Di Batas Senja

Di Batas Senja
Eps 133 (terselamatkan)


__ADS_3

Setelah bertemunya kembali Raya dan yang lainnya, mereka memutuskan untuk segera meninggalkan dunia iblis. Namun siapa sangka, saat akan melewati gerbang perbatasan, raja iblis, pangeran kedua dan banyak pengawal juga semua binatang buas sudah ada di belakang mereka.


"Berhenti!" perintah raja iblis membuat Raya dan kawan-kawan nya terkejut.


"Kalian tidak bisa meninggalkan wilayah ku sesuka hati kalian!" lanjutnya.


Ternyata di belakang raja iblis sudah berdiri ibu suri kerajaan iblis. Ibu suri sudah sembuh dari cederanya setelah kejadian gempa terakhir kali di kerajaan iblis. Dan saat ini tentu saja raja iblis mengandalkan ibundanya untuk mengikat semua bangsa manusia yang mencoba melarikan diri dari dunia iblis.


Siska yang ingat dengan ibu suri langsung menjadi tegang. Ali yang melihatnya langsung meminta Raya yang berdiri di sebelahnya agar menanyakan sesuatu perihal ibu suri kepada Siska.


"Ibu suri dulu yang bisa menghapus ingatan semua bangsa manusia agar melupakan jati diri kami sebagai manusia dan mau tidak mau harus menetap di kerajaan iblis " jelas Siska.


Setelah mendengar penjelasan Siska, Ali meminta pendapat Ilham dengan berbisik. Ilham yang mendengarnya pun menjadi khawatir. Namun dia segera mendapatkan ide.


Pada saat yang bersamaan, raja iblis langsung memerintahkan pengawalnya agar segera menangkap semua manusia yang berada di sana. Namun karena jarak Raya dan lainnya yang sangat dekat dengan gerbang perbatasan, membuat Ilham langsung berteriak agar mereka semua segera berlari melewati pagar pembatas dua dunia.


Karena masing masing orang sudah menggendong salah satu pangeran, kecuali Ali yang menggendong dua anak. Mereka pun langsung berlari sesuai aba aba dari Ilham. Pergerakan pengawal kerajaan iblis kalah cepat dari pergerakan Ilham dan kawan-kawan. Mereka pun selamat sampai ke dunia manusia dan para pengawal tidak bisa memasuki dunia manusia karena perbedaan aura. Namun tidak dengan raja iblis , pangeran kedua dan juga ibu suri . Mereka bertiga mampu melewati gerbang perbatasan dengan aman.


"Sebaiknya kalian menyerah! dan serahkan para pangeran kepada kami!" perintah raja iblis pada Siska dan lainnya.


"Tidak! Mereka adalah anak anakku. Aku akan merawat mereka di duniaku. Kamu jangan menggangguku lagi. Hubungan kita adalah salah!" Siska membantah dan tidak terima jika anak anaknya harus kembali ke kerajaan iblis. Para pangeran kecil yang ada dalam gendongan tak satupun yang berani bersuara. Mereka memeluk erat orang orang yang menggendongnya.

__ADS_1


"Kita tidak bisa membiarkan ini berlarut-larut ananda!" ucap ibu suri yang mulai gelisah.


"Benar ibunda, apa yang harus kita lakukan sekarang? hamba tidak ingin terjadi sesuatu pada para pangeran." ucap sang raja iblis yang pada dasarnya memang tidak memiliki sifat jahat.


"Istriku...Bukankah kamu bahagia bersamaku? Aku akan menuruti semua yang kamu inginkan. Mari kita kembali ke kerajaan. Disana semua yang kamu inginkan pasti terpenuhi.." bujuk pangeran kedua membuka suara pada Lily.


"Terimakasih pangeran, tapi aku hanya ingin menikmati hidupku di duniaku sendiri. Maaf..aku tidak bisa mengikutimu!" tolak Lily masih dengan sopan.


"Apa?" pangeran kedua mulai geram. Dia pun meminta ibu suri agar segera melaksanakan niatan sebelumnya.


