
Ilham menyusuri area tersebut secara acak. Dia tidak tahu arah sehingga tidak punya tujuan. Tanpa sengaja Ilham melihat sosok wanita yang dikenalnya.
“Siska..”
Ilham mencoba mendekat dan memastikannya dengan jelas. Ilham pun yakin jika wanita itu benar adalah Siska. Tak disangka Siska pun melihat ke arah Ilham tetapi dengan pandangan datar. Ilham sangat heran karena merasa bahwa Siska tidak mengenalnya.
“Kenapa Siska seakan tidak mengenalku?” Ilham ingin mendekat ke arah jendela dimana Siska berada. Namun tiba-tiba terdengar suara derap langkah kaki yang banyak, sehingga Ilham mencari tempat untuk bersembunyi.
Setelah suara derap kaki itu menghilang, Ilham kembali bangkit dan melihat lagi ke arah Siska. Namun bukannya Siska yang dilihatnya, justru Raya yang melihat keluar jendela. Ilham pun sangat senang begitu juga dengan Raya.
Raya kemudian memberikan isyarat pada Ilham agar tidak membuat heboh. Ilham mengerti dan kembali bersembunyi, menunggu Raya menemuinya.
Hingga malam tiba, Ilham menunggu sangat lama tetapi Raya tak kunjung tiba. Kini perutnya sudah meronta minta diisi tapi apa yang bisa dilakukannya?
“Syukurlah kamu masih selamat, aku pikir kita tidak bisa bertemu lagi”Raya langsung ikut jongkok di samping Ilham.
“Kamu bikin kaget saja!” hampir saja Ilham berteriak saking kagetnya.
Raya pun memberikan dua potong roti dan air minum kepada Ilham karena dia tahu pasti Ilham kelaparan.
“Tahu aja!” Ilham langsung merebut roti tersebut dan memakannya secara rakus.
“Pelan- pelan nanti tersedak!” ucap Raya. Ilham tak menghiraukannya, malah dengan rakus menghabiskan semua rotinya.
“Aku tadi melihat Siska di tempatmu berada, tapi kenapa sepertinya dia tidak mengenaliku?” tanya Ilham penasaran dengan apa yang dilihatnya pada Siska.
“Sepertinya dia hilang ingatan.Bahkan saat aku tanya tentang awal dia bisa disini saja, dia tidak tahu. Yang dia ingat hanyalah dia itu permaisuri, istri raja disini.” Jelas Raya. Meskipun tak mengerti, Ilham hanya manggut-manggut saja.
__ADS_1
“Oh ya dimana bang Ali? Apa kamu tidak bersamanya?” tanya Raya lagi.
“Aku tidak tahu dimana dia. Begitu aku bangun sudah ada wanita cantik disampingku. Namun aku pura pura masih pingsan. Orang-orang memanggilnya putri ketiga.” Jelas Ilham.
“Dia pasti istrinya paman Bayu.”
“Apa?”
Ilham pun tak percaya dengan apa yang diucapkan oleh Raya. Selama ini ternyata Ilham tidak tahu begitu banyak tentang cerita keluarga Ali setelah kejadian hilangnya Siska waktu itu. Ternyata kyai Arifin sengaja tidak menceritakannya kepada Ilham. Ilham pun juga tidak pernah bertanya ataupun ingin tahu. Baginya bisa terlepas dari kejaran Siska, itu sudah sebuah anugrah.
Raya pun akhirnya menceritakan apa yang sudah terjadi pada Siska selama ini. Ilham mulai mengerti dan sekarang tujuan utama mereka ke alam iblis adalah untuk menyelamatkan manusia yang sudah terjebak disana.
“Apa jadinya kita jika mereka menghilangkan ingatan kita tentang dunia manusia? Apakah kita tidak bisa pulang?” tanya Ilham yang mulai khawatir jika sesuatu akan terjadi diluar prediksi mereka.
“Kamu tenang saja, aku tahu caranya kita bisa keluar dari sini.” Raya pun membisikkan sesuatu pada Ilham. Ilham mengerti maksud Raya dan tersenyum.
Belum juga Raya menjawab pertanyaan Ilham, mereka sudah kepergok oleh pengawal yang lewat. Mereka berdua panik, tiba-tiba saja sudah ada banyak pengawal yang menodongkan tombak ke arah mereka. Seketika Raya dan Ilham ditangkap dan dibawa ke aula kerajaan.
