempat semakin penasaran. Hal ini tentu saja dimanfaatkan oleh paman Agus.

__ADS_1


"Kemungkinan memang seperti itu. Apa mungkin jalan keluar menuju dunia manusia harus melewati hutan di belakang kerajaan?" paman Agus berpura-pura menebak.


"Kamu tidak usah khawatir, aku sendiri yang akan bertanya pada kakakku itu. Ayo kita menemui kakak ketiga! Nanti aku akan bertanya pada kakak ketiga dan kamu bisa bertanya pada kakak kamu itu"


"Benar juga ..Ayo kita menemui mereka." paman Agus tersenyum senang. Ternyata memang putri ketiga sangatlah polos. Hanya dengan kata kata manis saja bisa membuatnya langsung luluh.


Paman Agus dan putri keempat langsung bergegas menemui putri ketiga dan paman Bayu tentunya. Saat hendak memasuki kamar kakaknya, dari balik pintu ternyata dengan tidak sengaja paman Agus dan putri keempat mendengar perbincangan paman Bayu dengan istrinya.


Ternyata benar yang dikatakan paman Agus jika paman Bayu dan istrinya sedang membicarakan jalan menuju alam manusia. Dengan begitu putri semakin percaya dengan apa yang dikatakan suaminya. Putri keempat tersenyum senang dan langsung mendobrak kamar kakaknya itu.


"Kakak...." putri keempat langsung menghampiri putri ketiga dan meminta penjelasan.


"Kalian.." paman Bayu dan putri ketiga sangat terkejut dengan kedatangan adiknya.


"Kenapa kakak mau pergi ke dunia manusia tidak mengajakku?"


"Apa maksudmu?" putri ketiga masih pura pura tidak tahu.


Paman Agus mendekati kakaknya dan membisikkan sesuatu. Paman Bayu tersenyum simpul tak menyangka jika ternyata adiknya juga punya niat ingin kembali ke dunia manusia.Melihat istrinya sedang berbincang, paman Bayu dan paman Agus juga berdiskusi berdua.


"Jadi mas Bayu juga ada niat ingin pulang? aku pikir kamu betah tinggal disini." paman Agus tidak percaya dengan niat kakaknya.


"Wanita itu bisa membawaku melewati perbatasan alam ini. Hanya saja kami tersesat di hutan alam kita. Aku tidak tahu jalannya hingga raja itu menemukan kami. Hampir saja kami ketahuan. Untung saja istriku bisa memberi alasan yang tepat."ucap paman Bayu. Ternyata apa yang diceritakan Siska semua benar adanya.


"Apa yang akan kita lakukan sekarang?"

__ADS_1


__ADS_2