Ibu suri langsung merapalkan mantra memulai untuk menghilangkan pikiran manusia. Siska yang respek dengan apa yang dilakukan oleh ibu suri langsung memberitahu Raya. Raya panik dan segera memberitahukannya pada Ilham.


Ilham memimpin doa diikuti Raya dan yang lainnya. Siska, Lily dan Ali yang sudah bisa sedikit tahu tentang agama tidak kesulitan mengikuti doa yang dipanjatkan oleh Raya dan Ilham. Dengan para pangeran kecil dipangkuan mereka, Ilham dan yang lainnya langsung membacakan ayat suci Al-Qur'an dengan lantangnya.


Keampuhan doa yang dipanjatkan membuat ibu suri kewalahan. Mereka pun saling berucap tanpa menyadari jika di tempatnya berada terjadi sebuah goncangan dahsyat. Para pangeran kecil dengan spontan memeluk erat yang memangkunya masing masing.


Disaat yang bersamaan, ternyata kyai Arifin dan ketiga adiknya, papa Sigit dan juga om Reno datang dan segera membantu. Tidak ketinggalan ada Manda juga yang menunjukkan jalan.


Ternyata sebelumnya...


Setelah membaca surat dari Lily yang ada di kamar Raya, yang mengabarkan jika mereka akan kembali ke dunia iblis untuk menyelamatkan Raya membuat papa Sigit menjadi panik dan langsung mengabari kyai Arifin. Pada awalnya mereka hanya melakukan pengajian bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar melindungi putri putrinya. Namun kepergian Ali dan Ilham yang tiba-tiba juga membuat mereka panik dan mengaitkan hal tersebut.

__ADS_1


Sejenak papa Sigit menyadari jika pak Harun sudah mengantarkan Manda pulang ke rumahnya dengan selamat. Kemungkinan Manda tidak mengikuti Lily dan Siska. Maka dari itu, papa Sigit dan kyai Arifin langsung mendatangi Manda di rumahnya.


Setelah ditanya mendetail, Manda pun akhirnya menceritakan semua yang terjadi pada mereka. Dengan bantuan Manda yang mengarahkan jalan meskipun tidak ingat semuanya, akhirnya papa Sigit bisa menemukan anak anaknya.


Setelah bertemu dengan Ilham dan lainnya, apalagi melihat ada sang raja iblis juga ada disana. Ditambah dengan munculnya aura negatif di sekitar, membuat kyai haji dan ketiga adiknya langsung melakukan ritual pengusiran makhluk halus. Kyai Arifin memimpin doa diikuti adik adiknya. Papa Sigit dan om Reno juga Manda langsung mengikuti kyai Arifin dengan membaca doa sebisanya.


Pertarungan aura berlangsung sengit. Sang ratu yang baru sembuh dari cederanya menjadi kewalahan menghadapi kyai Arifin dan adik adiknya. Apalagi ditambah dengan Raya dan lainnya yang terus melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an.


Sang permaisuri pun merasa tidak kuat menghadapi kyai Arifin dan yang lainnya. Sehingga memerintahkan kedua putranya untuk segera kembali ke wilayah dunia iblis.


"Kita tidak bisa melawan mereka. Sebaiknya kita kembali dulu!" perintah ibu suri yang merasakan sakit di dadanya.


"Tapi ibunda.." meskipun berat hati, tetapi karena ibu suri menarik tangan sang raja iblis dan juga pangeran kedua, mau tidak mau mereka kembali ke dunia iblis.


Guncangan hebat masih terjadi. Ilham segera membisikkan sesuatu pada Abi nya. Kyai Arifin mengerti dan mengajak ketiga adiknya melafalkan doa untuk perlindungan diri.


Tiba-tiba saja gerbang perbatasan mulai goyah dan tak lama kemudian menjadi runtuh hingga hancur. Namun hal berikutnya yang terjadi adalah puing puing gerbang perbatasan tiba-tiba saja menghilang .


"Alhamdulillah..." semua merasa bersyukur karena sudah terbebas dari jeratan bangsa iblis.


Kyai Arifin mengajak semuanya untuk segera kembali pulang. Semoga setelah ini mereka tidak lagi berhadapan dengan makhluk dunia lain lagi.

__ADS_1


__ADS_2