Di aula kerajaan sudah ada Ibu suri, Baginda raja dan permaisuri, pangeran kedua,putri ketiga dan juga putri keempat bersama paman Agus di sampingnya. Putri ketiga sangat ketakutan karena merasa bersalah telah menyelamatkan Ilham tetapi tidak melapor pada ibu suri.
Begitu juga dengan Baginda raja yang diam saja dan sesekali melihat ke arah Siska sambil memberikan kode agar tidak mengungkapkan jika dialah yang sudah membawa Raya. Siska mengangguk dan tidak mengucapkan apa-apa.
“Siapa kalian? Darimana asal kalian? Bagaimana kalian bisa masuk ke dalam wilayah kami?” ibu suri sangat murka melihat Raya dan Ilham untuk pertama kalinya. Ibu suri tahu jika Raya dan Ilham berasal dari alam manusia tetapi tidak mengetahui bagaimana cara mereka bisa masuk ke istana.
Raya dan Ilham hanya diam. Mereka tidak tahu harus berbuat apa. Ibu suri pun meminta agar sang raja menyuruh keluar orang orang yang tidak berkepentingan. Ibu suri ingin menghapus ingatan Raya dan Ilham tentang dunia manusia agar mereka bisa tinggal di kerajaan iblis.
‘Sungguh beruntung bisa mendapatkan dua manusia yang bermutu baik. Yang wanita bisa jadi istri pangeran kedua dan yang pria untuk putri ketiga’ ibu suri tersenyum dalam hati membayangkan niatnya.
__ADS_1
Segera setelah semua yang tidak berkepentingan keluar, barulah ibu suri melakukan ritualnya. Merasa sudah terpojok, Raya dan Ilham harus melakukan sesuatu. Mereka tidak mau ingatannya tentang dunia manusia hilang begitu saja.
Karena tadi juga sudah membahasnya bersama Ilham sebelum tertangkap, dan situasi saat ini sangat tidak bersahabat. Raya dan Ilham langsung memanjatkan doa kepada Allah SWT. Saat ibu suri merapalkan mantra ditambah Raya dan Ilham yang melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an , terjadilah sesuatu hal yang tidak terduga.
🪦🪦🪦
Di dunia manusia, papa Sigit yang mendapat kabar dari Manda dan Lily jika Raya tidak ada di kamar menjadi panik. Apalagi setelah membaca surat yang sudah ditulis oleh Raya. Mama Rossi sangat syok hingga pingsan begitu mendengar bahwa putrinya pergi ke kerajaan iblis.
Karena di dalam surat Raya mengatakan akan pergi bersama Ali dan juga Ilham, maka papa Sigit langsung menghubungi kyai Arifin dan memberi kabar tentang kepergian putra putri mereka.
“Apa yang ada di pikiran mereka itu?” Kyai Arifin tak habis pikir dengan apa yang dipikirkan anaknya. Seketika itu kyai Arifin langsung memanggil ketiga adiknya untuk meminta petunjuk kepada Allah SWT.
“Apa yang sebenarnya terjadi mas..”tanya salah satu adik kyai Arifin yang kurang paham dengan maksud kakaknya.
“Ilham pergi ke dunia iblis bersama Ali dan Raya. Bagaimana kalau mereka tidak bisa kembali lagi kesini?” jawab kyai Arifin.
Menyinggung tentang dunia iblis, tentu saja membuat ketiga adik kyai Arifin menjadi khawatir. Mereka pun langsung melakukan sholat istikharah untuk meminta petunjuk.
🪦🪦🪦
Di dunia iblis, gempa yang dahsyat kembali terjadi. Raya dan Ilham semakin khusyuk dalam membacakan ayat suci Al-Qur’an . Semua yang di dalam aula menjadi panik dan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Karena di segala penjuru mengalami gempa, Ali yang sedang membantu penyelamatnya membersihkan rumah juga ikut panik.
“Ada apa ini?” tanya Ali.
“Ada kekuatan dahsyat yang akan menggulingkan kerajaan iblis. Sepertinya ramalan para leluhur akan terjadi.” Jawab pria itu membuat Ali tak mengerti.
__ADS_1
Pria itupun menceritakan pada Ali tentang keanehan keanehan yang terjadi setelah kehadiran bangsa manusia di alam iblis. Meskipun sudah diramalkan jika bangsa manusia akan membawa bencana tetapi pihak kerajaan membantahnya. Karena sebelumnya ada yang meramalkan jika bangsa manusia dapat membantu memperbaiki keturunan kaum iblis.